Publikasi Desa Tak Lagi Berhenti di Baliho: APDESI Aceh Utara Dorong Disiplin Perbup dan Lompatan Digital

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 06:55 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara| Oposisi News 86 – Ketua APDESI Aceh Utara, Al-Halim, mengingatkan pemerintah gampong agar tidak lagi memaknai dana publikasi sebatas pemasangan baliho. Ia menegaskan, Peraturan Bupati (Perbup) telah mengunci arah kebijakan: transparansi harus ditopang kanal digital, bukan simbol visual semata.
Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan wartawan di Geureudong Kupi, Minggu (26/04/2026).

Forum tersebut mengerucut pada satu isu: praktik publikasi desa yang dinilai belum sepenuhnya beranjak dari pola lama.
“Regulasi sudah jelas. Dana publikasi 2026 dari Dana Desa tidak boleh dipersempit hanya untuk baliho. Ada kewajiban menyampaikan informasi secara terbuka melalui media digital,” kata Al-Halim.

Perbup Aceh Utara Nomor 12 Tahun 2026 menetapkan alokasi Rp1 juta per desa dalam APBG. Dengan 852 desa di 27 kecamatan, kebijakan ini menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi. Sebanyak 101 wartawan kini tercatat ikut mengawal arus informasi pembangunan di tingkat gampong.
Al-Halim menilai, menunda adaptasi sama saja dengan menutup akses publik.

Di tengah arus informasi yang serba cepat, pendekatan konvensional dinilai tak lagi memadai. “Keterbukaan tidak bisa ditawar. Pemerintah desa harus hadir di ruang digital dengan informasi yang terukur dan bisa diuji,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepatuhan terhadap Perbup bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan pagar utama agar anggaran tidak melenceng. Tanpa disiplin, dana publikasi rawan kehilangan arah dan fungsi.
APDESI, kata dia, berdiri di garis yang sama: mendukung implementasi kebijakan sepanjang dijalankan konsisten dan tidak
bertabrakan dengan aturan yang lebih tinggi.

Ketua Forum Publikasi Gampong (FPG) Marzuki A. Samad memperkuat peringatan itu. Ia menyebut minimnya keterbukaan sebagai pintu masuk masalah dalam pengelolaan anggaran desa.
“Ketika informasi tidak dipublikasikan secara luas, kontrol publik melemah. Di situlah potensi penyimpangan tumbuh,” kata Marzuki.

Baca Juga :  Proyek Gedung Senilai Rp.15,2 Milyar Lebih Di Aceh Utara Kondisi Kupak-kapik

Menurutnya, publikasi melalui media memberi ruang bagi masyarakat untuk menilai program, menelusuri penggunaan anggaran, serta mengawasi pelaksana kegiatan. Platform digital juga memperluas jangkauan informasi hingga ke warga di luar daerah, sekaligus menjadi rekam jejak pembangunan.

Namun ia mengingatkan, keterbukaan bukan panggung pencitraan. Informasi harus disajikan apa adanya, bukan dikemas untuk kepentingan semu.

Dorongan ke arah digital, disiplin regulasi, dan penguatan peran media menjadi tiga simpul yang kini tak bisa dipisahkan. Tanpa itu, publikasi desa hanya akan berhenti sebagai formalitas—tanpa daya kontrol, tanpa dampak. [Muhadar]

Berita Terkait

Lima Bulan Pascabanjir, Dua Kelas SMAN 3 Putra Bangsa Masih Tanpa Meja-Kursi
Bimtek Berbiaya Penuh, Alat Nihil: Skema Janggal Life Skill Geuchik Baktiya Disorot
Dana Desa di Matangkuli Tersendat, Dugaan Konflik Kepentingan Menguat
Mimbar Jumat Dijadikan Kanal Kamtibmas, Polres Lhokseumawe Selipkan Santunan di Tengah Pesan Keamanan
Anggaran Publikasi Rp1,6 Miliar Dipertanyakan, Transparansi Diskominfo Aceh Utara Disorot
Senjata Ilegal Beredar, Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Orang, Satu Buron
Sampah Dibalas Sanksi, TNI Ultimatum Warga Kuta Makmur: Denda Rp50 Juta atau Penjara
1,5 Kg Sabu Digagalkan di Lhokseumawe, Satu Kurir Tertangkap, Tiga Orang Masuk DPO

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:42 WIB

‎Perkuat Keamanan Wilayah, Koramil Moyo Hilir Intensifkan Patroli Malam ‎

Minggu, 26 April 2026 - 14:14 WIB

Korban Keracunan MBG Di Kecamatan Pringasela Lotim Capai 35 Orang.

Minggu, 26 April 2026 - 13:34 WIB

Danramil Empang Hadiri Gerakan Makan Ikan Bersama DPR RI, Dorong Gizi dan Daya Saing Produk Perikanan

Minggu, 26 April 2026 - 13:28 WIB

Jembatan Gantung Garuda, Simbol Kuat Sinergi TNI dan Rakyat di Alas Barat

Minggu, 26 April 2026 - 11:35 WIB

Jaga Ekosistem Gili, Bhayangkari NTB dan Lombok Utara Menutrisi Laut Dengan Eco-Enzim dari Sampah Organik

Sabtu, 25 April 2026 - 21:41 WIB

Tingkatkan Kamtibmas, Koramil 1607-09/Utan Gencarkan Patroli di Wilayah Binaan

Sabtu, 25 April 2026 - 21:37 WIB

Tak Kenal Waktu, Koramil Alas Gencarkan Patroli Demi Keamanan Masyarakat

Jumat, 24 April 2026 - 20:26 WIB

Anggota Posramil Plampang Laksanakan Patroli Jaga Keamanan Wilayah

Berita Terbaru