Dana Desa di Matangkuli Tersendat, Dugaan Konflik Kepentingan Menguat

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 14:21 WIB

50116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto ilustrasi

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Matangkuli menuai sorotan. Program ketahanan pangan tahun anggaran 2025 yang semestinya menopang ekonomi warga dilaporkan belum berjalan optimal hingga memasuki pertengahan 2026.

Ketentuan pemerintah pusat mewajibkan alokasi minimal 20 persen Dana Desa untuk sektor tersebut. Namun, realisasi di sejumlah gampong disebut jauh dari target. Kondisi ini memunculkan tanda tanya atas keabsahan laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang telah diajukan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari tribunpasee.com. Geuchik Punti Geulumpang VII, Mukhtarudin, mengakui keterlambatan pelaksanaan program tidak hanya terjadi di desanya. “Masih ada desa lain yang belum menjalankan kegiatan ketahanan pangan,” ujarnya.

Baca Juga :  TNI Di Aceh Utara Bantu Petani Bajak Sawah

Pernyataan itu justru mempertebal keraguan publik. Jika kegiatan belum terlaksana, bagaimana proses pencairan dan pelaporan anggaran bisa dinyatakan selesai?
Seorang sumber internal pemerintahan desa menyebut situasi ini janggal dan berpotensi mengarah pada rekayasa administrasi. “Program belum ada, tetapi laporan sudah berjalan. Ini patut diuji,” ujarnya.

Di saat yang sama, muncul persoalan lain yang tak kalah serius. Pembangunan rumah dhuafa di desa yang sama diduga menyimpan konflik kepentingan. Bantuan yang seharusnya menyasar warga miskin disebut justru dinikmati oleh kepala desa.

Mukhtarudin berdalih pembangunan tersebut merupakan hasil musyawarah perencanaan. Namun, keterangan itu dibantah oleh perangkat desa. Mereka menilai penetapan penerima bantuan melanggar prinsip kepatutan dan berpotensi menabrak aturan.
“Bantuan itu untuk masyarakat tidak mampu. Jika pejabat desa yang menerima, jelas bermasalah,” ujar sumber tersebut.

Baca Juga :  Dari Banjir ke Debu: Warga Langkahan Terjebak dalam Abainya Pemulihan

Upaya konfirmasi kepada Inspektorat Aceh Utara belum membuahkan kejelasan. Kepala Inspektorat, Andria Zulfa, menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran bersama BPKP. Hingga akhir pekan, hasil pemeriksaan belum disampaikan.

Camat Matangkuli, Rizki Rasmana Hanafiah, juga belum memberikan tanggapan atas kondisi ini.

Minimnya respons dari otoritas memperpanjang daftar pertanyaan publik. Dugaan stagnasi program dan potensi konflik kepentingan menuntut penelusuran serius.
Transparansi menjadi kunci untuk memastikan Dana Desa tidak menyimpang dari tujuan utamanya: kesejahteraan warga. (SR)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:13 WIB

Jembatan Gantung Garuda Hadirkan Harapan Baru, Akses dan Kesejahteraan Warga Segera Meningkat

Senin, 18 Mei 2026 - 20:05 WIB

Demi Kenyamanan Masyarakat, Koramil 1607-06/Lape Lopok Tingkatkan Patroli Malam

Senin, 18 Mei 2026 - 19:05 WIB

Serka Rasyid Hadiri Soft Launching SPPG, Bentuk Dukungan TNI untuk Program Gizi Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 14:39 WIB

Aliansi Warga di Sumbawa Barat Tolak Nobar ‘Pesta Babi’

Senin, 18 Mei 2026 - 13:51 WIB

M. Omar Rodhi Desak Parliamentary Threshold 0 Persen, Sebut Sistem Pemilu Saat Ini “Membunuh” Suara Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 10:31 WIB

Dandim 1607/Sumbawa Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Kewaspadaan dan Pengabdian untuk Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 10:26 WIB

‎Melalui Pengarahan Personel, Dandim 1607/Sumbawa Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:42 WIB

Objek Vital Jadi Fokus, Koramil 1607-01 Tingkatkan Pengawasan Wilayah

Berita Terbaru