Dana Desa di Matangkuli Tersendat, Dugaan Konflik Kepentingan Menguat

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 14:21 WIB

5047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto ilustrasi

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Matangkuli menuai sorotan. Program ketahanan pangan tahun anggaran 2025 yang semestinya menopang ekonomi warga dilaporkan belum berjalan optimal hingga memasuki pertengahan 2026.

Ketentuan pemerintah pusat mewajibkan alokasi minimal 20 persen Dana Desa untuk sektor tersebut. Namun, realisasi di sejumlah gampong disebut jauh dari target. Kondisi ini memunculkan tanda tanya atas keabsahan laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang telah diajukan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari tribunpasee.com. Geuchik Punti Geulumpang VII, Mukhtarudin, mengakui keterlambatan pelaksanaan program tidak hanya terjadi di desanya. “Masih ada desa lain yang belum menjalankan kegiatan ketahanan pangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekretaris IPNU Aceh Utara Desak Pemerintah Cabut SK Mendagri Terkait Empat Pulau Aceh yang Diklaim Sumut

Pernyataan itu justru mempertebal keraguan publik. Jika kegiatan belum terlaksana, bagaimana proses pencairan dan pelaporan anggaran bisa dinyatakan selesai?
Seorang sumber internal pemerintahan desa menyebut situasi ini janggal dan berpotensi mengarah pada rekayasa administrasi. “Program belum ada, tetapi laporan sudah berjalan. Ini patut diuji,” ujarnya.

Di saat yang sama, muncul persoalan lain yang tak kalah serius. Pembangunan rumah dhuafa di desa yang sama diduga menyimpan konflik kepentingan. Bantuan yang seharusnya menyasar warga miskin disebut justru dinikmati oleh kepala desa.

Mukhtarudin berdalih pembangunan tersebut merupakan hasil musyawarah perencanaan. Namun, keterangan itu dibantah oleh perangkat desa. Mereka menilai penetapan penerima bantuan melanggar prinsip kepatutan dan berpotensi menabrak aturan.
“Bantuan itu untuk masyarakat tidak mampu. Jika pejabat desa yang menerima, jelas bermasalah,” ujar sumber tersebut.

Baca Juga :  Dana Desa Krueng Baro Blang Mee Diseret ke Meja Hijau, Geuchik Dilaporkan atas Dugaan Korupsi

Upaya konfirmasi kepada Inspektorat Aceh Utara belum membuahkan kejelasan. Kepala Inspektorat, Andria Zulfa, menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran bersama BPKP. Hingga akhir pekan, hasil pemeriksaan belum disampaikan.

Camat Matangkuli, Rizki Rasmana Hanafiah, juga belum memberikan tanggapan atas kondisi ini.

Minimnya respons dari otoritas memperpanjang daftar pertanyaan publik. Dugaan stagnasi program dan potensi konflik kepentingan menuntut penelusuran serius.
Transparansi menjadi kunci untuk memastikan Dana Desa tidak menyimpang dari tujuan utamanya: kesejahteraan warga. (SR)

Berita Terkait

Bimtek Berbiaya Penuh, Alat Nihil: Skema Janggal Life Skill Geuchik Baktiya Disorot
Mimbar Jumat Dijadikan Kanal Kamtibmas, Polres Lhokseumawe Selipkan Santunan di Tengah Pesan Keamanan
Anggaran Publikasi Rp1,6 Miliar Dipertanyakan, Transparansi Diskominfo Aceh Utara Disorot
Senjata Ilegal Beredar, Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Orang, Satu Buron
Sampah Dibalas Sanksi, TNI Ultimatum Warga Kuta Makmur: Denda Rp50 Juta atau Penjara
1,5 Kg Sabu Digagalkan di Lhokseumawe, Satu Kurir Tertangkap, Tiga Orang Masuk DPO
Ruko Kain di Tanah Jambo Aye Dilalap Api, Kerugian Tembus Rp3 Miliar
Polisi Usut Dugaan Penyelewengan Dana PIP di SDN 3 Nibong, Indikasi Penahanan Hak Siswa Mencuat

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:54 WIB

Tak Beri Ruang! Satresnarkoba Polres Sumbawa Ringkus 4 Pelaku Narkoba

Kamis, 23 April 2026 - 21:37 WIB

‎Tingkatkan Keamanan Wilayah, Koramil 1607-03/Ropang Gelar Patroli Malam Rutin

Kamis, 23 April 2026 - 21:34 WIB

Dandim 1607/Sumbawa Berikan Apresiasi pada Pelepasan Kasdim

Kamis, 23 April 2026 - 15:20 WIB

‎Aksi Unras Berlangsung Damai, Babinsa Pastikan Keamanan Wilayah

Kamis, 23 April 2026 - 15:17 WIB

‎Meski Terendam Hujan, TNI Tetap Tuntaskan Pondasi Jembatan Garuda ‎

Kamis, 23 April 2026 - 11:22 WIB

‎Kodim 1607/Sumbawa Hadir Dukung Kemandirian Warga Binaan Lapas Sumbawa

Kamis, 23 April 2026 - 11:11 WIB

‎Babinsa Koramil Utan Hadiri Pisah Sambut Kades, Situasi Aman dan Kondusif

Rabu, 22 April 2026 - 22:04 WIB

‎Dampingi Warga, Babinsa Pastikan Distribusi Bansos Tanpa Kendala

Berita Terbaru

NASIONAL

Dandim 1607/Sumbawa Berikan Apresiasi pada Pelepasan Kasdim

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:34 WIB