Korban Keracunan MBG Di Kecamatan Pringasela Lotim Capai 35 Orang.

REDAKSI NTB

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 14:14 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, oposisinews86.com, (26 April 2026),– Dugaan kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di wilayah Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah. Data dari korwil BGN Lombok Timur sampai hari ini mencapai 35 orang.

‎Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas MBG Lombok Timur bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lotim langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi para siswa sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ketua Satgas BGN Lombok Timur H.Ahyan menyebutkan dari total 35 orang korban sudah dipulangkan 28 orang setelah mendapatkan perawatan intensif dan tujuh orang masih di rawat di Puskesmas Pengadangan.

Baca Juga :  HUT RI ke-80, Dandim 1607/Sumbawa Ajak Masyarakat Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

‎”Ya total penderita sampai saat ini 35 orang dan 28 orang sudah dipulangkan karena kondisi kesehatannya sudah membaik. Sedangkan yang 7 orang masih dirawat dengan intensif,”terang H.Ahyan. Sabtu (24/04/2026).

‎Kepala Dinas Kesehatan Lotim H.Lalu Aries Fahrozi menyampaikan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah dikirim ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) untuk dilakukan uji laboratorium.

‎“Sampel makanan sudah dikirim ke BBPOM dan hasilnya kita tunggu sekitar satu atau dua Minggu kedepan,”ungkap H.L.Aries Fahrozi.

Baca Juga :  Liga Korupsi Indonesia : Apakah Dana Desa Layak Masuk Dalam “Divisi Utama”?

‎Sementra itu, Ketua Satgas MBG NTB, Pathul Gani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan menindaklanjuti dengan laporan khusus ke BGN, termasuk kronologis kejadian.

‎Ia menegaskan, penelusuran akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari sumber bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke penerima manfaat.

‎“Karena ini masuk kejadian menonjol, saat ini masih proses cek sampel makanan untuk memastikan penyebab gejala mual pada penerima manfaat,” katanya. (**)

Berita Terkait

Danramil Empang Hadiri Gerakan Makan Ikan Bersama DPR RI, Dorong Gizi dan Daya Saing Produk Perikanan
Jembatan Gantung Garuda, Simbol Kuat Sinergi TNI dan Rakyat di Alas Barat
Bahu Membahu untuk Negeri, Jembatan Ini Adalah Asa Kita Bersama
Jaga Ekosistem Gili, Bhayangkari NTB dan Lombok Utara Menutrisi Laut Dengan Eco-Enzim dari Sampah Organik
Tingkatkan Kamtibmas, Koramil 1607-09/Utan Gencarkan Patroli di Wilayah Binaan
Tak Kenal Waktu, Koramil Alas Gencarkan Patroli Demi Keamanan Masyarakat
Anggota Posramil Plampang Laksanakan Patroli Jaga Keamanan Wilayah
Langkah Nyata Cegah Kenakalan Remaja, Danramil Empang Pimpin Sosialisasi di Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 14:14 WIB

Korban Keracunan MBG Di Kecamatan Pringasela Lotim Capai 35 Orang.

Minggu, 26 April 2026 - 13:34 WIB

Danramil Empang Hadiri Gerakan Makan Ikan Bersama DPR RI, Dorong Gizi dan Daya Saing Produk Perikanan

Minggu, 26 April 2026 - 13:28 WIB

Jembatan Gantung Garuda, Simbol Kuat Sinergi TNI dan Rakyat di Alas Barat

Minggu, 26 April 2026 - 13:18 WIB

Bahu Membahu untuk Negeri, Jembatan Ini Adalah Asa Kita Bersama

Minggu, 26 April 2026 - 11:35 WIB

Jaga Ekosistem Gili, Bhayangkari NTB dan Lombok Utara Menutrisi Laut Dengan Eco-Enzim dari Sampah Organik

Sabtu, 25 April 2026 - 21:37 WIB

Tak Kenal Waktu, Koramil Alas Gencarkan Patroli Demi Keamanan Masyarakat

Jumat, 24 April 2026 - 20:26 WIB

Anggota Posramil Plampang Laksanakan Patroli Jaga Keamanan Wilayah

Jumat, 24 April 2026 - 20:05 WIB

Langkah Nyata Cegah Kenakalan Remaja, Danramil Empang Pimpin Sosialisasi di Sekolah

Berita Terbaru

NASIONAL

Bahu Membahu untuk Negeri, Jembatan Ini Adalah Asa Kita Bersama

Minggu, 26 Apr 2026 - 13:18 WIB