Senjata Ilegal Beredar, Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Orang, Satu Buron

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 18:32 WIB

50324 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe |Oposisi News 86 — Peredaran senjata api ilegal kembali terkuak. Polres Lhokseumawe menangkap dua orang dan memburu satu lainnya yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Temuan persenjataan yang disita memperlihatkan skala ancaman yang tidak bisa dipandang remeh.

Dari operasi ini, aparat mengamankan pistol FN beserta magazen dan lima peluru, sebilah pisau, telepon genggam, tas sandang, sepeda motor trail, serta senapan serbu AK-47 dengan 26 butir amunisi kaliber 7,62 mm.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan mengungkap, kasus ini bermula saat pengamanan kegiatan masyarakat pada 25 Desember 2025 di Simpang Kandang, Muara Dua. Gerak-gerik mencurigakan seorang pria berujung pada pemeriksaan yang membuka fakta adanya senjata api di dalam tas yang dibawanya.

Baca Juga :  Dandim 0103/Aceh Utara Rangkul Pers, Dorong Transparansi dan Percepatan Program Strategis

Pengusutan tidak berhenti di situ. Keterangan pelaku mengarah pada sosok berinisial B yang diduga sebagai pemasok dan kini buron. Polisi juga mengendus rencana gangguan keamanan dalam kegiatan tersebut—indikasi bahwa senjata itu bukan sekadar disimpan, tetapi berpotensi digunakan.

Penelusuran berlanjut hingga Kuta Makmur, Aceh Utara. Di lokasi ini, petugas menemukan AK-47 yang disembunyikan secara sistematis—dikubur di belakang rumah untuk mengelabui aparat.
“Senjata laras panjang itu milik DPO. Kami terus mengejar dan mendalami jaringannya,” ujar Ahzan dalam konferensi pers, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga :  Bupati Aceh Utara Terima 2 Unit Mobil Tangki dan Hasil Pembangunan 1.177 Unit Septik Tank Senilai Lebih Rp.30 M

Satu tersangka lain berinisial M turut diamankan bersama kendaraan yang digunakan dalam aktivitas tersebut. Keduanya kini mendekam di tahanan.
Para pelaku dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hingga 20 tahun penjara.

Kasus ini membuka kembali fakta lama: peredaran senjata ilegal masih menjadi pekerjaan rumah serius. Polres Lhokseumawe memastikan pengejaran berlanjut, dengan target membongkar jalur distribusi hingga ke akarnya. (SR)

Berita Terkait

Dapur MBG Rampung, Siswa Geureudong Pase Masih Menanti: Program Gizi Tertahan Tanpa Kepastian
Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kades Cup II Desa Labuhan Kuris Jadi Momentum Mempererat Persatuan dan Menumbuhkan Sportivitas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Babinsa Hadiri Musrenbangdes Pamanto, Kawal Aspirasi Warga untuk Pembangunan Desa Tahun 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas, Babinsa Turut Kawal Upaya Pencegahan Stunting di Desa Bunga Eja

Berita Terbaru