Skandal CSR Desa Woko Memanas: Kades Diduga Jadi “Tameng” Perusahaan, Massa Ancam Kepung CV Maju Mulya Farm

REDAKSI NTB

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 20:18 WIB

50391 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOMPU|NTB, oposisinews86.com, (Senin 23 Maret 2026) – Kabut misteri menyelimuti pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) CV Maju Mulya Farm di Desa Woko, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu. Gelombang protes dari gerakan pemuda dan elemen masyarakat kini mulai membongkar dugaan “main mata” antara oknum Pemerintah Desa dengan pihak korporasi.

​Salah satu tokoh pemuda setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, melontarkan kritik keras yang menghunjam jantung birokrasi desa. Ia menegaskan bahwa transparansi dana CSR saat ini hanyalah “dongeng” yang manfaatnya tak pernah menyentuh rakyat kecil.

​Sorotan paling tajam diarahkan kepada Kepala Desa Woko yang dinilai terlalu “pasang badan” untuk kepentingan CV Maju Mulya Farm. Masyarakat mempertanyakan mengapa pejabat publik justru sibuk memberikan klarifikasi teknis yang seharusnya menjadi kewajiban perusahaan, terutama terkait janji perbaikan jalan yang hingga kini mangkrak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kepala Desa seharusnya menjadi pelayan rakyat, bukan tameng perusahaan. Apa kapasitas beliau bicara mewakili mereka? Jangan sampai sejarah mencatat pemerintah desa berada di sisi yang salah dengan menghalangi tuntutan sah warga,” tegasnya, Sabtu (21/03/2026).

Baca Juga :  Babinsa Desa Hijrah Aktif Dukung Pembangunan Lewat Musrenbangdes 2026

​Suasana kian mendidih menyusul beredarnya pernyataan yang diduga berasal dari pihak perusahaan. Narasi yang menyebut gerakan aktivis warga hanyalah modus untuk memeras uang dianggap sebagai penghinaan besar terhadap harga diri masyarakat. Poin Utama Tuntutan Warga:

1. ​Audit Transparansi: Menuntut pembuktian gamblang terkait aliran dana CSR dari CV Maju Mulya Farm yang selama ini dinilai gelap.
2. ​Netralitas Perangkat Desa: Mendesak Kepala Desa untuk berhenti bertindak sebagai juru bicara korporasi.

3. ​Klarifikasi dan Permohonan Maaf: Menuntut pimpinan perusahaan meminta maaf secara terbuka atas tuduhan yang merendahkan martabat gerakan masyarakat.

​Tokoh pemuda tersebut menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam atas pelecehan profesi dan ketidakadilan yang terjadi. Ia memastikan eskalasi massa akan meningkat drastis jika tuntutan mereka diabaikan.

​”Kami butuh pimpinan CV Maju Mulya Farm muncul secara langsung, bukan bersembunyi di balik ketiak perangkat desa. Jika tidak ada klarifikasi resmi, kami pastikan setelah Lebaran nanti kantor tersebut akan dikepung dengan aksi yang jauh lebih besar,” pungkasnya.
​Pembelaan Kepala Desa: “Semua Ada Buktinya”

Baca Juga :  Babinsa Sumbawa Dampingi SPPG Salurkan Program Makan Bergizi ke Ribuan Pelajar

​Merespons tudingan tersebut, Kepala Desa Woko memberikan pembelaan saat dikonfirmasi media melalui WhatsApp pada Senin (23/03). Ia menyatakan bahwa pengelolaan dana CSR tahun ini sudah transparan dan masuk dalam APBDes.

​”Dana CSR sudah jelas arahnya. Untuk tahun ini sudah masuk APBDes untuk pembangunan tembok masjid dan kegiatan Karang Taruna. Prosedurnya jelas, uang masuk ke rekening desa dulu baru dibelanjakan sesuai rencana penggunaan,” ujar Kades Woko.

​Ia juga menantang pihak-pihak yang meragukan untuk mengecek langsung ke kantor desa. “Silakan datang ke kantor, lihat secara administrasi seperti apa penggunaannya. Semuanya ada buktinya!” tambahnya.

​Meski Kades telah bersuara, pihak pimpinan CV Maju Mulya Farm hingga berita ini diturunkan masih memilih bungkam terkait tudingan upaya pemerasan maupun polemik jalan yang dituntut warga. (Red)

Berita Terkait

Pimpin Panen Raya Jagung, Wakapolda NTB: Ini Dukungan Nyata Polri Sukseskan Program Pemerintah
‎Koramil Moyo Hilir Ajak Masyarakat Bersama-sama Jaga Keamanan Lingkungan
Gerak Cepat, Sat Polairud Polres Sumbawa Tangkap Terduga Pelaku Bom Ikan di Perairan Pulau Moyo
‎Dandim 1607/Sumbawa Ikuti Peresmian KDKMP Nasional Secara Virtual di Labuhan Burung
‎Pererat Komunikasi dan Kepedulian, Babinsa Ropang Hadir untuk Keamanan Masyarakat
Koramil 1607-07/Lunyuk Gelar Patroli Malam untuk Jaga Keamanan Wilayah
Personel Koramil 1607-12/Moyo Hilir Gelar Patroli Malam, Jaga Kondusifitas Wilayah
Patroli Humanis Koramil 1607-04/Alas, Warga Merasa Aman dan Nyaman

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:12 WIB

Pimpin Panen Raya Jagung, Wakapolda NTB: Ini Dukungan Nyata Polri Sukseskan Program Pemerintah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:27 WIB

‎Koramil Moyo Hilir Ajak Masyarakat Bersama-sama Jaga Keamanan Lingkungan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Gerak Cepat, Sat Polairud Polres Sumbawa Tangkap Terduga Pelaku Bom Ikan di Perairan Pulau Moyo

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:24 WIB

‎Pererat Komunikasi dan Kepedulian, Babinsa Ropang Hadir untuk Keamanan Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:19 WIB

Koramil 1607-07/Lunyuk Gelar Patroli Malam untuk Jaga Keamanan Wilayah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:13 WIB

Personel Koramil 1607-12/Moyo Hilir Gelar Patroli Malam, Jaga Kondusifitas Wilayah

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:04 WIB

Patroli Humanis Koramil 1607-04/Alas, Warga Merasa Aman dan Nyaman

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:47 WIB

‎Wujud Kepedulian Pendidikan, Danposramil dan Babinsa Bersihkan Lingkungan Sekolah

Berita Terbaru