Aliansi LSM Gelar Aksi Demo Desak Penyelesaian PHK Sepihak dan Hak Karyawan di CV. Rajawali Pelita Emas

REDAKSI NTB

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 14:54 WIB

50989 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar|NTB, oposisinews86.com, (25 September 2025) – Aliansi Pemantau Tenaga Kerja Kabupaten Sumbawa, yang terdiri dari lima LSM lokal yaitu Gerakan Reformasi Daerah (GARDA), Cendrawasih Setia (CES), Integritas Transformasi Kebijakan (ITK), serta Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) dan Lembaga Pengawas Reformasi Indonesia (LPRI), menggelar aksi damai secara berkelanjutan di tiga titik strategis: Kantor Balai Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Pulau Sumbawa, kantor CV. Rajawali Pelita Emas, dan Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (24/9/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak oleh perusahaan CV. Rajawali Pelita Emas terhadap sejumlah karyawan tanpa penyelesaian hak normatif seperti pesangon, penghargaan masa kerja, dan hak lainnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, Ketua Aliansi Viktor bersma Ahyar ribut, Iswanto, Muhammad Sidik, Rifaldi, menyatakan bahwa perusahaan terkesan tidak kooperatif dalam menyelesaikan persoalan ini. “Kami sangat prihatin karena hingga hari ini, tidak ada itikad baik dari CV. Rajawali Pelita Emas untuk menyelesaikan hak-hak karyawan yang telah di-PHK secara sepihak. Bahkan pemilik perusahaan tidak hadir saat kami melakukan aksi,” tegasnya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1607-04/Alas Bersama Warga Tarusa Gelar Gotong Royong Bersihkan Lapangan Sepak Bola

Viktor juga mengungkapkan adanya indikasi perusahaan sering berganti nama demi menghindari kewajiban pajak dan administrasi hukum lainnya. “Perusahaan ini seperti bunglon, selalu berganti nama untuk menghindari tanggung jawab,” ungkapnya dalam audiensi bersama Sekda Kabupaten Sumbawa.

Empat perwakilan dari karyawan yang terkena PHK turut menyuarakan tuntutan mereka secara langsung. Salah satu dari mereka menyampaikan, “Kami tidak menuntut lebih, hanya meminta hak kami sesuai masa kerja. Ada di antara kami yang sudah belasan bahkan puluhan tahun mengabdi, namun diberhentikan tanpa alasan jelas. Kami sangat berharap bantuan dari aliansi dan perhatian pemerintah,”ungkapnya.

Menyikapi aksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Sekretaris Daerah, Budi Prasetyo, menerima langsung perwakilan massa aksi di ruang rapat Sekda. Dalam pertemuan tersebut, Sekda menyatakan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan para demonstran.

Baca Juga :  PT Intam Mangkir dari Panggilan DPRD, Komisi II dan III Ancam Tutup Aktivitas Tambang: "Jika Tetap Membangkang, Kami Hentikan Operasionalnya!"

“Kami telah menjadwalkan pemanggilan pihak-pihak terkait pada hari Senin, 29 September 2025 mendatang. Yang akan dipanggil meliputi UPTD Balai Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Pulau Sumbawa, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, manajemen CV. Rajawali Pelita Emas, serta perwakilan dari aliansi,” ujar Sekda.

Aliansi LSM menuntut dua hal pokok kepada perusahaan:

• Segera menyelesaikan seluruh hak normatif karyawan yang terkena PHK, termasuk pesangon, penghargaan masa kerja, dan kompensasi lainnya sesuai undang-undang ketenagakerjaan.

• Apabila tuntutan tidak dipenuhi, aliansi menyatakan akan terus melakukan aksi damai sampai pemerintah daerah melalui Dewan Pengupahan mengambil langkah konkret.

Aksi damai ini menjadi peringatan serius terhadap perusahaan-perusahaan yang mengabaikan hak pekerja. Aliansi Pemantau Tenaga Kerja Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk pelanggaran hak tenaga kerja di wilayahnya. (Af)

Berita Terkait

‎Malam yang Aman Berawal dari Kepedulian, Koramil Ropang Gelar Patroli Wilayah
‎Babinsa Desa Penyaring Dukung Aspirasi Warga Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran
Kejati Akui Dalami Keterlibatan Penyelenggara MXGP terkait TPPU
TNI Hadir untuk Rakyat, Babinsa Koramil 1607-04/Alas Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Nasional
Keamanan Warga Prioritas, Babinsa Koramil 1607-06/Lape Lopok Rutin Gelar Patroli Wilayah
Sudah Lunas dan Pernah Cair Lagi, Kini Ditolak karena “SLIK Merah”: Begini Tanggapan Kepala Unit BRI Monta Dompu
Kapolda NTB Di Protes NGO Akibat Korupsi Mantan Adik Gubernur
Sinergi TNI Percepat Pembangunan, Molen dan Dump Truck Didrop ke Lokasi Jembatan Armco Kapas Sari

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:25 WIB

‎Kasdim 1607/Sumbawa Turut Sambut Panglima Korps Marinir pada Kunjungan Kerja di Sumbawa

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:51 WIB

Babinsa Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat, Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Baru Berjalan Aman dan Tertib

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:53 WIB

Dukung Generasi Berprestasi, Danramil Empang Hadiri Kelulusan MTsN 2 Sumbawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:24 WIB

Warga Merasa Tenang, Koramil 1607-04/Alas Aktif Patroli Jaga Kamtibmas Wilayah

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33 WIB

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bersama Pemerintah Desa Perkuat Kamtibmas di Lenangguar

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:15 WIB

‎Babinsa Sepukur Aktif Dampingi Pengecekan Mata Air untuk Empat Desa

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:09 WIB

Langkah Pembenahan Zulfahmy di Inspektorat Aceh Tenggara Meningkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:02 WIB

‎Koramil Moyo Hilir Bergerak di Malam Hari Demi Stabilitas Keamanan Wilayah

Berita Terbaru