Geureudong Pase dan Irigasi yang Menentukan Nasib

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:57 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA — Bencana alam yang menerjang Aceh Utara pada akhir November lalu menyisakan jejak kehancuran yang luas. Sejumlah ruas jalan terputus, jembatan ambruk, fasilitas ibadah rusak, serta layanan pendidikan dan kesehatan terganggu. Rumah warga tak sedikit yang terdampak, korban jiwa dan luka tercatat, sementara sebagian masyarakat harus meninggalkan hunian mereka.

Di Kecamatan Geureudong Pase, dampaknya hadir dalam bentuk berbeda. Tidak ada korban meninggal, tak ada rumah hanyut, dan tak satu pun warga meningakan kampung halaman. Namun satu infrastruktur vital luluh diterjang banjir bandang: saluran irigasi Luebok Guha, satu-satunya sumber pengairan bagi persawahan di empat desa.

Bagi kawasan yang bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan, kerusakan tersebut setara dengan ancaman terhadap keberlangsungan hidup. Tanpa suplai air, musim tanam berisiko tertunda. Jika itu terjadi, denyut ekonomi desa ikut tersendat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara merespons dengan melakukan normalisasi pada saluran tersebut. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil ( Ayah wa ) mempercepat penanganan mengingat fungsinya yang strategis bagi produktivitas lahan warga.

Camat Geureudong Pase, Mardani, S.Sos., MSM, menyebut langkah itu sebagai keputusan yang tepat pada situasi krusial. “Saluran ini menjadi tumpuan utama petani. Pemulihannya membuka peluang agar siklus tanam tidak terhenti,” ujarnya.

Ketua Forum Geusyik Geureudong Pase, Muksin, mengapresiasi kesigapan pemerintah daerah. Ia menilai pengerjaan yang tengah berlangsung memberi optimisme bagi masyarakat untuk kembali mengolah sawah dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Utara Luncurkan BLUD Puskesmas Se-Kabupaten Aceh Utara

Pandangan serupa disampaikan tokoh masyarakat setempat, Abdisyah. Ia menilai perhatian terhadap infrastruktur pertanian mencerminkan pemahaman atas kebutuhan riil warga pedesaan. Harapannya, percepatan pemulihan ini menjadi pijakan awal bagi kebangkitan ekonomi di wilayah tersebut.

Peristiwa di Geureudong Pase memperlihatkan bahwa dampak bencana tak selalu tampak dari jumlah korban atau bangunan yang roboh. Di daerah agraris, satu saluran air yang terputus dapat memengaruhi keberlanjutan penghidupan. Ketika aliran kembali tertata, di sanalah harapan untuk bangkit menemukan jalannya. [SR]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru