Karimun Darurat Moral: Anak-Anak Bebas Main ‘Jackpot’ Judi di Oriental, Pengawasan Pemerintah Tumpul!

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 20:58 WIB

50258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun, Kepulauan Riau—Skandal moral yang meresahkan mengguncang Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Di tengah gempuran praktik perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) atau lebih dikenal dengan ‘jackpot’, anak-anak di bawah umur dilaporkan bebas bermain, bahkan pada siang bolong, di salah satu lokasi yang disebut Oriental.

Pemandangan ini bukan sekadar pelanggaran etika, melainkan juga tamparan keras terhadap hukum, perlindungan anak, dan kinerja aparatur pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan yang didapat tim di lapangan pada hari Minggu, 26 Oktober 2025, sekitar pukul 13.30 WIB, secara gamblang memperlihatkan beberapa anak di bawah umur tengah asik berjudi jackpot di arena Oriental.

Fakta ini menegaskan betapa lemahnya pengawasan di lokasi tersebut, yang seharusnya steril dari aktivitas terlarang, apalagi melibatkan anak-anak.

Judi ‘Gelper’ Merusak Generasi: Sebuah Ancaman Nyata

Maraknya permainan judi jackpot di Karimun telah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan. Praktik ilegal ini tidak lagi mengenal batas usia, menjerat mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

Gelanggang permainan yang berkedok “arena permainan anak dan keluarga” ini, pada kenyataannya, berfungsi sebagai sarang judi terselubung, di mana penukaran koin atau kemenangan dengan barang yang dapat diuangkan (indikasi kuat perjudian) berjalan mulus.

Baca Juga :  Kejanggalan Anggaran Diskominfo Karimun Mencuat: APH Diminta Usut Tuntas Dana Perjalanan Dinas 2023!

Indonesia, melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 303 dan Undang-Undang Perlindungan Anak, secara tegas melarang segala bentuk perjudian dan mewajibkan perlindungan anak dari kegiatan ilegal dan berbahaya.

Masuknya anak-anak ke arena jackpot adalah pelanggaran ganda yang tak termaafkan.

Seorang pengunjung Oriental, yang enggan disebut namanya (disebut H.), menyampaikan keprihatinannya kepada awak media, “Jika anak-anak sudah diizinkan masuk ke arena perjudian ini, jelas sudah merusak akhlak anak tersebut. Ini bukan main-main, ini adalah erosi moral di depan mata!”.

Kemandulan Pengawasan dan Janji Penertiban yang Hilang

Sorotan tajam kini diarahkan kepada pihak pengelola Oriental dan yang lebih penting, kepada Pemerintah Kabupaten Karimun.

Bagaimana mungkin arena yang terindikasi kuat sebagai tempat perjudian bisa beroperasi bebas, bahkan membiarkan anak-anak menjadi pemain? Indikasi pembiaran ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta instansi penegak hukum setempat.

Upaya konfirmasi terpisah yang dilakukan oleh media kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun belum berhasil tersambung, mengesankan adanya jarak dan ketidakresponsifan instansi terkait dalam menyikapi isu krusial yang menyangkut masa depan generasi.

Baca Juga :  Bappeda Kepri Audensi Dengan Bupati Karimun.

Tuntutan Aksi Tegas: Bupati Karimun Harus Turun Tangan!

Mengingat dampak buruk yang masif terhadap moral dan masa depan anak, publik mendesak tindakan yang tidak tanggung-tanggung dari otoritas tertinggi di Kabupaten Karimun.

“Harapan kita tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Karimun, untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memberi teguran keras ke pengelola gelper jackpot Oriental,” tegasnya menutup laporan ini.

“Bila nantinya terus berjalan seperti ini, agar Bupati Karimun lebih selektif memberikan perizinan ke gelper. Sudah saatnya pengawasan perizinan diperketat, bukan hanya formalitas belaka.

Tempat yang merusak moral anak harus ditutup, tanpa kompromi!”

Aksi pembiaran ini harus segera dihentikan. Pemerintah Kabupaten Karimun wajib membuktikan komitmennya terhadap perlindungan anak dan penegakan hukum. Jika tidak, skandal “Jackpot Anak Oriental” ini akan menjadi noda hitam yang merusak citra Karimun sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai agama dan moral Pancasila.

Masyarakat menanti bukan sekadar teguran, melainkan PENYEGELAN SEGERA dan evaluasi total terhadap seluruh perizinan gelper yang terindikasi menjadi sarang perjudian.

[SAJIRUN, S. Kaperwil Oposisi News86. com Kepri]

Berita Terkait

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu
APH di minta sikat rokok ilegal/ rokok tanpa pita cukai di tanjung batu.
Rokok Ilegal Diduga Kian Marak di Tanjung Batu, APH dan Bea Cukai Diminta Bongkar Jalur Distribusi hingga ke Akarnya
Rokok Tanpa Pita Cukai Diduga Marak di Tanjung Batu, Bea Cukai dan Aparat Diminta Telusuri Jalur Distribusi
“Dugaan Peredaran Ekstasi di Star Club Wiko Karimun Seolah Bebas, Aparat Dituntut Bertindak: Siapa yang Bertanggung Jawab?”
Dugaan peredaran narkoba jenis ekstasi  di Star club wiko semakin marak, di minta kapolda kepri  turunkan tim untuk memberantasnya.
Pertemuan di  rumah dinas bupati merupakan Tindak lanjut rapat dengar  pendapat umum ( RDPU ) bupati karimun dan dewan perwakilan daerah (DPD ) RI
Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi Kembali Marak di Star Club Wiko

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu

Senin, 2 Nov 2026 - 09:32 WIB