Jalan Nasional Di Lhokseumawe Bak Neraka bagi pengguna jalan, BPJN Bungkam, Presiden diminta turun Tangan.

REDAKSI 2

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 17:32 WIB

50274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe – Setiap hari adalah pertaruhan nyawa bagi pengguna Jalan Nasional di Lhokseumawe. Ruas vital Banda Aceh – Medan kini bukan lagi jalur transportasi, melainkan ladang ranjau lubang menganga yang tak terhitung jumlahnya.

Dari Blang Panyang hingga Simpang Kandang, kondisi jalan mencapai titik terparah, namun Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, khususnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)-nya, seolah membisu dan membangkang.

“Ini bukan lagi sekadar jalan rusak, ini neraka!” teriak seorang warga Lhokseumawe yang geram, Sabtu (21/6/2025). “Kami bayar pajak, tapi apa yang kami dapat? Kubangan! Mobil dan motor kami hancur, nyawa kami terancam. Mana tanggung jawab PPK Balai Jalan Nasional Aceh itu? Mereka buta atau tuli?!”

Kekesalan masyarakat kian membara mengingat status jalan ini sebagai jalur nasional di bawah tanggung jawab langsung Kementerian PUPR. Namun, PPK BPJN Aceh, Isnanda, justru memilih ‘bungkam seribu bahasa’.

Upaya konfirmasi media melalui pesan WhatsApp dan telepon berkali-kali hanya berujung pada keheningan, menguatkan dugaan adanya ketidaktransparanan dan pengabaian masif terhadap penderitaan rakyat.

“Mereka duduk manis di kantor ber-AC, sementara kami harus bergelut dengan maut di jalanan. Ini pembiaran kriminal!” tegas warga lain.

Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan secara gamblang mengamanatkan negara untuk menyediakan jalan yang layak dan aman. “Jika mereka lalai, itu berarti negara telah mengkhianati hak dasar rakyatnya!”

Baca Juga :  82 KK di Dua Desa dalam Kabupaten Aceh Utara merasa sangat dirugikan oleh PT. PLN Persero Lhokseumawe

Kerusakan jalan yang dibiarkan terus-menerus ini bukan hanya soal kerugian materiil, tapi juga potensi ‘pembunuhan’ massal melalui kecelakaan.

Masyarakat Lhokseumawe kini secara terang-terangan mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri PUPR untuk segera turun tangan.

“Presiden Prabowo harus lihat ini! Menteri PUPR harus bertindak tegas! Copot pejabat-pejabat di BPJN Aceh yang gagal bekerja! Jangan biarkan urat nadi ekonomi dan mobilitas kami lumpuh dan terus menelan korban!” tuntut masyarakat dengan nada tinggi, menyuarakan kemarahan yang sudah di ubun-ubun.

Situasi ini menuntut respons cepat dan konkret dari pemerintah pusat. Jika tidak, krisis infrastruktur di Lhokseumawe akan terus memakan korban dan menjadi bukti nyata kegagalan negara dalam melindungi warganya. [Siwa Rimba]

Berita Terkait

Dapur MBG Rampung, Siswa Geureudong Pase Masih Menanti: Program Gizi Tertahan Tanpa Kepastian
Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru