Bimtek Geuchik Kuta Makmur: Camat Tak Tahu Detail, Ketua Forum Geuchik Bungkam

REDAKSI 2

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 17:02 WIB

50845 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Utara –  Sejumlah Geuchik dari Kecamatan Kuta makmur akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bogor pada tanggal 23 Juli 2024. Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, setiap Geuchik harus mengeluarkan dana sebesar Rp 15 juta untuk mengikuti Bimtek selama tiga hari tersebut.

Sebelum keberangkatan ke Bogor, kegiatan pendahuluan diadakan pada hari Jumat, 21 Juli 2024, di Graha Kupi Lhokseumawe. Kegiatan ini menimbulkan dugaan bahwa dana tambahan dikeluarkan, dan isu beredar bahwa terdapat uang fee yang diberikan dari setiap Geuchik kepada ketua forum Geuchik serta lembaga penyelenggara. Isu ini menimbulkan kekecewaan dan kemarahan di kalangan warga, terutama mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang sulit dan banyaknya rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga Kuta makmur mengungkapkan rasa kecewa terhadap para Geuchik yang dianggap tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat. “Di saat kami berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, para Geuchik malah mengeluarkan dana yang besar untuk kegiatan yang belum tentu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga :  MANFAATKAN WARUNG KOPI SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DENGAN WARGA BINAAN

Masyarakat berharap dana yang ada dapat digunakan untuk keperluan yang lebih mendesak, seperti perbaikan rumah tidak layak huni dan peningkatan kesejahteraan warga. “Banyak rumah di sini yang memerlukan perbaikan, tapi dana desa justru digunakan untuk hal-hal yang tidak jelas manfaatnya,” tambah warga tersebut kepada wartawan.

Warga mendesak agar penggunaan dana desa lebih transparan dan akuntabel. Mereka meminta adanya audit independen terhadap penggunaan dana untuk Bimtek ini dan berharap agar Dana Desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Kami akan terus memantau perkembangan terkait isu ini dan memberikan informasi terbaru kepada wartawan dan pihak lainnya. Kami berharap pihak-pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang transparan dan memastikan dana desa digunakan untuk kepentingan bersama, tutur warga.

Baca Juga :  Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?

Di sisi lain, saat dikonfirmasi wartawan pada 11 Juli 2024 di ruang kerja kantor camat Kuta makmur, Hanifza Putra, SSTP, MSi, menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui detail keberangkatan Bimtek tersebut. “Terkait keberangkatan Bimtek Geuchik, saya belum tahu kapan berangkat dan ke mana berangkat karena sampai saat ini belum ada satu kepastian yang jelas,” ujar Camat Kuta makmur.

Sementara itu, Ketua Forum Geuchik Kuta makmur (Geuchik Wan) saat diminta konfirmasi terkait penggunaan Dana Desa untuk Bimtek ke Bogor, termasuk lembaga mana yang membawanya, agenda selama di sana, serta jumlah peserta, tidak memberikan komentar hingga berita ini ditayangkan. (muh – Biro Aceh Utara)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru