Bimtek Geuchik Kuta Makmur: Camat Tak Tahu Detail, Ketua Forum Geuchik Bungkam

REDAKSI 2

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 17:02 WIB

50842 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Utara –  Sejumlah Geuchik dari Kecamatan Kuta makmur akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bogor pada tanggal 23 Juli 2024. Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, setiap Geuchik harus mengeluarkan dana sebesar Rp 15 juta untuk mengikuti Bimtek selama tiga hari tersebut.

Sebelum keberangkatan ke Bogor, kegiatan pendahuluan diadakan pada hari Jumat, 21 Juli 2024, di Graha Kupi Lhokseumawe. Kegiatan ini menimbulkan dugaan bahwa dana tambahan dikeluarkan, dan isu beredar bahwa terdapat uang fee yang diberikan dari setiap Geuchik kepada ketua forum Geuchik serta lembaga penyelenggara. Isu ini menimbulkan kekecewaan dan kemarahan di kalangan warga, terutama mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang sulit dan banyaknya rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga Kuta makmur mengungkapkan rasa kecewa terhadap para Geuchik yang dianggap tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat. “Di saat kami berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, para Geuchik malah mengeluarkan dana yang besar untuk kegiatan yang belum tentu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga :  Kolaborasi PGE Dan Puskesmas Syamtalira Aron Gelar Khitanan Massal, 70 Anak dari 34 Desa Terlayani

Masyarakat berharap dana yang ada dapat digunakan untuk keperluan yang lebih mendesak, seperti perbaikan rumah tidak layak huni dan peningkatan kesejahteraan warga. “Banyak rumah di sini yang memerlukan perbaikan, tapi dana desa justru digunakan untuk hal-hal yang tidak jelas manfaatnya,” tambah warga tersebut kepada wartawan.

Warga mendesak agar penggunaan dana desa lebih transparan dan akuntabel. Mereka meminta adanya audit independen terhadap penggunaan dana untuk Bimtek ini dan berharap agar Dana Desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Kami akan terus memantau perkembangan terkait isu ini dan memberikan informasi terbaru kepada wartawan dan pihak lainnya. Kami berharap pihak-pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang transparan dan memastikan dana desa digunakan untuk kepentingan bersama, tutur warga.

Baca Juga :  Pj Bupati Mahyuzar Buka Sekolah Lapang Iklim Operasional di Syamtalira Aron

Di sisi lain, saat dikonfirmasi wartawan pada 11 Juli 2024 di ruang kerja kantor camat Kuta makmur, Hanifza Putra, SSTP, MSi, menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui detail keberangkatan Bimtek tersebut. “Terkait keberangkatan Bimtek Geuchik, saya belum tahu kapan berangkat dan ke mana berangkat karena sampai saat ini belum ada satu kepastian yang jelas,” ujar Camat Kuta makmur.

Sementara itu, Ketua Forum Geuchik Kuta makmur (Geuchik Wan) saat diminta konfirmasi terkait penggunaan Dana Desa untuk Bimtek ke Bogor, termasuk lembaga mana yang membawanya, agenda selama di sana, serta jumlah peserta, tidak memberikan komentar hingga berita ini ditayangkan. (muh – Biro Aceh Utara)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru