PPA :Pileg Di Aceh Utara Penuh Dengan Kecurangan

REDAKSI 2

- Redaksi

Sabtu, 2 Maret 2024 - 00:45 WIB

50264 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Kordinator satgas Percepatan Pembangunan Aceh (PPA) Tri Nugroho Panggabean, melontarkan kritik pedasnya terkait pelaksanaan Pemilu Legislatif 2024 di Aceh, khususnya di Aceh Utara yang dinilainya penuh dengan kecurangan dan Praktek kotor Politik uang haram, serta berbagai bentuk ketidakadilan lainnya yang dipertontonkan, yang sangat bertentangan dengan image Negeri Syariat dan label Aceh sebagai Daerah Serambi Mekkah.

Nugroho menduga, Pesta Demokrasi memilih wakil rakyat di Aceh, khususnya di Aceh Utara telah dibajak oleh para mafia Pemilu, dan telah jauh bergeser dari nilai -nilai moralitas serta keagamaan, dan diduga telah dikuasai oleh kekuataan jahat kaum jahiliyah modern yang tidak lagi mempedulikan moralitas kebenaran dan keadilan.

Kekuatan jahat para mafia di balik layar, diduga telah melumuri pelaksanaan pemilu yang sakral dengan cara – cara yang sangat kotor dan penuh kecurangan, busuk serta tidak bermoral di berbagai lini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada pun kekuatan jahat kaum jahiliyah modern yang ia maksud adalah para oknum atau semua pelaku kejahatan yang terlibat sengaja melanggar hukum yang berlaku di Negeri ini, khususnya melanggar pidana pemilu serta orang -orang zalim yang melanggar ketentuan -ketentuan agama serta norma – norma kesusilaan.

” Sudah cukup luar biasa pemilu di Aceh kali ini yang berjuluk Negeri Serambi Mekkah, tapi momen memilih para pemimpin atau wakil rakyatnya bertabur uang haram dimana -mana secara massif, semakin lama semakin parah, penuh kecurangan secara terstruktur dan sistematis, sangat kental aroma kelicikan, kebusukan, kemunafikan, menghalalkan segala cara dan penuh kezaliman, dan semua itu dibiarkan oleh otoritas yang berwenang, seolah – olah tidak terjadi apa – apa,” kata Tri Nugroho, Jum’at (01/03/ 2024).

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Mengucapkan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H/ 2024 M

Tri Nugroho menduga kekuatan jahat telah menguasai pemilu legislatif di Aceh, khususnya di Aceh Utara baik secara terselubung maupun secara terang – terangan.

Hal itu menurutnya, dapat dengan mudah dilihat dari sejak maraknya terjadi pembiaran Praktek – praktek kotor serangan fajar yang disebut haram oleh para ulama di Aceh, sampai ke dugaan upaya penggelembungan suara yang diduga disengaja oleh pihak -pihak tertentu secara massif terjadi dimana -mana.

“Ini benar – benar pemilu paling kotor, tidak jujur dan paling busuk di Aceh, hampir rata di semua desa dengan uang haram disebarkan untuk mempengaruhi, membodohi, menyesatkan dan merusak mental rakyat, sehingga tak lagi memilih pemimpin dengan hati nurani serta akal sehat, bahkan pemimpin tak lagi dipilih karena kemampuannya, kualitas, dan Pro rakyat, tapi siapa yang paling banyak menghambur – hamburkan uang itu yang dipilih, jadi mungkin penjahat pun bisa saja lolos jadi pemimpin kalau begitu asal banyak uang?” Ketus tri Nugroho geram.

“Kemudian yang lebih parahnya lagi, orang -orang berduit dengan mudahnya diduga bisa mengotak atik suara mereka yang tadinya tidak seberapa menjadi ratusan bahkan ribuan suara, bahkan yang lebih zalimnya lagi, diduga yang menang bisa dikalahkan, dan yang kalah dimenangkan, tragisnya lagi dilakukan secara mendadak dan terang -terangan, dan itu kesannya terjadi di tengah ranah hukum rimba, tak ada yang menindaknya, meskipun ada orang -orang yang digaji untuk mengawasi, menegakan hukum, menindak dan memberantas kejahatan itu, “ungkap tri Nugroho lagi.

Baca Juga :  Puskesmas Syam Talira Aron, Aceh Utara Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

Dia menduga kekuatan jahat yang dilakukan berbagai pelanggaran dan kecurangan secara massif dan sporadis dalam pileg kali ini didalangi oleh pihak -pihak tertentu yang dengan sengaja melakukan pembiaran, sehingga para pelaku kecurangan atau kejahatan pemilu secara bebas leluasa melancarkan praktek -praktek kotor dan jahatnya tanpa ada rasa takut sedikit pun.

“Kami perhatikan, tidak ada tindakan tegas, bahkan diduga ada skenario besar untuk melakukan kecurangan dimana -mana dan sengaja dilakukan pembiaran, sehingga semua kejahatan itu bisa bebas dilakukan secara leluasa,” Ungkap.

Kordinator Satgas PPA Aceh ini juga mengingatkan pihak pihak terkait untuk tidak melestarikan kejahatan, kecurangan dan ketidakadilan di tengah masyarakat, tidak mengkhianati kebenaran dan keadilan, apalagi ini merupakan momen penting bagi rakyat untuk mencari kepemimpinan sejati masa depan demi terjadinya perubahan yang diharapkan.

“Kita ingatkan semua pihak terkait maupun yang terlibat dalam kejahatan pemilu ini, agar tidak melestarikan kejahatannya yang akan turun temurun ke anak – cucunya, sehingga berdampak sangat merusak kehidupan Sosial masyarakat, berbangsa dan bernegara, mewariskan kehancuran moral Generasi Bangsa dimasa yang akan datang.

“Jangan ngaku beragama tapi kalian abaikan Tuhan, jangan menginjak -injak kebenaran dan keadilan hanya demi perut dan kekuasaan pribadi serta kelompok, jangan ngasi makan anak istri dari uang haram hasil kecurangan atau kejahatan kalian, dari hasil menzalimi orang, karena liang kubur pasti akan menghentikan kalian suatu saat nanti, dan segala perbuatan kalian akan dimintai pertanggungjawabannya di pengadilan Tuhan,” Pungkas Nugroho. []

Berita Terkait

Assalamualaikum, Semoga silaturahmi terus Terjaga Amin
Senjata Ilegal Beredar, Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Orang, Satu Buron
Sampah Dibalas Sanksi, TNI Ultimatum Warga Kuta Makmur: Denda Rp50 Juta atau Penjara
1,5 Kg Sabu Digagalkan di Lhokseumawe, Satu Kurir Tertangkap, Tiga Orang Masuk DPO
Ruko Kain di Tanah Jambo Aye Dilalap Api, Kerugian Tembus Rp3 Miliar
Polisi Usut Dugaan Penyelewengan Dana PIP di SDN 3 Nibong, Indikasi Penahanan Hak Siswa Mencuat
Harapan di Tengah Kekeringan, Warga Alue Bili Geulumpang Menunggu Solusi Pemerintah
FPG Aceh Utara, Perkuat Sinergi Wartawan di Tingkat Gampong

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:01 WIB

Baru 2 Minggu Menjabat, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Bongkar Mafia LPG Oplosan

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Dandim 1607/Sumbawa: Pembangunan Jembatan Garuda Wujud Nyata Kepedulian TNI untuk Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 20:19 WIB

Malam Hari Tetap Siaga, Koramil Alas Perkuat Pengamanan Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 20:00 WIB

‎Rapat Swasembada Pangan di Lebin, Babinsa Tunjukkan Komitmen Pendampingan Petani

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Satlantas Polres Sumbawa Konsisten Razia, Kenalpot Brong Terus Dijaring

Rabu, 15 April 2026 - 19:58 WIB

Sisir Titik Rawan, Koramil Empang Perkuat Keamanan Wilayah

Rabu, 15 April 2026 - 19:51 WIB

Transparan dan Aman, Babinsa Alas Pastikan Pembayaran Gabah Tepat Sasaran

Rabu, 15 April 2026 - 19:44 WIB

‎Sinergi Kuat di Moyo Hilir, Tata Tanam MK I 2026 Siap Dilaksanakan ‎

Berita Terbaru