Almarhum Tarmizi
Gayo Lues|Oposisi News 86 – Rasa kebersamaan dan solidaritas sesama insan pers kembali ditunjukkan keluarga besar Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Gayo Lues. Ketua DPC ASWIN Kabupaten Gayo Lues, Syukran, menyerahkan bantuan berupa minuman mineral dan sejumlah uang kepada keluarga almarhum Tarmizi, salah seorang wartawan yang semasa hidupnya turut berkiprah dalam dunia jurnalistik di Kabupaten Gayo Lues, Rabu (07/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan di kediaman keluarga almarhum Tarmizi di Desa Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, sebagai bentuk kepedulian dan rasa turut berduka cita dari sesama insan pers menjelang pelaksanaan kenduri tujuh hari meninggalnya almarhum.
Kehadiran keluarga besar ASWIN tidak hanya dimaknai sebagai pemberian bantuan secara materi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang sedang berduka. Solidaritas tersebut menjadi bagian dari hubungan kekeluargaan di antara para wartawan yang selama ini menjalankan tugas jurnalistik di tengah masyarakat.
Almarhum Tarmizi dikenal sebagai salah seorang wartawan yang pernah menjalankan aktivitas jurnalistik di Kabupaten Gayo Lues. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, kerabat, sahabat, serta rekan-rekan seprofesi yang pernah berinteraksi dan bekerja bersama dalam menjalankan tugas sebagai insan pers.
Bagi kalangan wartawan, kehilangan seorang rekan seprofesi bukan hanya menjadi duka bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat rasa kebersamaan.
Profesi wartawan memiliki tantangan tersendiri dalam menjalankan tugas di lapangan, sehingga hubungan antar sesama wartawan tidak semata-mata dibangun dalam urusan pekerjaan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Keluarga almarhum menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama atau kenduri tujuh hari akan dilaksanakan pada Kamis Tanggal 08 – Oktober – 2026 sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai di kediaman keluarga.
Kegiatan tersebut ditujukan sebagai doa bersama untuk almarhum Tarmizi sekaligus menjadi kesempatan bagi keluarga, kerabat, tetangga dan rekan-rekan almarhum untuk berkumpul serta mendoakan orang yang telah berpulang.
Menurut keterangan keluarga, doa bersama tersebut diharapkan menjadi bentuk penghormatan dan ikhtiar keluarga untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan ampunan serta rahmat dari Allah SWT.
Keluarga juga berharap agar doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi amal kebaikan bagi almarhum serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ketua DPC ASWIN Kabupaten Gayo Lues, Syukran, melalui kepedulian tersebut menunjukkan bahwa organisasi kewartawanan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan profesi dan peningkatan kapasitas anggota, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial yang menyangkut sesama insan pers.
Solidaritas seperti ini dinilai penting untuk terus dipelihara di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Wartawan dalam menjalankan tugasnya berada di tengah masyarakat dan memiliki tanggung jawab sosial untuk menyampaikan informasi secara profesional, berimbang dan sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.
Kepedulian terhadap keluarga rekan wartawan yang sedang mengalami musibah juga menjadi pengingat bahwa di balik aktivitas jurnalistik terdapat hubungan kemanusiaan yang perlu dijaga. Perbedaan organisasi, media maupun latar belakang profesi tidak semestinya menghilangkan rasa persaudaraan ketika salah seorang rekan mengalami musibah.
Dalam kesempatan tersebut, keluarga almarhum menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan rekan-rekan wartawan serta keluarga besar ASWIN Kabupaten Gayo Lues.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat dan keteguhan bagi keluarga dalam menghadapi masa duka setelah kepergian almarhum.
Semangat kebersamaan antar sesama insan pers di Kabupaten Gayo Lues diharapkan terus terjaga. Selain menjalankan fungsi jurnalistik sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, insan pers juga diharapkan mampu membangun hubungan sosial yang sehat serta memberikan perhatian terhadap lingkungan dan sesama.
Kepergian almarhum Tarmizi menjadi sebuah kehilangan bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Namun, nilai kebersamaan yang ditunjukkan rekan-rekan seprofesi menjadi bagian dari penghormatan terakhir sekaligus bentuk kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan.
Keluarga berharap seluruh pihak yang mengenal almarhum dapat berkenan mendoakan agar segala kesalahan dan kekhilafan almarhum mendapatkan ampunan dari Allah SWT, serta diberikan tempat yang baik di sisi-Nya. Bagi keluarga yang ditinggalkan, doa dan dukungan dari kerabat serta rekan-rekan menjadi kekuatan tersendiri untuk melewati masa duka.
Solidaritas sesama insan pers tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa profesi jurnalistik tidak hanya berbicara mengenai berita dan pemberitaan, tetapi juga tentang nilai kemanusiaan, persaudaraan dan kepedulian sosial.
Di tengah kesibukan menjalankan tugas masing-masing, perhatian terhadap keluarga rekan yang sedang berduka menjadi bentuk nyata bahwa hubungan antar sesama wartawan tetap memiliki ruang yang kuat dalam kehidupan sosial.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, keluarga besar ASWIN Kabupaten Gayo Lues turut mendoakan almarhum Tarmizi agar memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan dan keikhlasan dalam menerima kepergian almarhum. []




































