Semangat HUT RI ke-81 Menggema di Desa Porang, Warga Hidupkan Gotong Royong Lewat Perlombaan Rakyat

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:54 WIB

50233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Porang,Galus|Oposisi News 86 — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Porang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, berlangsung semarak. Warga dari berbagai kalangan antusias mengikuti rangkaian perlombaan rakyat yang digelar panitia pada Senin, 17 Agustus 2026.

Sejumlah perlombaan disiapkan untuk memeriahkan momentum kemerdekaan, terutama bagi anak-anak dan generasi muda. Di antaranya pertandingan makan kerupuk gantung, lomba makan biskuit untuk anak-anak, lomba tepung koin bagi anak-anak dan remaja, tarik tambang, serta lomba goni karung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan di tengah perayaan kemerdekaan. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dipenuhi aktivitas masing-masing, perlombaan sederhana seperti ini justru menjadi ruang untuk mempertemukan warga, membangun kebersamaan, sekaligus memberi kesempatan kepada anak-anak untuk merasakan langsung suasana perayaan HUT Kemerdekaan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan warga dalam kegiatan yang disiapkan panitia. Pemuda dan pemudi Desa Porang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka mengambil peran sebagai panitia dan mengorganisasi perlombaan agar dapat dinikmati masyarakat.

Pengulu Porang, Irwandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada pemuda dan pemudi Desa Porang yang menjadi panitia di bawah kepemimpinan Safari.

Kecik Porang Irwandi saat berada di kerumunan Warga Desa ikut menyaksikan Pertandingan Anak – Anak.

Menurut Irwandi, kegiatan tersebut merupakan bentuk semangat masyarakat dalam memperingati kemerdekaan Indonesia sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk menikmati suasana HUT RI.
Ia juga mendorong pemuda dan pemudi agar tidak berhenti pada kegiatan perayaan kemerdekaan.

Baca Juga :  Gayo Lues Gelar Karnaval Peringati HUT ke-80 RI, Dihadiri Ribuan Pelajar

Menurutnya, keterlibatan generasi muda perlu terus diperkuat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, termasuk kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi dan Isra Mikraj serta kegiatan positif lainnya.

Pemerintah desa, kata Irwandi, mendukung kegiatan pemuda yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut penting karena kehidupan sebuah kampung tidak hanya bergantung pada program pemerintah desa. Ruang partisipasi masyarakat, terutama anak muda, merupakan modal sosial yang tidak bisa digantikan oleh anggaran ataupun kebijakan di atas kertas.

Namun, semangat seperti yang terlihat di Desa Porang juga menyisakan pekerjaan rumah bagi semua pihak. Kegiatan masyarakat tidak semestinya hanya ramai ketika momentum 17 Agustus tiba. Setelah bendera diturunkan dan perlombaan selesai, perhatian terhadap kegiatan kepemudaan jangan ikut menghilang.

Justru di situlah ukuran keseriusan pemerintah desa dan masyarakat dapat dilihat. Apakah kegiatan positif pemuda akan terus difasilitasi, atau hanya mendapatkan perhatian ketika ada perayaan tertentu?
Kritik ini bukan ditujukan untuk mengurangi nilai kegiatan HUT RI di Desa Porang.

Sebaliknya, antusiasme warga menjadi bukti bahwa masyarakat masih memiliki energi sosial yang kuat. Energi tersebut harus dijaga agar tidak berhenti sebagai tontonan tahunan.

Jika dikelola secara konsisten, kegiatan kepemudaan dapat menjadi sarana membangun disiplin, sportivitas, kreativitas dan kepedulian sosial. Anak-anak memperoleh pengalaman bersosialisasi, sementara generasi muda mendapatkan ruang untuk belajar mengorganisasi kegiatan secara mandiri.

Panitia Perlombaan Pertandingan saat Poto bersama usai perlombaan di halaman Masjid Jam’ik Porang.

Hal sederhana seperti lomba tarik tambang atau balap goni pun memiliki nilai sosial ketika dilakukan dalam suasana kebersamaan. Tidak ada jarak antara anak-anak, remaja dan orang tua. Semua hadir sebagai bagian dari satu komunitas.

Baca Juga :  Gayo Lues Bergerak Serentak! Bupati Suhaidi Pimpin Perang Melawan Api, Sinergi Seluruh Lapisan Hadapi Musim Kemarau Ekstrem

Pada Senin siang itu, rangkaian perlombaan masih berlangsung. Namun kegiatan dihentikan sebelum waktu salat Zuhur karena masyarakat memasuki waktu ibadah. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan hiburan tetap ditempatkan dalam kerangka kehidupan masyarakat yang menghormati aktivitas keagamaan.

Perayaan HUT RI ke-81 di Desa Porang akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah dalam perlombaan. Lebih jauh, kegiatan itu memperlihatkan bagaimana kemerdekaan dapat dirayakan melalui hal-hal sederhana: berkumpul, tertawa, saling mendukung dan memberikan ruang kepada anak-anak serta pemuda untuk berperan.

Di tengah tuntutan pembangunan desa yang kerap diukur dari pembangunan fisik dan angka-angka administrasi, pembangunan manusia tidak boleh dikesampingkan. Jalan, jembatan dan fasilitas publik memang penting, tetapi masyarakat yang solid, pemuda yang aktif dan anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan sosial yang sehat juga merupakan hasil pembangunan yang tidak kalah penting.

Karena itu, semangat yang muncul dari Desa Porang seharusnya tidak berhenti pada perayaan HUT RI ke-81. Pemerintah desa, pemuda dan masyarakat perlu menjadikannya sebagai titik awal untuk memperbanyak kegiatan positif sepanjang tahun.

Kemerdekaan yang sesungguhnya tidak cukup dirayakan dengan upacara dan perlombaan. Kemerdekaan harus terasa dalam kehidupan masyarakat: ketika anak-anak memiliki ruang bermain yang sehat, pemuda memiliki ruang berkegiatan, dan warga memiliki kesempatan untuk bergotong royong membangun kampungnya.

Desa Porang telah menunjukkan bahwa untuk membangun kebersamaan tidak selalu membutuhkan kegiatan mewah. Yang dibutuhkan adalah kemauan untuk bergerak bersama. Tantangannya sekarang sederhana tetapi tegas: jangan biarkan semangat itu padam setelah perayaan selesai. []

Berita Terkait

Waspada! Nomor WhatsApp Palsu Mengatasnamakan Kabagops Polres Gayo Lues, Pelaku Diduga Gunakan Video Call untuk Meyakinkan Korban
Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Tanpa Konfirmasi
Banjir Bandang Putuskan Jembatan Gantung Desa Pasir, Akses Warga Tripe Jaya Terhenti Total
Jembatan Darurat Aih Bobo Ternyata Hasil Inisiatif Jurnalis, Dibangun Bersama Masyarakat dan Dibantu TNI-Polri
Hujan Kembali Menguji Gayo Lues, Polres Perkuat Kesiapsiagaan di Titik Rawan Bencana
Perubahan APBK Aceh Utara Disepakati, DPRK Tagih Kejelasan Pl 10 Persen PEMA – PGE
Maulid Nabi di SDN 1 Geureudong Pase, Menanam Keteladanan di Tengah Generasi Muda
Kepala SMPN 3 Dewantara Luruskan Pemberitaan: Jangan Jadikan Pekerjaan Yang Sedang Berjalan Sebagai Hasil Akhir

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Babinsa Moyo Hulu Hadir di Tengah Masyarakat, Pantau Situasi dan Jaga Keamanan Wilayah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Prajurit Kodim 1607/Sumbawa Naik Pangkat, Semangat Pengabdian Terus Ditingkatkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Kodim 1607/Sumbawa Teguhkan Pancasila, Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

LPPK Bongkar Dugaan Persoalan SKPI dan Ijazah Paket B Calon Kades Sepukur, Polres Sumbawa Mulai Bergerak

Selasa, 29 September 2026 - 21:39 WIB

LAR Desak KPK Awasi Rencana Alih Fungsi 3.617 Hektare LP2B di Sumbawa: Jangan Sampai Lumbung Pangan Jadi Korban Investasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:25 WIB

LAR Desak Kejari Sumbawa Awasi 4 Unit Combine Harvester, Jangan Sampai Aset Negara Beralih Diam-Diam

Senin, 28 September 2026 - 23:41 WIB

Pastikan Situasi Aman, Koramil 1607-12/Moyo Hilir Gelar Patroli Malam

Senin, 28 September 2026 - 21:33 WIB

Sinergi TNI dan Desa, Babinsa Prode SP 3 Hadiri Musdes 2027

Berita Terbaru