Sulhamran: GMNI Harus Naik Kelas dan Tetap Konsisten Bela Rakyat Kecil

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:33 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, oposisinews86.com, (Jum’at 13 Maret 2026),- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi NTB, Sulhamran menyampaikan sambutan dalam forum konferensi cabang yang digelar DPC GMNI Lombok Timur di Rupatama II Gedung Bupati Lombok Timur pada Kamis (12/3/2026). Sulhamran menegaskan bahwa Konferensi Cabang bukan hanya sebagai ajang regenerasi kepemimpinan, tapi juga sebagai ruang dialog bagi kader marhaenis untuk memperkuat pemahaman ideologi dan peran mahasiswa.

“Sebagai kader organisasi perjuangan yang konsisten membela hak-hak kaum marhaen, tentu kita harus mampu merefleksikan diri, sesuai slogan DPP GMNI “bina diri, bina ilmu, bina bangsa”,” ujarnya, Kamis (12/3).

Hamran, sapaan akrab Ketua DPD GMNI Provinsi NTB juga menekankan kepada segenap peserta konfercab untuk tetap menjadi mitra kritis pemerintah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak isu daerah yang perlu kita advokasi dan kritisi, terutama soal isu-isu lingkungan, ekonomi, politik maupun hukum yang diduga tidak memihak kepada kaum marhaen,” tegasnya.

Baca Juga :  Koramil 1607-06/Lape Lopok Bersama Forkopimcam Bahas Tata Tertib Penyaluran Air Waduk Mamak

Hamran menegaskan, di wilayah NTB ada banyak persoalan daerah yang perlu kita kritisi bersama seperti maraknya terjadi dugaan ekploitasi hutan lindung.

“Eksploitasi hutan lindung berdampak serius, menyebabkan kerusakan ekosistem, bencana alam (banjir, longsor), dan hilangnya keanekaragaman hayati. Hilangnya tutupan pohon mengganggu siklus hidrologi, memicu kekeringan, serta mempercepat emisi karbon yang memperparah pemanasan global. Hal ini juga merusak habitat satwa liar dan merugikan masyarakat adat,” tegasnya.

Selain itu, penggunaan sumber daya hutan secara berlebihan, sering kali melebihi kemampuan regenerasi alami, untuk tujuan ekonomi seperti industri kayu, pertambangan, dan perkebunan.

“Praktik ini memicu deforestasi serius, hilangnya keanekaragaman hayati, krisis sosial-ekologis, serta memicu bencana alam seperti banjir dan tanah longsor,” ungkapnya.

Baca Juga :  Koramil 1607-06 Lape Lopok Bersama Forkopimcam Wujudkan Kegiatan Maulid Nabi yang Aman dan Khidmat

Karena itu, Hamran berharap kepada regenerasi DPC GMNI Lombok Timur kedepannya tetap menjaga budaya kritis sebagai kader marhaenis.

“Tetap berfokus pada perjuangan nasib rakyat, bergotong royong melawan kapitalisme dan imprialisme serta mampu menjadi pemimpin bermental kuat yang konsisten membela rakyat,” harapnya.

Masih Hamran, seogyanya sebagai kader GMNI harus mampu naik kelas ditengah tantangan zaman seperti saat ini.

“Karena kita punya pondasi dan spirit yang kuat yaitu menjadikan Marhaenisme sebagai ideologi perjuangan yang dirumuskan Bung Karno untuk membela kaum miskin Indonesia dan implementasi ajaran Marhaenisme sangat relevan ditengah gempuran zaman seperti ini,” ungkapnya.

“Semoga lewat Konfercab ini regenerasi kepemimpinan DPC GMNI Lombok Timur melahirkan pemimpin yang berwatak demokratis dan berjiwa nasionalis agar mampu naik kelas ditengah gempuran zaman,” tambahnya. (Red)

Berita Terkait

Polsek Labangka Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Di Dua TKP ‎
Cegah Gangguan Keamanan dan Provokasi Digital, Koramil 1607-06/Lape Lopok Aktif Sambangi Warga Malam Hari
Komsos Humanis Babinsa Balebrang, Perkuat Persatuan dan Ketahanan Masyarakat
Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat
‎Dukung Program MBG, Koramil Utan Hadiri Launching SPPG di Kecamatan Utan
Modus Calo Dapur MBG Terbongkar, Polda NTB dan BGN Minta Warga Lebih Waspada
Polres Sumbawa Musnahkan 845,37 Gram Sabu, Kapolres Tegaskan Perang Tanpa Henti terhadap Narkoba
‎Babinsa Padesa Monitoring Rapat Pleno Terbuka Penetapan DPT Pilkades

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:13 WIB

Relawan Aceh Selatan Gagas Program “Titip Alat Bantu Jalan”, Gerakan Sosial untuk Bantu Pasien Kembali Melangkah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:35 WIB

Satreskrim Polres Aceh Selatan Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restorative Justice

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB

Harimau Sumatera Muncul Berulang di Blangpegayon, Warga Cemas dan Pertanyakan Kesiapan Mitigasi Satwa Liar

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:56 WIB

Tak Cukup Razia, Ogek Agus Minta Pemerintah Bongkar Akar Prostitusi di Aceh

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:43 WIB

Dari Pedalaman Tanah Luas, Dayah Darul Fata Tebar Semangat Berbagi Lewat 6 Sapi Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:49 WIB

Semarak Iduladha, Desa Belegen Mulia Sembelih 9 Ekor Sapi dan 13 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:53 WIB

Jelang Hari Raya, Gampong Matang Rawa Salurkan BLT Dana Desa dan Santuni Anak Yatim

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:02 WIB

33 KPM di Matang Linya Terima BLT Dana Desa, Santunan Anak Yatim Turut Disalurkan

Berita Terbaru

NASIONAL

Polsek Labangka Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Di Dua TKP ‎

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:43 WIB