Skandal Emsen Lestari: DLHK Aceh Diduga Bekingi Pabrik Sawit, Jurnalis Dihalangi, Kejahatan Lingkungan Dibungkus Rapat!

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Minggu, 22 Juni 2025 - 18:25 WIB

50595 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil – Aroma tak sedap mulai tercium dalam kunjungan mendadak tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh ke PT Emsen Lestari pada Sabtu (21/6/2025).

Alih-alih menguak dugaan pencemaran lingkungan yang meresahkan masyarakat, tim pengawas justru terkesan melindungi pabrik dengan membiarkan empat jurnalis dihalangi masuk.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden ini tak hanya merampas hak publik untuk tahu, tetapi juga memicu spekulasi liar tentang adanya kongkalikong antara DLHK Aceh dan PT Emsen Lestari.

Empat wartawan yang berupaya menjalankan tugas jurnalistiknya di Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Simpang Kanan, dihadang paksa oleh oknum sekuriti PT Emsen Lestari.

Sikap arogan ini langsung dikecam keras oleh jurnalis Muslim Pohan, yang menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Mereka jelas-jelas melanggar hukum dan menginjak-injak kebebasan pers,” tegas Pordomuan Tumangger, mengingatkan ancaman pidana penjara dua tahun atau denda Rp500 juta bagi penghalang kerja pers.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Desa Teluk Ambun Sampaikan Aspirasi dalam Pertemuan Pasangan SAHABAT

Ironisnya, DLHK Aceh yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan, justru bungkam dan terkesan membiarkan aksi intimidasi ini terjadi. Sikap pasif DLHK ini menimbulkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya coba disembunyikan? Apakah ada temuan krusial yang sengaja ditutup-tutupi, atau bahkan ada kepentingan tersembunyi yang melatarbelakangi kunjungan mendadak ini?

“Ini bukan hanya soal penghalangan wartawan, ini soal transparansi yang dikorupsi. Kalau memang tidak ada yang salah, mengapa harus takut dengan sorotan publik?” cecar seorang aktivis lingkungan yang namanya enggan dipublikasikan.

Baca Juga :  Heriski Kurniawan, S.E. Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Aceh Singkil Periode 2023-2027.

“Patut diduga, kunjungan DLHK ini hanya sandiwara belaka untuk meredam kegaduhan, sementara masalah pencemaran tetap berlanjut.”

Hingga kini, baik PT Emsen Lestari maupun DLHK Provinsi Aceh memilih membisu. Keheningan ini semakin memperkuat kecurigaan publik bahwa ada bau busuk yang sedang ditutupi.

Kasus ini bukan lagi sekadar dugaan pencemaran, melainkan dugaan penyalahgunaan wewenang dan pembiaran kejahatan lingkungan yang patut diusut tuntas. Masyarakat Aceh Singkil kini menanti keberanian aparat penegak hukum untuk membongkar tuntas skandal ini dan menyeret para pihak yang terlibat ke meja hijau.

Menurut Anda, apa langkah selanjutnya yang harus diambil oleh masyarakat dan penegak hukum untuk mengungkap kebenaran di balik insiden ini?. [ER.K]

Berita Terkait

Momen Hangat Malam 24 Ramadhan, IKM Aceh Singkil Santuni Puluhan Anak Yatim
Kondisi Jalan Menuju Desa Muara Pea Memprihatinkan, Warga Kesulitan Saat Musim Hujan
Skandal Lahan di Kuta Simboling: Dana Desa Rp 24 Juta Diduga Jadi “Proyek Siluman” di Tanah Warga
AMPAS Menggugat Bawaslu Aceh Singkil: Angka Misterius Bimtek Di Luar Masa Pemilu
Dialog Sipil dan Aparat di Warung Kopi: Kopi Worning, Ruang Aspirasi dari Warga Hingga Isu Cambuk bagi Pelaku Judi
Musdesus koprasi Desa Merah Putih Kampung Pangi Berjalan dengan lancar Dan sukses
DPC LAKI Aceh Singkil, Hadiri Rakernas Ke 18 Di Bekasi Jabar.
Allah Mak, Gawatt, !!!. M, SE Diduga Terlibat Fiktifkan Laporan Keuangan, Akibat Ulahnya, Aceh Singkil Tercoreng.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Sita 63 Gram Ganja, Pria 61 Tahun Diamankan di Dabun Gelang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:16 WIB

PWI Aceh Diuji: Anggota Barsela Tagih Perubahan, Bukan Sekadar Janji

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:33 WIB

HUT ke-62 Golkar di Aceh Utara, dari Ziarah Makam Sultan hingga Santunan Anak Yatim: Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Donor Darah Warnai HUT ke-75 Humas Polri, Polres Gayo Lues Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Puluhan Miliar di RSUD M Sani Karimun Jadi Sorotan, Publik Menanti Penjelasan Realisasi Kegiatan 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Bantah Isu Kolusi, Kepsek TK Negeri Pembina Bangka Jaya: Pemilihan Komite Baru atas Usulan Wali Murid

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Santriwati di Bawah Umur di Gayo Lues, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Bupati Gayo Lues Tinjau Persiapan Kebun Kopi Rakyat di Ume Lah, Dialog Bersama Warga Bahas Pengembangan Ekonomi Petani

Berita Terbaru

DAERAH

Hoe Internationale Casinomarkten Nederland Transformeren

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:17 WIB