Mentri Wihaji Tinjau Posyandu dan Rumah Gizi di Batu Mbulan, Pastikan Upaya Pencegahan Stunting Berjalan Efektif

DEDY ARYANTO

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:12 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane |Oposisi News 86 — Komitmen pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Dr. Wihaji, ke Posyandu Silikah dan Rumah Gizi di Desa Batu Mbulan, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan program pencegahan stunting yang telah dirancang benar-benar berjalan hingga ke tingkat desa. Di tengah berbagai tantangan pembangunan kesehatan keluarga di daerah, pemerintah menilai keberadaan posyandu dan rumah gizi menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas kesehatan ibu dan anak sejak dini.

Setibanya di lokasi, Menteri Wihaji meninjau langsung sejumlah layanan yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemantauan pertumbuhan balita, pengukuran tinggi dan berat badan anak, hingga pemberian edukasi terkait pola asuh dan pemenuhan gizi keluarga. Ia juga berdialog dengan kader kesehatan, tenaga pendamping keluarga, serta masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya, Menteri Wihaji menekankan bahwa pencegahan stunting tidak dapat dilakukan secara instan. Menurutnya, persoalan stunting merupakan isu multidimensi yang berkaitan erat dengan kualitas gizi, pola pengasuhan, sanitasi lingkungan, akses layanan kesehatan, serta tingkat pemahaman keluarga terhadap pentingnya tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Aceh Selatan Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restorative Justice

Karena itu, ia menilai peran Posyandu dan Rumah Gizi sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus menjadi pusat pelayanan dasar yang mampu menjangkau keluarga secara langsung. Melalui fasilitas tersebut, pemerintah berharap pemantauan kondisi anak dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga potensi gangguan pertumbuhan dapat terdeteksi lebih awal.

Desa Batu Mbulan dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena dinilai aktif menjalankan berbagai program pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kehadiran kader-kader posyandu yang secara rutin melakukan pendampingan kepada keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program penurunan stunting di tingkat desa.

Selain melihat pelayanan yang berlangsung, Menteri Wihaji juga meninjau berbagai menu makanan bergizi yang disiapkan melalui Rumah Gizi. Program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi yang bertujuan membantu keluarga memahami pentingnya asupan nutrisi seimbang, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak pada masa pertumbuhan.

Kunjungan kerja ini turut mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah, perangkat desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat setempat. Mereka memandang kehadiran pemerintah pusat sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat di daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan generasi muda.

Baca Juga :  Pemdes Matang Kareung Salurkan BLT dan Santunan Yatim, Verifikasi Ketat Dilakukan demi Hindari Salah Sasaran

Di sisi lain, kunjungan tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program yang selama ini telah berjalan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap bantuan, pendampingan, serta kebijakan yang telah digulirkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tidak berhenti sebatas laporan administratif.

Persoalan stunting sendiri masih menjadi salah satu fokus utama pembangunan nasional. Pemerintah terus mendorong sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader lapangan, serta masyarakat untuk mempercepat pencapaian target penurunan stunting secara nasional. Langkah tersebut dinilai penting karena stunting tidak hanya berdampak pada kondisi fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Melalui kunjungan ke Posyandu Silikah dan Rumah Gizi Desa Batu Mbulan, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan keluarga semakin meningkat. Program pencegahan stunting yang dilakukan secara terpadu diyakini mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah dan nasional pada masa mendatang.
[Dedi Ariyanto]

Berita Terkait

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026, Momentum Hidup Sehat dan Ujian Kesiapan Event Olahraga Daerah
BNNK Gayo Lues Gandeng Starbucks FSC dan PT Ujang Jaya International Perkuat Program Kopi untuk Cegah Kultivasi Ganja
Gampong Geulumpang Bungkok Salurkan BLT dan Santuni Anak Yatim
Usai banjir Pemdes Geulumpang Bungkok Perbaiki Jalan lingkungan Desa
Pemdes Peudari Salurkan BLT kepada 132 Keluarga, Perkuat Program Sosial dan Keagamaan
Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR tinjau korban cuaca ekstrem di Langkahan
Gedung Koperasi Merah Putih Peudari Mulai Berdiri, Progres Fisik Tembus 10 Persen
Gaji ke-13 Mulai Dicairkan, Pemkab Aceh Utara Gelontorkan Rp49,28 Miliar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:38 WIB

Keamanan Warga Prioritas, Babinsa Koramil 1607-06/Lape Lopok Rutin Gelar Patroli Wilayah

Senin, 8 Juni 2026 - 11:57 WIB

Kapolda NTB Di Protes NGO Akibat Korupsi Mantan Adik Gubernur

Senin, 8 Juni 2026 - 11:03 WIB

TNI dan Warga Bersatu, Bersihkan Dua Lokasi Jembatan Armco di Dusun Kapas Sari

Senin, 8 Juni 2026 - 09:22 WIB

‎Disiplin dan Tanggung Jawab Jadi Penekanan dalam Pengarahan Personel Kodim 1607/Sumbawa

Senin, 8 Juni 2026 - 07:18 WIB

NGO Sumbawa Kritisi Kapolda NTB Soal Kasus Adik Mantan Gubernur

Senin, 8 Juni 2026 - 05:32 WIB

Sisir Titik Rawan, Koramil Empang Perkuat Keamanan Wilayah

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:13 WIB

‎Dari Silaturahmi Tumbuh Kepedulian, Babinsa Desa Sampe Ajak Warga Jaga Kampung Bersama

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:17 WIB

Pasien Kecelakaan Keluhkan Pelayanan RSMA: “kasir Sarankan Pakai BPJS, Dokter Bilang Tidak Bisa” ‎

Berita Terbaru

KEPRI

Bupati Karimun Launching Sekolah Lansia Bunga Kemunting

Senin, 8 Jun 2026 - 11:37 WIB