Aceh Utara|Oposisi News 86 – Kapolsek Syamtalira Bayu, Iptu Hendra Jamiswar memanfaatkan momentum upacara di SMAN 1 Syamtalira Bayu, Senin (11/5/2026), untuk menyampaikan peringatan keras kepada para pelajar terkait disiplin, etika, hingga penggunaan media sosial.
Di hadapan siswa dan tenaga pendidik, Kapolsek menegaskan bahwa pelajar tidak boleh terjebak dalam perilaku yang merusak citra pendidikan, mulai dari ugal-ugalan di jalan raya hingga aktivitas negatif di dunia digital.
“Jangan gadaikan masa depan hanya demi gaya hidup sesaat. Hormati guru, patuhi orang tua, dan taat aturan,” tegasnya saat menjadi pembina upacara di lapangan sekolah Gampong Beunot, Kecamatan Syamtalira Bayu.
Ia juga menyoroti maraknya penggunaan knalpot brong yang kerap memicu keresahan warga. Menurutnya, tindakan tersebut bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi mencerminkan rendahnya kesadaran hukum dan kepedulian sosial.
Selain itu, para siswa diingatkan agar tidak mudah larut dalam arus media sosial yang dipenuhi provokasi, hoaks, hingga konten destruktif. Kapolsek meminta generasi muda lebih fokus membangun prestasi dibanding mencari popularitas instan di ruang digital.
“Gunakan teknologi untuk belajar dan berkembang, bukan untuk hal yang merugikan diri sendiri,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat pembinaan karakter pelajar sekaligus membangun kedekatan dengan lingkungan pendidikan.
Melalui pendekatan edukatif, kepolisian berharap lahir generasi yang disiplin, sadar hukum, serta mampu menjaga ketertiban di tengah masyarakat. (SR)









































