Transparansi Dana Pascabanjir Aceh Utara Masih Menunggu Waktu

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 20:42 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Hampi tiga bulan setelah banjir bandang menerjang dan melumpuhkan sebagian wilayah Aceh Utara, Pemerintah Kabupaten belum mempublikasikan secara terbuka besaran serta sumber bantuan keuangan dari pemerintah daerah lain yang telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Di tengah proses pemulihan yang berjalan, kejelasan mengenai arus dana masih dinyatakan akan diumumkan kemudian.

Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil —menyebut laporan komprehensif mengenai pemasukan dan realisasi anggaran penanganan bencana akan disampaikan setelah proses rehabilitasi infrastruktur rampung.
“Total kerugian akibat banjir kami perkirakan mencapai Rp 27 triliun. Dampaknya meliputi jalan, jaringan irigasi, hunian warga, jembatan, tanggul sungai, hingga fasilitas publik lainnya.
Data tersebut telah kami laporkan ke pemerintah pusat,” ujarnya dalam pertemuan bersama wartawan di Kantor Bupati, Senin (16/2/2026).

Baca Juga :  Kejari Aceh Utara Eksekusi Cambuk 12 Terpidana

Ia menegaskan, rincian kontribusi dari daerah lain akan dibuka usai Idulfitri 1447 Hijriah, disertai pertanggungjawaban masing-masing organisasi perangkat daerah. Namun hingga kini, belum tersedia dokumen resmi yang dapat diakses publik mengenai total bantuan yang diterima maupun progres penggunaannya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah sorotan tersebut, Pemkab Aceh Utara telah memperoleh transfer Rp 19,55 miliar dari Sekretariat Presiden untuk program daging meugang Ramadan bagi warga terdampak. Dana itu dialokasikan untuk pengadaan 1.109 ekor sapi yang akan disalurkan ke 852 gampong di 27 kecamatan.

Menurut Bupati, distribusi dilakukan dengan prinsip pemerataan, disertai afirmasi bagi kawasan yang mengalami kerusakan paling parah. Sejumlah kecamatan seperti Langkahan, Sawang, Baktiya, Tanah Jambo Aye, dan Muara Batu disebut menerima tambahan alokasi, disesuaikan jumlah kepala keluarga.

Baca Juga :  Sempat Buang Barang Bukti Sabu, Pria Asal Lhokseumawe Diamankan Polisi

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Aceh Utara, Nawafil Mahyudha, merinci bahwa dari total anggaran tersebut, Rp19.462.950.000 digunakan khusus untuk pengadaan sapi. Mekanisme penyaluran ditempuh melalui pembentukan Kelompok Masyarakat (Pokmas) di tingkat desa, mengingat dana tidak dapat ditransfer ke Rekening Kas Desa. Pengadaan ternak wajib melibatkan tim Kesehatan Hewan guna memastikan kelayakan.

Besarnya estimasi kerugian dan aliran dana lintas daerah menempatkan akuntabilitas sebagai prasyarat utama. Dalam situasi pascabencana, keterbukaan bukan sekadar prosedur administratif, melainkan instrumen untuk menjaga legitimasi serta kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan. [SR]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru