Ramadhan dan Jejak Banjir: Disdikbud Aceh Utara Tata Ulang Sekolah, Tahfiz Diperkuat

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:02 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Utara menetapkan kebijakan pembelajaran selama Ramadhan 1447 Hijriah melalui Surat Edaran Nomor 400.3/III/10/2026. Dokumen yang ditandatangani Kepala Disdikbud Jamaluddin, M.Pd., pada 10 Februari 2026 itu mengatur pola kegiatan belajar, penguatan Tahfiz Al-Qur’an, hingga skema khusus bagi satuan pendidikan yang masih terdampak banjir.

Instruksi tersebut ditujukan kepada pengawas, penilik, kepala PAUD, SD, SMP, pendidikan kesetaraan, serta orang tua/wali murid se-Aceh Utara. Kalender kegiatan disusun berlapis. Pada 18–21 Februari 2026, peserta didik menjalani pembelajaran mandiri di rumah sebagai penanda awal Ramadhan.

Aktivitas tatap muka berlangsung 23 Februari hingga 14 Maret 2026 dengan penekanan pada internalisasi nilai-nilai keislaman dan program hafalan Al-Qur’an. Libur Idul Fitri ditetapkan 16–28 Maret 2026, dan proses belajar kembali normal pada 30 Maret 2026.

Durasi kegiatan dipadatkan menjadi pukul 08.00–12.00 WIB. Untuk jenjang PAUD, aktivitas dihentikan sementara sepanjang bulan suci.

Fokus utama kebijakan ini adalah akselerasi Tahfiz. Siswa SD diarahkan menuntaskan Juz 30, (juz Amma) sedangkan tingkat SMP menargetkan Juz 29 dan 30 Al, Qur’an. Setoran hafalan dilaksanakan setiap pagi sebelum mata pelajaran. Dinul Islam dipandu guru kelas atau pengajar Pendidikan Agama Islam. Program ini disebut sebagai implementasi arahan Bupati dalam mendorong lahirnya generasi Qur’ani.

Di sisi lain, regulasi tersebut mengakomodasi kondisi sekolah yang belum pulih dari bencana. Bagi lembaga pendidikan yang masih menggunakan tenda atau ruang darurat, materi diprioritaskan pada Tahfiz dan Dinul Islam dengan pengaturan waktu yang lebih lentur. Praktik bersuci dapat dilakukan melalui tayamum apabila akses air bersih terbatas, sesuai kaidah fikih. Guru juga diminta menerapkan pendekatan psikososial, termasuk kegiatan pemulihan trauma bagi peserta didik terdampak.

Baca Juga :  Puskesmas Syamtalira Aron Gelar Posyandu Remaja dan Program TAK: Upaya Nyata Tangani ODGJ Secara Mandiri

Apabila situasi tidak memungkinkan pembelajaran dalam kelompok besar, sekolah diperkenankan memberikan penugasan individu dengan pendampingan orang tua.

Menurut Jamaluddin, kebijakan ini dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan proses pendidikan sekaligus mempertegas pembentukan karakter religius selama Ramadhan. Pemerintah daerah berharap kegiatan belajar tetap berlangsung efektif, responsif terhadap situasi pascabencana, dan mampu menanamkan nilai keislaman secara lebih intensif.

Ramadhan tahun ini, dengan demikian, menjadi arena ujian bagi manajemen pendidikan daerah: menyeimbangkan misi pembinaan spiritual dengan realitas infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih. Di tengah keterbatasan, kualitas pelaksanaan akan menjadi tolok ukur sesungguhnya.

[SR]

Berita Terkait

Lapangan Landeng Dipenuhi Jamaah, Pemkab Aceh Utara Gelar Peringatan Akbar Nuzulul Qur’an
Jaga Kekhusyukan Tarawih, Polsek Banda Sakti Amankan Masjid di Malam Ramadan
Polres Lhokseumawe Amankan Bazar Ramadhan di Lapangan Hiraq, Ragam Lomba Islami Semarakkan Penutupan
Diterpa Sorotan, Geuchik Krueng Baro Blang Mee Klarifikasi Polemik Posyandu dan Lahan Rp120 Juta
Bupati Aceh Utara Lantik 23 Pejabat dan 8 Kepala Sekolah, Tekankan Integritas dan Reformasi Birokrasi
Dana Desa Krueng Baro Blang Mee Diseret ke Meja Hijau, Geuchik Dilaporkan atas Dugaan Korupsi
Benahi Data JKN, Pemkab Aceh Utara Kejar Ketepatan Sasaran PBI
Kolaborasi PGE Dan Puskesmas Syamtalira Aron Gelar Khitanan Massal, 70 Anak dari 34 Desa Terlayani

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:05 WIB

Kapolres Gayo Lues dan Forkopimda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:01 WIB

Residivis Pencuri Drum BBM Bantuan Bencana Ditangkap, Polisi Tegaskan Tidak Ada Toleransi terhadap Kejahatan yang Merugikan Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:05 WIB

Stok BBM di Gayo Lues Dipastikan Aman, Polisi Imbau Warga Tidak Terpengaruh Isu Kelangkaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:50 WIB

Khianati Kepercayaan Majikan, Karyawan Toko Perabot di Gayo Lues Ringkus Polisi Usai Aksi Pencurian Lintas Kabupaten Terbongkar

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:08 WIB

Operasi Pasar Murah Digelar di 11 Kecamatan, Pemkab Gayo Lues Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:12 WIB

Warga Padati Pusat Kota Jelang Berbuka, Arus Lalu Lintas Blangkejeren Direkayasa

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:16 WIB

Pemkab Gayo Lues Pastikan Bantuan Sapi Meugang Tepat Sasaran dan Terbuka

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:33 WIB

Sinergi Polisi dan Jurnalis Menguat di Tengah Bencana Hidrometeorologi Gayo Lues

Berita Terbaru

BANGKA SELATAN

Tawa Anak-Anak di Serambi Masjid, Isyarat Tumbuhnya Harapan Generasi

Minggu, 8 Mar 2026 - 14:00 WIB