Sumbawa Besar, oposisinews86.com, (16 Juni 2026), – Musibah kebakaran terjadi di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa, Senin malam (15/6/2026). Gudang penyimpanan tabung gas oksigen yang berada di Dusun Sering, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, ludes terbakar dalam insiden yang diduga kuat dipicu akibat korsleting listrik pada mesin panel pendingin ruangan.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WITA. Kepulan asap tebal disertai kobaran api pertama kali diketahui oleh salah seorang keluarga pasien yang sedang duduk di teras bangunan rumah sakit.
Saksi tersebut melihat asap berasal dari gudang kontainer penyimpanan tabung gas oksigen. Ia kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada petugas RSUD Sumbawa untuk dilakukan penanganan cepat.
Menerima laporan tersebut, petugas RSUD Sumbawa langsung menghubungi piket Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa sekitar pukul 19.47 WITA. Tidak lama berselang, tim pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu regu menggunakan dua unit mobil pemadam.
Sekitar pukul 19.55 WITA, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama petugas PLN Sumbawa guna mengendalikan sumber api dan mencegah risiko yang lebih besar, mengingat lokasi kebakaran berada di tempat penyimpanan tabung gas oksigen.
Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 21.20 WITA. Tidak terjadi ledakan besar pada tabung gas yang terbakar sehingga situasi dapat diamankan.
Kerugian Capai Rp10 Miliar
Dalam musibah tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian materiel diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar.
Sejumlah fasilitas dan perlengkapan di dalam gudang mengalami kerusakan berat, di antaranya seluruh mesin pengisian tabung gas, sepon peredam suara, puluhan tabung gas, serta enam unit tabung penyimpanan gas yang ikut terbakar.
Petugas Pastikan Lokasi Aman
Pasca kejadian, aparat dan petugas terkait langsung melakukan langkah pengamanan di lokasi. Babinsa Dusun Sering, Serka Adinjakaria, mendatangi lokasi untuk membantu mengamankan warga yang berdatangan agar tidak mendekati area kebakaran.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama perangkat desa untuk mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi instalasi listrik rumah dalam keadaan aman, terutama saat meninggalkan rumah.
Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga bermula akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting) pada mesin panel pendingin ruangan yang kemudian memicu api dan membakar seluruh isi gudang penyimpanan.
Petugas menyampaikan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan dapat ditangani dengan cepat berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sumbawa bersama pihak terkait, sehingga potensi ledakan akibat tabung gas oksigen dapat dihindari. (Fr)









































