Aksi Jilid III KOMPAK NTB Minta Kejati Panggil Gubernur, Diduga Dalang Korupsi Pokir DPRD Provinsi 

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 21:01 WIB

50314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM|NTB, (22 Agustus 2025) – Tekanan publik terhadap Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat terus memuncak. Komando Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK NTB) kembali turun ke jalan dalam aksi jilid III yang mereka sebut Jum’at Jihad, mendesak Kejati segera menuntaskan kasus dugaan korupsi berjamaah dana pokok pikiran (Pokir) DPRD NTB yang dinilai berjalan lamban.

Aksi yang digelar di depan Kantor Kejati NTB, Jalan Langko, Kota Mataram, Jumat (22/8/2025), menjadi sorotan tajam karena menyebut keterlibatan aktor besar di balik dugaan korupsi miliaran rupiah tersebut. KOMPAK NTB menuding, lambannya penanganan kasus ini membuka ruang spekulasi adanya intervensi politik.

“Kasus ini tidak bisa lagi ditutup-tutupi. Uang rakyat dirampok berjamaah, lalu dikembalikan diam-diam tanpa proses hukum yang jelas. Ini bukan sekadar pelanggaran etik, ini tindak pidana korupsi. Kejati harus segera naikkan status ke penyidikan dan tetapkan tersangka, termasuk memanggil Gubernur yang kami duga sebagai otak intelektualnya,” tegas Andre koordinator KOMPAK NTB dalam orasi.

Kasus dugaan korupsi dana Pokir DPRD NTB ini mencuat setelah sejumlah anggota dewan diketahui mengembalikan dana yang mereka terima secara tidak sah. Meski demikian, Kejati NTB hingga kini masih berada di tahap penyelidikan. Data terbaru menyebutkan, 28 anggota DPRD NTB telah diperiksa.

KOMPAK NTB menilai langkah tersebut belum cukup. Pengembalian uang tidak menghapus tindak pidana, dan penegak hukum disebut wajib menetapkan tersangka.

tuduhan adanya intervensi politik dan isu pertemuan antara Kejati dan petinggi partai, Humas Kejati NTB, Efrien, membantah keras.

“Isu itu tidak benar. Pemeriksaan terus berjalan. Minggu lalu kami periksa 20 anggota dewan, minggu ini 8 orang lagi. Semua transparan, bisa dicek di media. Kami berkomitmen membawa kasus ini ke tahap selanjutnya, namun butuh proses karena keterbatasan personel penyidik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Sumbawa Tegaskan Perang Ilegal Logging Saat Safari Menanam di Lunyuk

Efrien menambahkan, Kejati NTB akan memeriksa semua pihak tanpa pandang bulu. “Siapapun yang terlibat, pasti kami mintai keterangan. Kami minta publik bersabar dan mendukung kami, karena kami tidak akan menghentikan kasus ini,” tegasnya.

Meski mendapat penjelasan, KOMPAK NTB memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka menegaskan, jika dalam waktu dekat tidak ada perkembangan signifikan, gelombang aksi akan diperluas ke tingkat nasional.

“Ini bukan sekadar perjuangan hukum, ini perjuangan menyelamatkan uang rakyat NTB. Jangan coba-coba main mata dengan kasus ini,” tutup Andre koordinator aksi.

Kasus dugaan korupsi Pokir DPRD NTB kini menjadi ujian integritas penegakan hukum di daerah. Publik menanti, apakah Kejati NTB mampu membuktikan komitmennya, atau kasus ini akan menjadi catatan hitam baru dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. (Af)

Berita Terkait

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hulu Turun Langsung Jaga Keamanan Lingkungan
Akses dan Ekonomi Warga Segera Meningkat, Pembangunan Jembatan Garuda Kian Pesat
Aksi Besar PPS Dimulai 2 Juni, Pelabuhan Poto Tano Terancam Lumpuh Total
‎Dandim 1607/Sumbawa Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Sumbawa
‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Tingkatkan Pengawasan Wilayah Melalui Patroli Malam Rutin
TNI dan Warga Gotong Royong Siapkan Pembangunan Dua Jembatan Armco di Dusun Kapassari
Komsos Humanis Babinsa Pukat, Bangun Kepedulian Warga terhadap Kebersihan dan Kamtibmas
Polsek Labangka Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Di Dua TKP ‎

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:37 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hulu Turun Langsung Jaga Keamanan Lingkungan

Senin, 1 Juni 2026 - 20:33 WIB

Akses dan Ekonomi Warga Segera Meningkat, Pembangunan Jembatan Garuda Kian Pesat

Senin, 1 Juni 2026 - 18:36 WIB

Aksi Besar PPS Dimulai 2 Juni, Pelabuhan Poto Tano Terancam Lumpuh Total

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:31 WIB

‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Tingkatkan Pengawasan Wilayah Melalui Patroli Malam Rutin

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:27 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Siapkan Pembangunan Dua Jembatan Armco di Dusun Kapassari

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB

Komsos Humanis Babinsa Pukat, Bangun Kepedulian Warga terhadap Kebersihan dan Kamtibmas

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:43 WIB

Polsek Labangka Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Di Dua TKP ‎

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:03 WIB

Cegah Gangguan Keamanan dan Provokasi Digital, Koramil 1607-06/Lape Lopok Aktif Sambangi Warga Malam Hari

Berita Terbaru