Dari Desa Sangir, Gayo Lues Dorong Bawang Putih sebagai Penopang Ketahanan Pangan

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:38 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues| Oposisi News 86 – Bibit bawang putih ditanam serentak di lahan Kelompok Tani Desa Sangir, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan itu mempertemukan pemerintah daerah, TNI-Polri, kelompok tani dan masyarakat dalam satu agenda yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengembangkan potensi pertanian daerah.

Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya, S.I.K., bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., dan unsur Forkopimda hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Penanaman di Desa Sangir merupakan bagian dari gerakan penanaman bawang putih serentak yang dilaksanakan di 17 provinsi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tingkat nasional, gerakan tersebut dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dengan pusat kegiatan berada di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Dari Gayo Lues, rangkaian kegiatan diikuti melalui agenda nasional sebelum dilanjutkan dengan penanaman bersama di lahan kelompok tani.

Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan menunjukkan bahwa program ketahanan pangan dipandang membutuhkan dukungan lintas sektor. Bukan hanya persoalan produksi, pengembangan pertanian juga berkaitan dengan pemberdayaan petani dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.

Selain Bupati dan Kapolres, kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0113/Gayo Lues yang diwakili Danramil 03/Bkj Kapten Inf. Adriyanto, S.H., Danyon 855/RK Letkol Inf. Irvan Nugraha Rodin, S.I.P., M.Tr.Mil., Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues Mansyuruddin, S.T., Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Ketua Bhayangkari Cabang Gayo Lues Ny. Maula Cakra bersama pengurus Bhayangkari, serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Rotasi Besar-Besaran, Tujuh Pejabat Utama dan Sembilan Kapolres Resmi Berganti

Setelah rangkaian kegiatan nasional selesai, para pejabat dan undangan bersama-sama turun ke lahan perkebunan Kelompok Tani Desa Sangir. Mereka melakukan penanaman bibit bawang putih sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan komoditas pertanian di wilayah tersebut.

Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Menurut dia, sektor pertanian memiliki posisi penting dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Cakra menekankan pentingnya kerja bersama antara pemerintah, TNI-Polri, kelompok tani dan masyarakat. Sinergi tersebut dibutuhkan agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih nyata dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Ia berharap penanaman bawang putih di Desa Sangir dapat terus dikembangkan sehingga memberikan hasil positif bagi petani dan mendukung peningkatan sektor pertanian di Gayo Lues.

Hal senada disampaikan Bupati Gayo Lues Suhaidi. Ia memberikan apresiasi terhadap gerakan penanaman bawang putih serentak dan melihat kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi pertanian yang dimiliki daerah.

Baca Juga :  Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Potensi tersebut, menurut pemerintah daerah, dapat diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka ruang peningkatan perekonomian masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, pengembangan komoditas pertanian diharapkan mampu memberi nilai tambah bagi petani.

Namun, keberhasilan gerakan penanaman tentu tidak hanya ditentukan oleh proses menanam. Perawatan tanaman, produktivitas lahan, pendampingan petani dan keberlanjutan pengelolaan menjadi bagian penting agar program dapat menghasilkan manfaat sebagaimana diharapkan.

Karena itu, keterlibatan kelompok tani menjadi unsur penting dalam kelanjutan program. Pemerintah dan unsur terkait diharapkan dapat menjaga pendampingan serta koordinasi sehingga kegiatan pertanian yang dimulai melalui penanaman serentak tersebut dapat berkembang dalam jangka panjang.

Bagi Gayo Lues, kegiatan di Desa Sangir menjadi momentum untuk memperkuat kembali kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat dalam bidang pertanian. Penanaman bawang putih menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut.

Gerakan ini sekaligus menjadi bagian dari agenda yang lebih besar untuk mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi daerah. Dari lahan kelompok tani di Desa Sangir, pesan yang dibawa cukup jelas: ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama dan keberlanjutan, bukan sekadar kegiatan tanam pada satu hari.

[Redaksi Oposisi News 86]

Sumber: Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues dan Insan Pers Perkuat Komunikasi Publik, Komitmen SIGAP Jadi Penekanan
Banjir Limbah Tahunan di Perapat Hulu Mengancam Kesehatan Warga, Program Sanitasi Diminta Tak Berhenti di Atas Kertas
Polres Gayo Lues Undang Insan Pers Temu Ramah, Perkuat Sinergitas dan Komunikasi dengan Wartawan
SPPG Keutapang Disorot: Limbah Masuk Parit, SLHS Belum Terbit
Semangat HUT RI ke-81 Menggema di Desa Porang, Warga Hidupkan Gotong Royong Lewat Perlombaan Rakyat
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pancasila Berlangsung Khidmat
HUT ke-81 RI di Aceh Tenggara: Merah Putih Berkibar, Semangat Kemerdekaan Diuji Lewat Kerja Nyata
Kejurprov IMI Aceh di Aceh Tenggara Disorot: Tiket Dipersoalkan, Informasi Publik Dinilai Minim

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Anak Tak Boleh Hanya Menjadi Penonton, Tulungagung Dorong Generasi Muda Masuk Panggung Pembangunan

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:39 WIB

Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:45 WIB

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:39 WIB

Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh

Senin, 13 Juli 2026 - 06:54 WIB

Anggota DPRD Tulungagung Sutomo Mengundurkan Diri, Proses PAW Menuju Penggantian oleh Peraih Suara Terbanyak Kedua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:26 WIB

Segenap keluarga besar Media Oposisi News 86 Provinsi Jawa Timur serta seluruh mitra kerja mengucapkan:

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:09 WIB

Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 

Berita Terbaru