Lenangguar, Sumbawa — Upaya pencegahan dan penanganan stunting terus diperkuat melalui sinergi pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta seluruh elemen masyarakat. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Aula Kantor Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, Kamis (20/08/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai forum bersama untuk mengevaluasi program penanganan stunting yang telah berjalan sekaligus membahas langkah-langkah yang perlu dilakukan guna mencapai target pencegahan dan penanganan stunting di Desa Lenangguar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lenangguar Syahruddin, S.P., Babinsa Desa Lenangguar Koramil 1607-03/Ropang Sertu Burhanudin, Bhabinkamtibmas Desa Lenangguar Aiptu Munasik, Ketua BPD Desa Lenangguar Bambang Sukowadi, Ahli Gizi Puskesmas Lenangguar Cahyani Khairunnisa, para kepala dusun, kader Posyandu, bidan desa, kader stunting, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Lenangguar Syahruddin, S.P. yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berperan dalam pelaksanaan berbagai program di desa. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT serta terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Selanjutnya, Ahli Gizi Puskesmas Lenangguar Cahyani Khairunnisa memberikan pemaparan terkait pelaksanaan program pencegahan dan penanganan stunting selama tahun 2026. Dalam pemaparannya, disampaikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan serta program yang masih perlu dituntaskan sesuai target dan jadwal yang telah ditetapkan.
Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama para kader. Forum tersebut membahas peran masing-masing kader dalam mendukung program kesehatan, khususnya pencegahan stunting, sekaligus pentingnya koordinasi dan komunikasi dengan seluruh unsur terkait di tingkat desa.
Babinsa Desa Lenangguar Sertu Burhanudin turut mendukung pelaksanaan Rembuk Stunting sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak, mengoptimalkan peran Posyandu, serta mendorong keluarga agar aktif mengikuti kegiatan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan. Menurutnya, pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan bersama dan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
“Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, mari kita tingkatkan koordinasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan masyarakat agar setiap program dapat berjalan dengan baik serta menyentuh langsung keluarga yang membutuhkan,” ujar Sertu Burhanudin.
Melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah dan komitmen seluruh unsur di Desa Lenangguar dalam mempercepat upaya pencegahan dan penanganan stunting. Sinergi yang berkelanjutan diharapkan mampu mewujudkan generasi yang sehat, tumbuh optimal dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik di masa mendatang.
(Pendim 1607/Sumbawa)



































