Kutacane,Agara|Oposisi News 86 – Musibah kebakaran kembali mengguncang wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Empat unit rumah milik warga di Desa Seri Muda, Kecamatan Darul Hasanah, hangus dilalap api dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (1/6/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga tengah beristirahat itu sontak menimbulkan kepanikan. Kobaran api yang terlihat membesar dengan cepat membuat masyarakat sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri sekaligus berupaya membantu proses pemadaman.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat dari salah satu bangunan rumah sebelum kemudian menjalar ke bangunan lain yang berada berdekatan. Material bangunan yang sebagian besar mudah terbakar serta kondisi angin pada malam hari diduga turut mempercepat penyebaran api ke rumah-rumah di sekitarnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak melakukan upaya pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Ember, jeriken, hingga selang air dimanfaatkan untuk mengurangi kobaran api yang terus membesar.
Namun, keterbatasan sarana pemadaman membuat warga kesulitan mengendalikan api yang sudah terlanjur membakar sebagian besar bangunan.
“Kami langsung berusaha memadamkan api bersama-sama menggunakan alat yang ada. Tapi api sangat cepat membesar dan menyebar ke rumah lainnya,” ujar seorang warga yang ikut membantu proses pemadaman.
Suasana di lokasi kejadian sempat dipenuhi kepanikan. Sejumlah warga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga yang masih dapat dievakuasi dari dalam rumah. Sementara warga lainnya fokus membantu proses pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut juga mengundang perhatian masyarakat dari desa-desa sekitar yang berdatangan untuk memberikan bantuan. Banyak warga turut membantu mengamankan area kebakaran dan memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak musibah.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Pihak berwenang dijadwalkan melakukan penyelidikan guna memastikan sumber api serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran tersebut.
Belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian material yang dialami para korban. Demikian pula informasi mengenai korban jiwa maupun korban luka-luka masih menunggu pendataan lebih lanjut dari pihak terkait.
Musibah ini menambah daftar peristiwa kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh Tenggara dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari ketika sebagian besar aktivitas rumah tangga telah berakhir.
Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera memberikan bantuan darurat kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut. Selain kebutuhan logistik, para korban juga memerlukan dukungan untuk memulai kembali kehidupan mereka setelah kehilangan harta benda dalam musibah yang terjadi secara tiba-tiba itu.
Sementara itu, warga Desa Seri Muda masih bertahan di sekitar lokasi kejadian sambil membersihkan puing-puing bangunan yang tersisa. Duka dan kesedihan tampak menyelimuti para korban yang harus menyaksikan rumah mereka hangus terbakar dalam hitungan jam.
Pihak terkait diharapkan segera menyampaikan hasil pendataan dan penyelidikan agar penyebab kebakaran dapat diketahui secara pasti serta langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang. [Dedi Ariyanto]









































