Relawan Aceh Selatan Gagas Program “Titip Alat Bantu Jalan”, Gerakan Sosial untuk Bantu Pasien Kembali Melangkah

KHAIRUL MIZA

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:13 WIB

50116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Selatan|Oposisi News 86 — Relawan sosial kemanusiaan Aceh Selatan, Gusmawi Mustafa atau yang akrab disapa Ogek Agus, bersama relawan lainnya mulai melangkah di bidang sosial kemanusiaan melalui sebuah inovasi layanan sosial bertajuk “Titip Alat Bantu Jalan” dengan slogan “Berbagi Langkah, Menghadirkan Harapan.”

Program tersebut hadir sebagai wadah kepedulian masyarakat untuk menitipkan alat bantu jalan yang masih layak pakai agar dapat dimanfaatkan kembali oleh pasien dan masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Ogek Agus, program ini lahir dari pengalaman langsung di lapangan saat mendampingi masyarakat yang sedang sakit, lanjut usia, pasca operasi, maupun korban kecelakaan yang mengalami kesulitan memperoleh alat bantu jalan karena keterbatasan ekonomi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sering sekali kita menemukan pasien yang sebenarnya membutuhkan tongkat, walker, kruk, atau kursi roda untuk membantu proses pemulihan. Namun karena keterbatasan biaya, mereka kesulitan mendapatkannya,” ujar Ogek Agus.

Di sisi lain, lanjutnya, banyak alat bantu jalan yang sebenarnya masih layak pakai justru hanya tersimpan di rumah setelah selesai digunakan.

“Padahal alat tersebut masih bisa sangat membantu orang lain. Dari situlah muncul gagasan untuk menghadirkan program Titip Alat Bantu Jalan agar manfaatnya bisa terus berlanjut,” katanya.

Melalui program ini, masyarakat dapat menitipkan berbagai alat bantu jalan seperti tongkat, walker, kruk, kursi roda, dan alat bantu lainnya yang masih dalam kondisi baik.

Setiap alat bantu yang diterima akan dilakukan pendataan administrasi, pemberian nomor inventaris, serta pemasangan identitas kecil agar pengelolaan layanan lebih tertib dan mudah dipantau.

Baca Juga :  Geuchik Lhok Asan Dilantik, Camat Geureudong Pase Dorong Pemerintahan Gampong Lebih Responsif

“Program ini dijalankan dengan prinsip amanah, keterbukaan, kepedulian, dan pelayanan kemanusiaan. Semua alat yang dititipkan akan disalurkan atau dipinjamkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Ogek Agus berharap gerakan sosial ini dapat menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, membantu sesama tidak harus selalu dengan sesuatu yang baru atau bernilai besar. Barang yang sudah tidak digunakan namun masih layak pakai pun bisa menjadi harapan bagi orang lain.

“Kebaikan tidak selalu tentang memberi yang baru, tetapi tentang menghadirkan manfaat bagi yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membiarkan alat bantu jalan yang masih layak pakai hanya tersimpan tanpa manfaat.

“Mungkin bagi kita itu hanya barang yang sudah tidak dipakai. Tapi bagi orang lain, itu bisa menjadi alat untuk kembali berdiri, kembali berjalan, dan kembali menjalani hidup dengan lebih baik,” tuturnya.

Program Titip Alat Bantu Jalan diharapkan menjadi gerakan sosial kemanusiaan yang terus berkembang dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Ketika seseorang kembali bisa melangkah, di situlah kepedulian sedang bekerja,” ungkap Ogek Agus.

Ogek Agus juga menyampaikan bahwa gagasan Program Titip Alat Bantu Jalan sebenarnya bukanlah hal yang benar-benar baru. Beberapa tahun sebelumnya, dirinya bersama para relawan kemanusiaan dari Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Selatan seperti Bayoe, Hasan Kamil, M. Dasir Arif, Karmisa, Epis Habibi, dan relawan lainnya pernah menjalankan gerakan serupa sebagai bentuk kepedulian kepada pasien dan masyarakat yang membutuhkan alat bantu jalan.

Baca Juga :  Pemkab Gayo Lues Mutasi Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Sejumlah Posisi Strategis Berganti

Namun dalam perjalanannya, program tersebut kala itu belum dapat terealisasi secara maksimal karena berbagai keterbatasan, baik dari sisi pengelolaan, pendataan, maupun dukungan sarana pendukung lainnya.

“Dulu kami bersama teman-teman relawan BFLF Aceh Selatan pernah memulai gerakan ini secara sederhana. Alhamdulillah sudah ada beberapa alat bantu yang disalurkan kepada masyarakat. Tetapi saat itu belum tertata dan belum berjalan maksimal sebagaimana yang kami harapkan,” ujar Ogek Agus.

Meski demikian, semangat membantu sesama tidak pernah padam. Pengalaman itulah yang kemudian menjadi motivasi untuk kembali menghidupkan program tersebut dengan sistem layanan yang lebih tertib, amanah, dan berkelanjutan.

“Ini sebenarnya adalah ikhtiar lanjutan dari semangat lama yang dulu pernah kami mulai bersama para relawan. Kami ingin gerakan ini terus hidup dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, gerakan sosial kemanusiaan tidak bisa dijalankan sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan dukungan banyak pihak agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, Ogek Agus berharap masyarakat dapat ikut ambil bagian dalam gerakan ini dengan menitipkan alat bantu jalan yang masih layak pakai agar dapat menjadi harapan baru bagi pasien dan masyarakat yang membutuhkan.

Bagi masyarakat yang ingin menitipkan atau membutuhkan alat bantu jalan dapat menghubungi:

PIC LAYANAN:
Ogek Agus
📞 0811-6820-434. [Khairul Miza]

Berita Terkait

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal
Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite
Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi
Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini
Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas
Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa
BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda
Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru