Madu Kelulud Jadi Etalase Potensi Geureudong Pase di Milad 800 Aceh Utara

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 13:44 WIB

5078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon |Oposisi News 86 – Perayaan Milad ke-800 Aceh Utara tak hanya menjadi panggung untuk mengenang perjalanan sejarah. Momentum tersebut juga dimanfaatkan Kecamatan Geureudong Pase untuk membawa potensi warganya ke ruang publik melalui Expo di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Lhoksukon.

Salah satu yang mencuri perhatian ialah madu kelulud hasil budidaya Kelompok Srikandi Gampong Pulo Meuria. Komoditas tersebut dikembangkan warga setempat dengan pendampingan LSM BYTRA dan menjadi bagian dari ragam kekayaan usaha lokal yang diperkenalkan dalam perhelatan tersebut.

Madu kelulud hadir berdampingan dengan aneka panganan serta kerajinan hasil kreativitas warga. Ragam sajian itu memperlihatkan bahwa potensi ekonomi tidak selalu lahir dari pusat perkotaan, tetapi juga tumbuh dari gampong dan komunitas di wilayah pedalaman.

Camat Geureudong Pase, Mardani, S.Sos., M.S.M., mengatakan keikutsertaan dalam Expo merupakan kesempatan untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus membuka ruang apresiasi terhadap hasil karya warga.

“Berbagai kuliner dan kerajinan khas Geureudong Pase kami hadirkan di sini. Salah satunya madu kelulud hasil budidaya Kelompok Srikandi Gampong Pulo Meuria binaan LSM BYTRA,” ujar Mardani.

Baca Juga :  Ruang Digital Bukan Medan Perpecahan, Warganet Diajak Utamakan Nilai Kemanusiaan

Ia berharap perhatian publik terhadap hasil usaha lokal tidak berhenti selama perhelatan berlangsung. Menurutnya, keberlanjutan menjadi kunci agar potensi tersebut mampu berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi warga.

“Harapan kami, kuliner dan kerajinan lokal semakin diminati dan keberlangsungannya tetap terjaga,” katanya.

Keikutsertaan Geureudong Pase memperlihatkan sisi lain dari peringatan Milad ke-800 Aceh Utara. Di tengah kemeriahan perayaan, karya warga memperoleh ruang untuk berbicara, membawa cita rasa, kreativitas, sekaligus identitas daerah ke hadapan masyarakat yang lebih luas. (SR)

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan di Kampung Jawa Gayo Lues, Polisi Sita 1,65 Gram Sabu
Sabu Diduga Beredar di Lingkungan Warga, Polisi Amankan Pria 28 Tahun: Perang Narkotika Jangan Berhenti pada Penangkapan
Innalillahi, wa inna ilaihi raji’un, Jamaluddin Alias Plin Berpulang ke Rahmatullah
Delapan Abad Samudera Pasai, Al-Qur’an Menggema di Arena Piasan Pase
Sapi Berkeliaran Masuk Kota Blangkejeren, Penertiban Dipertanyakan
Delapan Abad Pasai, Zikir Menggema dan Pesan Kebangkitan Menguat
Genset PLN Beroperasi Malam Hari di Permukiman, Warga Terganggu Suara Bising; PLN Akui untuk Atasi Defisit Daya
Kepala SD Negeri 1 Lae Pemualan Disorot, Kehadiran Pimpinan, Kondisi MCK dan Transparansi Dana BOS Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru