Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 22:04 WIB

50330 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Warga Gampong Tanjong Glumpang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, memberikan klarifikasi tegas terkait pemberitaan sejumlah media mengenai dugaan pungutan liar (pungli) dalam penyaluran dana bantuan hidup (jadup) sebesar Rp120 ribu per jiwa yang dikaitkan dengan Geuchik setempat.

Melalui video yang beredar di tengah masyarakat, warga secara langsung membantah informasi tersebut.
Mereka menegaskan bahwa tidak pernah terjadi praktik pungli seperti yang diberitakan, serta menyebut informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

warga dalam pernyataannya menyampaikan bahwa dana yang terkumpul bukanlah hasil pungutan yang bersifat wajib, melainkan bentuk partisipasi sukarela dari masyarakat.

“Dana yang kami berikan itu murni atas dasar keikhlasan dan kebersamaan, bukan karena adanya paksaan dari pihak manapun,” ungkapnya.

Warga juga menjelaskan bahwa kontribusi tersebut merupakan wujud solidaritas antar masyarakat untuk mendukung kebutuhan bersama di tingkat gampong. Mereka menilai hal tersebut sebagai budaya gotong royong yang telah, bukan sebagai pungutan yang dibebankan oleh aparatur desa.

Di sisi lain, Camat Baktiya, Bakhtiar, S,sos, saat dikonfirmasi wartawan, turut menyampaikan penyesalannya terhadap pemberitaan yang dinilai terburu-buru dalam menarik kesimpulan tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak nya.

Baca Juga :  Jumat Berkah, Sat Lantas Polres Aceh Utara Berbagi Nasi Kotak

“Sangat disayangkan, seharusnya mengedepankan asas kemitraan Dengan pemerintah setempat sebelum mempublikasikan berita. Hal ini penting agar informasi yang disampaikan berimbang, akurat, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Bakhtiar.

Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat berharap tidak ada lagi kesalahpahaman yang berkembang di publik. Mereka juga mengimbau semua pihak, khususnya dalam menyampaikan informasi, agar lebih bijak, cermat, dan bertanggung jawab sehingga tidak memicu polemik maupun persepsi negatif di kemudian hari. [Muhadar]

Berita Terkait

Dapur MBG Rampung, Siswa Geureudong Pase Masih Menanti: Program Gizi Tertahan Tanpa Kepastian
Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:41 WIB

Lawan Narkoba dan Judol, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Rangkul Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 16:33 WIB

Babinsa Hadiri Reses Anggota DPRD Provinsi NTB di Desa Pamanto, Aspirasi Masyarakat Jadi Perhatian

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 November 2026 - 07:33 WIB

Babinsa Ajak Perkuat Kebersamaan Sambut Penilaian Posyandu

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Berita Terbaru