Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 22:04 WIB

50246 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Warga Gampong Tanjong Glumpang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, memberikan klarifikasi tegas terkait pemberitaan sejumlah media mengenai dugaan pungutan liar (pungli) dalam penyaluran dana bantuan hidup (jadup) sebesar Rp120 ribu per jiwa yang dikaitkan dengan Geuchik setempat.

Melalui video yang beredar di tengah masyarakat, warga secara langsung membantah informasi tersebut.
Mereka menegaskan bahwa tidak pernah terjadi praktik pungli seperti yang diberitakan, serta menyebut informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

warga dalam pernyataannya menyampaikan bahwa dana yang terkumpul bukanlah hasil pungutan yang bersifat wajib, melainkan bentuk partisipasi sukarela dari masyarakat.

“Dana yang kami berikan itu murni atas dasar keikhlasan dan kebersamaan, bukan karena adanya paksaan dari pihak manapun,” ungkapnya.

Warga juga menjelaskan bahwa kontribusi tersebut merupakan wujud solidaritas antar masyarakat untuk mendukung kebutuhan bersama di tingkat gampong. Mereka menilai hal tersebut sebagai budaya gotong royong yang telah, bukan sebagai pungutan yang dibebankan oleh aparatur desa.

Di sisi lain, Camat Baktiya, Bakhtiar, S,sos, saat dikonfirmasi wartawan, turut menyampaikan penyesalannya terhadap pemberitaan yang dinilai terburu-buru dalam menarik kesimpulan tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak nya.

Baca Juga :  Kehangatan Dalam Kebersamaan, Kapolres Aceh Utara Makan Bersama Anggota

“Sangat disayangkan, seharusnya mengedepankan asas kemitraan Dengan pemerintah setempat sebelum mempublikasikan berita. Hal ini penting agar informasi yang disampaikan berimbang, akurat, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Bakhtiar.

Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat berharap tidak ada lagi kesalahpahaman yang berkembang di publik. Mereka juga mengimbau semua pihak, khususnya dalam menyampaikan informasi, agar lebih bijak, cermat, dan bertanggung jawab sehingga tidak memicu polemik maupun persepsi negatif di kemudian hari. [Muhadar]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna
Kepala Biro UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Ucapkan Selamat atas Wisuda H. Mashudi, S.H., M.Sos

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Gotong Royong Jadi Wajah Persiapan HUT RI di Gayo Lues, Pemkab Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan Lewat Aksi Nyata

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Transparansi Dana Desa Menguat, Polemik Antarsesama Wartawan Jangan Sampai Mengaburkan Kepentingan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Pengakuan PJ Kepala Kampong Soal Rabat Beton Tanpa Besi Tulangan Memantik Pertanyaan, Akses ke Konsultan Justru Ditutup

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Jejak Ganja dari Pegunungan Gayo Lues Mulai Terbuka, Polisi Diminta Bongkar Aktor Besar di Balik Peredarannya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pemkab Aceh Utara dan Pelindo Bidik Lompatan Ekonomi Lewat Krueng Geukueh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Ekonomi Tak Boleh Halangi Pendidikan, Anggota DPR RI Nasir Djamil Salurkan Bantuan PIP di Bireuen

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:50 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Dugaan Peredaran Sabu, Satu Tersangka Diamankan, Dua Nama Masih Diburu

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:55 WIB

Benteng Terakhir Ada di Sekolah, BNNK Gayo Lues Minta Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Ruang Kelas

Berita Terbaru