Investasi Rp2,2 Miliar PT MSM dalam Pengelolaan Parkir Karimun Dipertanyakan, Janji Otomatisasi Tak Kunjung Terlihat

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:16 WIB

50248 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun, Kepulauan Riau — Kepercayaan Pemerintah Kabupaten Karimun kepada PT MSM Tiga Matra Satria (MSM) untuk mengelola sejumlah lahan parkir strategis pada 2025 kini menuai sorotan tajam publik.

Perusahaan tersebut sebelumnya menjanjikan investasi senilai Rp 2,2 miliar berikut modernisasi sistem parkir, namun hingga kini realisasi di lapangan dinilai jauh dari komitmen awal.

Dalam perjanjian kerja sama, PT MSM disebut akan membangun sistem parkir yang tertata dan transparan melalui pemasangan palang parkir otomatis, penyediaan rompi petugas, stik lampu, kartu identitas, alat MPOS/MPHOS, marka jalan, hingga rambu parkir di berbagai titik, termasuk kawasan vital seperti RSUD Muhammad Sani dan Pasar Maimun.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun hasil penelusuran lapangan menunjukkan fakta sebaliknya.
Di kawasan RSUD Muhammad Sani, yang menjadi salah satu lokasi utama pelayanan publik, hingga kini belum tampak adanya palang parkir otomatis maupun penataan marka dan rambu parkir. Kondisi serupa juga ditemukan di Pasar Maimun.

Baca Juga :  Di Malam Takbir Idul Fitri 1446 H. Festival Kenderaan Hias Tidak Di Perbolehkan.

Bahkan di sejumlah titik lain yang diklaim telah dikelola PT MSM, tidak terlihat penggunaan alat MPOS maupun sistem elektronik sebagaimana dijanjikan.
Keluhan masyarakat pun mengemuka.

Sejumlah warga mengaku terbebani dengan pungutan parkir yang diterapkan tanpa kejelasan sistem. “Kami membawa keluarga berobat menggunakan BPJS agar tidak mengeluarkan biaya besar, tetapi setiap keluar-masuk kawasan RSUD tetap harus membayar parkir. Mau berapa kali keluar masuk tetap bayar,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Pantauan di lokasi lain, seperti kawasan Indo Bali dan restoran cepat saji Richeese, juga memunculkan tanda tanya. Meski tercatat sebagai titik yang telah dikelola PT MSM, tidak terlihat adanya petugas parkir di lapangan.

Padahal, dalam perjanjian kerja sama, perusahaan disebut berkewajiban memberdayakan tenaga parkir di setiap titik pengelolaan. Absennya petugas ini memunculkan dugaan bahwa pengelolaan tidak berjalan sesuai kesepakatan dan berpotensi menimbulkan kebocoran pendapatan.

Baca Juga :  Pengadaan Baju Untuk SMP Secara E- Katalog Perlu Pengawasan Dari APH

Situasi tersebut memicu pertanyaan serius mengenai komitmen PT MSM dalam menjalankan kewajiban investasinya. Jika janji investasi dan modernisasi hanya berhenti di atas kertas, maka kehadiran pihak ketiga justru berpotensi merugikan masyarakat dan daerah, alih-alih meningkatkan kualitas layanan serta pendapatan asli daerah.

Pemerintah Kabupaten Karimun, khususnya bupati sebagai pihak yang memberikan kepercayaan, didesak untuk bersikap tegas dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kerja sama ini. Transparansi pengelolaan parkir, kepastian penggunaan sistem yang dijanjikan, serta perlindungan kepentingan publik harus menjadi prioritas utama.

Investigasi terhadap sistem pengelolaan parkir ini akan terus dilakukan guna memastikan tidak adanya praktik menyimpang oleh oknum tertentu.

Publik berhak mengetahui sejauh mana komitmen investasi benar-benar diwujudkan, serta apakah kerja sama ini masih layak dipertahankan atau justru perlu ditinjau ulang demi kepentingan masyarakat Karimun secara luas. [SAJIRUN, S]

Berita Terkait

Perjinan PT Cakrawala Dunianet di Duga Tak Lengkap, di Minta Pemkab Karimun Bertindak Tegas
PLT. Kades Prayun  Ulul Hidayat S.ip Menyerahkan BLT Secara Simbolis Bulan Januari – April
Apakah Penimbunan Dekat Pantai Di Sungai Pasir Sudah Miliki Perijinan Yang Lengkap?
Bupati Karimun Resmikan Jembatan Tok Kenot
Perjudian Nomor Toke Hotel Satria Berjalan Lancar, Kapolri Diminta Copot Kapolres Karimun Diduga Gagal Berantas Judi Nomor.
Banyak Pekerja Restoran Dan Cafe Dengan Gaji Di Bawah UMK Perlu Perhatian Bupati Karimum
Kunjungan Kakanwil Ditjenim Kepulauan Riau Ke Kabupaten Karimun 
Banyak Toko Dan Dealer Motor Pakai Fasum Di Minta Intansi Terkait Tertipkan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:45 WIB

‎Koramil 1607-03/Ropang Laksanakan Patroli Malam, Jaga Kondusifitas Wilayah Orong Telu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:42 WIB

‎Malam Aman, Warga Nyaman Berkat Kepedulian Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:55 WIB

‎Komsos Babinsa, Kunci Mewujudkan Lingkungan Aman dan Harmonis di Moyo Hilir

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:35 WIB

Komitmen Tanpa Henti, Koramil 1607-04/Alas Persempit Ruang Gerak Pelaku Kriminal

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:16 WIB

Babinsa Hadiri dan Dukung Pembukaan Paroso Cup II 2026 di Desa Moyo

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:12 WIB

‎Babinsa Olat Rawa Turut Sukseskan Peletakan Batu Pertama Bale Umin

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pengecoran Jembatan Garuda Desa Gontar Capai 25 Persen, Sinergi TNI dan Warga Demi Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:21 WIB

Warga Apresiasi Patroli Koramil, Keamanan Sumbawa Kian Terjaga

Berita Terbaru

NASIONAL

‎Malam Aman, Warga Nyaman Berkat Kepedulian Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:42 WIB