Banjir Bandang Lumpuhkan Pendidikan Aceh Utara: 670 Sekolah Rusak, Belajar Darurat Jadi Pilihan

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:01 WIB

50260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA — Banjir bandang yang menerjang Aceh Utara pada 26 November lalu meninggalkan jejak kerusakan serius di sektor pendidikan. Sedikitnya 670 sekolah dari berbagai jenjang dilaporkan rusak, terendam lumpur, dan belum sepenuhnya bisa difungsikan. Bencana hidrometeorologi itu memporak-porandakan ruang kelas, halaman sekolah, hingga sarana penunjang belajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, H. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., mengungkapkan kondisi tersebut saat meninjau SD Negeri 6 Tanah Jambo Aye di Desa Samakurok, Kamis, 1 Januari 2026. Sekolah SDN 6, merupakan sekolah inti di wilayah tersebut dan menjadi salah satu yang terdampak cukup parah.
“Ruang kelas Alhamdulillah sudah dibersihkan oleh dewan guru dan tenaga kependidikan. Tapi halaman depan masih tertutup lumpur tebal. Itu tidak mungkin dikerjakan secara manual,” kata Jamaluddin.

Baca Juga :  Kepedihan Janda Tiga Anak Yatim Aceh Utara Sedikit Terobati Penggiat Sosial Lazis Kahmi Dan BFLF berikan Bantuan

Ia menegaskan, pembersihan lanjutan membutuhkan alat berat, bukan sekadar tenaga sukarela. Karena itu, pihaknya meminta dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, BPBD Aceh, serta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk mempercepat pemulihan sekolah-sekolah terdampak.
“Kami berharap ada bantuan alat berat agar lumpur bisa segera disingkirkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski kondisi belum sepenuhnya pulih, Dinas Pendidikan Aceh Utara menargetkan proses belajar mengajar kembali dimulai pada 5 Januari 2026, sesuai dengan surat edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dari total 670 sekolah terdampak, progres pembersihan baru mencapai sekitar 40 persen. Itupun masih terbatas di ruang kelas dan belum menyentuh halaman serta fasilitas penunjang lainnya.

Sebagai solusi sementara, Dinas Pendidikan Aceh Utara telah mengusulkan 99 unit tenda belajar ke pemerintah pusat untuk mendukung kegiatan belajar mengajar darurat. Namun hingga kini, baru enam tenda yang diterima dan dipasang di sejumlah sekolah terdampak.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengajukan permohonan 73.123 paket perlengkapan sekolah (school kits). Dari jumlah tersebut, 900 paket telah dikirim dan disalurkan kepada siswa.

Baca Juga :  Rp19,55 Miliar Dana Meugang Aceh Utara Mengambang, Selisih Rp 5 Miliar Lebih Belum Terjawab

Dalam proses pembersihan, dinas pendidikan turut melibatkan relawan sesuai arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Relawan ini dikerahkan untuk membersihkan fasilitas pendidikan, fasilitas umum, dan fasilitas sosial lain yang terdampak banjir.

“Wilayah Aceh Utara sangat luas, dari Sawang hingga Langkahan.
Dengan keterbatasan personel dan alat, progres pembersihan memang belum maksimal. Tapi kami terus berupaya agar hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi,” kata Jamaluddin.  [Siwah Rimba]

Berita Terkait

Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru