Ratusan Ton Jagung Belum Dibayar, Pengepul Asal Dompu Nyaris Jadi Korban Amuk Petani! Daeng Andi Diduga Lakukan Wanprestasi Senilai Miliaran Rupiah

REDAKSI NTB

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:34 WIB

50429 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar|NTB, (16 Juli 2025),– Sebuah drama panas tengah bergulir di jagat perdagangan jagung Pulau Sumbawa. Nurdin, seorang pengepul jagung asal Kabupaten Dompu, mengaku menjadi korban dugaan wanprestasi oleh sosok pengusaha besar jagung berinisial Daeng Andi, yang disebut-sebut sebagai pemilik gudang jagung terbesar di Kabupaten Sumbawa.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Rabu (16/7), Nurdin menceritakan awal mula kasus ini. Hubungan bisnis antara Nurdin dan Daeng Andi sebenarnya sudah terjalin sejak dua dekade lalu. Berbekal kepercayaan lama, Nurdin mengirimkan sekitar 3.000 ton jagung hasil panen petani Dompu ke gudang milik Daeng Andi di Sumbawa. Sebagian besar telah dibayar, namun sisanya yang mencapai 240 ton, setara dengan sekitar Rp1,3 miliar, hingga kini belum juga dilunasi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya dikasih janji terus, nanti malam, besok lusa, begitu saja terus dari tanggal 28 Mei 2025 sampai sekarang. Saya sudah tidak bisa sabar lagi. Petani-petani di Dompu sudah mengancam saya, bawa parang segala. Mereka tidak kenal Daeng Andi, yang mereka tahu saya yang ambil jagung mereka,” tutur Nurdin dengan nada penuh emosi.

Baca Juga :  Nuansa Humanis: Dandim, Forkopimda, dan DPRD Kompak Terima Massa Aksi dengan Duduk Bersila di Pinggir Jalan

Merasa terdesak dan terancam oleh kemarahan para petani, Nurdin akhirnya mendatangi langsung gudang milik Daeng Andi di wilayah Kabupaten Sumbawa. Ia menyatakan siap mengambil kembali jagung yang belum dibayar, bahkan akan menempuh jalur hukum sebagai langkah terakhir untuk mencari keadilan.

“Hari ini saya akan buat laporan ke polisi. Saya tidak akan pulang ke Dompu sebelum ada kejelasan. Saya sudah ditipu mentah-mentah oleh Daeng Andi. Bahkan saya di janji lagi mau kasih Rp50 juta tadi malam, tapi sampai jam 9 malam lebih tidak ada kabarnya lagi!” tegas Nurdin.

Foto. Saat di ruangan tim lowyer daeng andi.

Lebih memprihatinkan, menurut Nurdin, saat ini telah ada sekitar dua puluh truk petani dari Dompu yang tengah dalam perjalanan menuju gudang di Sumbawa. Situasi ini dikhawatirkan bisa memicu konflik fisik jika tidak segera ditangani oleh pihak berwenang.

Baca Juga :  ‎Danramil 1607-09/Utan Dukung Kegiatan Keagamaan, Wujudkan Wilayah Aman dan Religius

Sementara itu, pihak media telah mencoba menghubungi Daeng Andi melalui panggilan WhatsApp sebanyak tiga kali pada Rabu (16/7/2025), namun yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Nurdin mendesak pihak kepolisian untuk segera mengambil langkah hukum terhadap dugaan wanprestasi yang dilakukan oleh Daeng Andi. Jika tidak ada kejelasan hukum, potensi konflik horizontal antara petani dan pengepul bisa meluas.

“Saya sudah cukup bersabar. Sekarang waktunya pihak berwajib turun tangan. Ini bukan hanya soal utang-piutang, ini menyangkut nyawa saya dan nasib ratusan petani Dompu,” ujar Nurdin.

Kasus ini menjadi sorotan tajam, tidak hanya karena besarnya nilai kerugian, tapi juga karena potensi gejolak sosial yang mengintai di balik kegagalan pembayaran tersebut. (Af)

Berita Terkait

Cegah Gangguan Keamanan dan Provokasi Digital, Koramil 1607-06/Lape Lopok Aktif Sambangi Warga Malam Hari
Komsos Humanis Babinsa Balebrang, Perkuat Persatuan dan Ketahanan Masyarakat
Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat
‎Dukung Program MBG, Koramil Utan Hadiri Launching SPPG di Kecamatan Utan
Modus Calo Dapur MBG Terbongkar, Polda NTB dan BGN Minta Warga Lebih Waspada
Polres Sumbawa Musnahkan 845,37 Gram Sabu, Kapolres Tegaskan Perang Tanpa Henti terhadap Narkoba
‎Babinsa Padesa Monitoring Rapat Pleno Terbuka Penetapan DPT Pilkades
‎Kasdim Baru Kodim 1607/Sumbawa Disambut Melalui Upacara Korps Raport

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:13 WIB

Relawan Aceh Selatan Gagas Program “Titip Alat Bantu Jalan”, Gerakan Sosial untuk Bantu Pasien Kembali Melangkah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:37 WIB

Satreskrim Polres Aceh Selatan Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restorative Justice

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB

Harimau Sumatera Muncul Berulang di Blangpegayon, Warga Cemas dan Pertanyakan Kesiapan Mitigasi Satwa Liar

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:56 WIB

Tak Cukup Razia, Ogek Agus Minta Pemerintah Bongkar Akar Prostitusi di Aceh

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:43 WIB

Dari Pedalaman Tanah Luas, Dayah Darul Fata Tebar Semangat Berbagi Lewat 6 Sapi Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:49 WIB

Semarak Iduladha, Desa Belegen Mulia Sembelih 9 Ekor Sapi dan 13 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:53 WIB

Jelang Hari Raya, Gampong Matang Rawa Salurkan BLT Dana Desa dan Santuni Anak Yatim

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:02 WIB

33 KPM di Matang Linya Terima BLT Dana Desa, Santunan Anak Yatim Turut Disalurkan

Berita Terbaru