Toke Dun Gebrak Jakarta: Laut Aceh Utara Jangan Cuma Jadi Penonton!

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 - 23:29 WIB

50186 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Anggota DPRK Aceh Utara, Zulkifli SE – yang dikenal lugas dengan panggilan Toke Dun – tidak main-main.

Ia terbang langsung ke Jakarta untuk mendesak pemerintah pusat agar lebih serius memperhatikan ketahanan pangan dari laut di Aceh Utara. Kamis (26/6/2025) kemarin, Toke Dun ‘menggebrak’ Kementerian Kelautan dan Perikanan, membawa pesan tegas: laut kita bukan cuma buat lewat!

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan dengan Dr. H. Muh. Rasman Manafi, Sp. M.Si, seorang asisten deputi kunci di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Toke Dun blak-blakan.

Ia menekankan bahwa nelayan tradisional Aceh Utara adalah garda terdepan ketahanan pangan, dan mereka butuh perlindungan serta dukungan nyata.

Baca Juga :  Kolaborasi Strategis Kemenkeu dan ESDM: Perkuat Penerimaan Negara dari Sektor Energi dan Mineral

“Ketahanan pangan itu bukan cuma soal sawah di darat, tapi juga bagaimana kita mengelola laut kita dengan adil dan berkelanjutan,” ujar Toke Dun dengan nada tinggi usai pertemuan.

“Pemerintah harus hadir! Kita nggak mau masyarakat pesisir Aceh Utara cuma jadi penonton pembangunan. Mereka itu aktor utama, dan negara wajib ada buat mereka!”
Program Konkret, Bukan Sekadar Janji Manis
Toke Dun tidak datang dengan tangan kosong. Ia mendorong pembahasan tentang bantuan langsung untuk nelayan, modernisasi alat tangkap, dan penguatan rantai distribusi hasil laut.

Baca Juga :  Presiden RI Prabowo Subianto Terima Kunjungan Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang, Bahas Perkembangan Proyek Kerja Sama AZEC.

Intinya, ia menginginkan program konkret, bukan hanya janji-janji manis yang menguap.
Menariknya, pejabat kementerian, Dr. Rasman Manafi, tampak menyambut baik ‘gertakan’ dari Toke Dun.

Ia berjanji akan membawa aspirasi dari Aceh Utara ini sebagai pertimbangan utama dalam merumuskan kebijakan nasional kelautan dan perikanan.

Kini, bola ada di tangan pemerintah pusat. Akankah suara lantang Toke Dun dari ujung Aceh Utara ini benar-benar mewujudkan perubahan nyata bagi para nelayan dan ketahanan pangan maritim Indonesia? Kita tunggu saja. [MUH]

Berita Terkait

Ayahwa Ketuk Pintu Kemensos, Desak Percepatan Pemulihan Banjir dan Akses Pendidikan di Aceh Utara
PWI Pusat Desak Hotman Paris Klarifikasi Pernyataan kepada Wartawan, Ingatkan Martabat Pers Tak Boleh Direndahkan
Ayah Wa Temui Kemensos Percepat Penyaluran Bantuan Korban Bencana
Di Tengah Tugas Kenegaraan, Haji Uma Tuntaskan Magister Cumlaude dan Diwisuda Bersama Putranya
Duka Mendalam Menyelimuti PWI, Zulmansyah Sekedang Berpulang di Tengah Pengabdian
Kasasi Di Tengah Kewajiban Transparansi: Saat Penjaga Hukum Dipertanyakan Komitmennya
Ramai di Medsos Soal Untung Mitra MBG, BGN Buka Data Sebenarnya
HPN 2026 Banten Sukses Digelar, Panitia Sampaikan Apresiasi kepada Seluruh Mitra dan Pemangku Kepentingan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru