Dr. Iswadi, M.Pd. Sebut Prabowo Berwibawa dalam Kunjungan Luar Negeri

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 15 November 2024 - 20:34 WIB

50316 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menarik perhatian publik dan mendapat pujian dari Dr. Iswadi, M.Pd., seorang akademisi dan pengamat politik dari Universitas Esa Unggul,(15-11-2024).

Dr. Iswadi menggambarkan Presiden Prabowo sebagai sosok berwibawa yang tampil kuat dalam sikap dan kemampuannya menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara lain. Kunjungan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat citra Indonesia di panggung internasional.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dr. Iswadi, kewibawaan Presiden Prabowo tampak dalam setiap kesempatan pertemuannya dengan pemimpin dunia.

” Gestur tubuh yang tenang, pandangan yang tajam namun ramah, serta tutur kata yang penuh keyakinan menunjukkan bahwa Prabowo memahami betul bagaimana menjaga citra seorang pemimpin negara,” ujarnya.

Menurutnya, kewibawaan seperti ini penting untuk memperlihatkan kredibilitas dan membangun kepercayaan dalam diplomasi internasional, sehingga memperkuat posisi Indonesia dalam berbagai kerja sama bilateral maupun multilateral.

Selama kunjungan tersebut, agenda Presiden Prabowo mencakup penguatan kerja sama di bidang ekonomi, keamanan, dan kebudayaan. Dalam setiap pertemuan, Prabowo menampilkan sikap tegas dengan tetap mengedepankan semangat kolaborasi.

” Ini menunjukkan bahwa Prabowo memiliki kemampuan menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional Indonesia dan komitmen berkolaborasi dengan negara lain merupakan ciri khas seorang pemimpin yang berwibawa,” kata Dr. Iswadi.

Baca Juga :  Misi Calon Ketua PWI Akhmad Munir: Mengembalikan Marwah Organisasi dan Menyatukan Jurnalis Indonesia

Salah satu momen penting yang menarik perhatian adalah saat Prabowo bertemu para pemimpin negara sahabat. Dr. Iswadi menilai bahwa Prabowo tidak hanya tegas menyampaikan visi kebijakan luar negeri Indonesia, tetapi juga menunjukkan rasa hormat serta kesediaan mendengar pandangan pihak lain.

Hal ini, menurut Dr. Iswadi, mencerminkan kepemimpinan berwibawa yang terbuka.
” Di era globalisasi, kita perlu mendengarkan, memahami, dan menjalin hubungan saling menguntungkan,” tambahnya.

Selama kunjungan tersebut, Prabowo tidak hanya berfokus pada isu strategis seperti kerja sama militer dan ekonomi, tetapi juga membuka peluang untuk kerja sama di sektor pendidikan dan kebudayaan.

Dr. Iswadi memandang langkah ini sebagai bukti bahwa Prabowo memahami pentingnya membangun hubungan antarbangsa yang melibatkan masyarakat luas, bukan hanya di tingkat pemerintah.

” Kerja sama di bidang budaya dan pendidikan adalah kunci dalam membangun saling pengertian yang lebih mendalam. Bila masyarakat kedua negara saling mengenal, akan lebih mudah bagi kita menjalin kerja sama yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dr. Iswadi juga menyoroti pendekatan Prabowo yang inklusif dan berbasis dialog. Prabowo dikenal sebagai pemimpin dengan visi yang jelas untuk masa depan Indonesia dan tidak memaksakan pandangannya. tetapi Sebaliknya, ia terbuka terhadap dialog dan menerima masukan dari berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri.

Baca Juga :  Dua Anggota Polri Harumkan Indonesia Lewat Timnas U-23.

Pendekatan ini, menurut Dr. Iswadi, sangat relevan dengan tantangan global saat ini yang menuntut kerja sama lintas negara dan fleksibilitas dalam menghadapi isu bersama.

Lebih jauh, Dr. Iswadi menggarisbawahi bahwa kewibawaan Prabowo dalam diplomasi turut dipengaruhi oleh latar belakang militernya yang kuat. Dengan pengalaman panjang sebagai prajurit dan komandan, Prabowo memiliki pemahaman yang mendalam tentang strategi, disiplin, dan ketangguhan.

” Ini menjadi keuntungan dalam diplomasi karena pemimpin dengan latar belakang militer cenderung lebih taktis dan berani mengambil keputusan,” ungkap Dr. Iswadi.

Dr. Iswadi juga mencatat bahwa kepercayaan yang diperoleh Prabowo bukan hanya hasil dari latar belakang pribadinya, tetapi juga cerminan kepercayaan rakyat Indonesia.

” Prabowo menjadi Presiden bukan hanya karena popularitas, tetapi karena rakyat percaya bahwa ia mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” jelasnya.(NS)

Berita Terkait

Tokoh Pers Senior Ikut Retret Bela Negara Wartawan PWI
MK Tegaskan Tafsir Baru Perlindungan Wartawan, Permohonan Ikatan Wartawan Hukum Dikabulkan Sebagian
Transjakarta Minta Maaf Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got
Penghargaan Pers Nasional 2026 PWI Pusat Gelar Lima Ajang Prestisius di HPN: Total Hadiah Lebih dari Setengah Miliar Rupiah
Kemitraan Strategis Berusia 79 Tahun: Kapolri-PWI Kian Erat, Jamin Mekanisme Dewan Pers untuk Delik Jurnalis
Mengukir Jejak Budaya Inklusif: PWI Pusat Siapkan Anugerah Kebudayaan 2026
Langkah Lanjut di Tengah Ancaman Zat Baru PWI dan BNN Kunci Janji Perang Narkoba Lewat Pena
Kepala Daerah Diundang Ikuti Anugerah Kebudayaan PWI di HPN 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB