Polsek Tanah Jambo Aye Serahkan Bantuan Masa Panik kepada Korban Kebakaran di Panton Labu

REDAKSI 2

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:23 WIB

50304 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LHOKSUKON – Polsek Tanah Jambo Aye menyerahkan bantuan masa panik untuk 2 keluarga korban kebakaran di Dusun Satu Gampong Kota Panton labu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Rabu (15/5/2024).

Saat ini, kedua keluarga tersebut terpaksa tinggal di tenda darurat setelah rumah mereka habis dilalap api. Bantuan yang diserahkan oleh Polsek Tanah Jambo Aye berupa kebutuhan sembako yang sangat diperlukan oleh para korban.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Tanah Jambo Aye Iptu Herman Saputra, S.H memimpin langsung penyerahan bantuan dari Kapolres Aceh Utara itu, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Utara Tinjau Lokasi Banjir di Matangkuli, 709 Rumah Terendam, 7 Desa Terisolir

“Kami dari Polsek Tanah Jambo Aye merasa terpanggil untuk membantu warga yang sedang mengalami musibah. Penyerahan bantuan masa panik ini diharapkan dapat meringankan beban mereka, setidaknya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Iptu Herman.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, mie instan, gula, dan bahan makanan pokok lainnya.

Baca Juga :  PWI dan IKWI Kota Lhokseumawe Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi Antar Wartawan

Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para korban dan menjadi bukti bahwa Polri selalu siap membantu masyarakat dalam situasi apapun. Ia juga mengajak masyarakat lainnya untuk turut serta membantu dan mendukung para korban kebakaran ini.

Diberitakan sebelumnya, dua unit rumah dua lantai berkontruksi kayu musnah milik keluarga M. Yahya (50) dan Mahdi (56) musnah terbakar pada Minggu (12/5/2024), meskipun tidak ada korban dalam peristiwa itu, kerugian yang ditimbulkan dari peritiwa tersebut ditaksir mencapai Rp140 juta.(red)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:36 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Sarang Sabu di Labangka Digulung Polisi, Satu Pelaku Ditangkap

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:05 WIB

‎Merawat Tradisi Samawa, Babinsa Ikut Sukseskan Festival Melala Minyak di Bendungan Beringin Sila

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hulu Turun Langsung Jaga Keamanan Lingkungan

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:59 WIB

‎Dandim 1607/Sumbawa Tegaskan Komitmen Pengabdian Melalui Sertijab Danramil Jajaran

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:26 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bhayangkari Lombok Utara Jadikan Donor Darah sebagai Wujud Kemanusiaan dan Deteksi Dini Kesehatan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:05 WIB

TNI dan Warga Bersatu Bangun Asa, Progres Jembatan Armco Kapasari 1 Capai 13 Persen

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:02 WIB

‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Dukung Sosialisasi Panduan Gladi Posko dan Gladi Lapang Penanggulangan Bencana di Moyo Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:44 WIB

Skandal Deportasi Fiktif Imigrasi Mataram Sampai Ke KPK

Berita Terbaru