Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bhayangkari Lombok Utara Jadikan Donor Darah sebagai Wujud Kemanusiaan dan Deteksi Dini Kesehatan

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:26 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Utara, oposisinews86.com, (19 Juni 2026),— Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Bhayangkari Cabang Lombok Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah yang digelar di Unit Pelayanan Transfusi Darah (UPTD) RSUD Lombok Utara, Kamis (18/6).

Kegiatan yang melibatkan personel Polri dan anggota Bhayangkari tersebut tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Lombok Utara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan keluarga besar Polri.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, mengatakan donor darah telah menjadi program berkelanjutan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Donor darah bukan pertama kali kami laksanakan. Sejak Januari 2025, Bhayangkari bersama Polri secara rutin berpartisipasi dalam berbagai kegiatan donor darah pada sejumlah momentum penting, mulai dari Hari Bhayangkara ke-79, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, HUT Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-73, HUT Polair, hingga sekarang dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80,” ujarnya.

Menurut Heny, donor darah memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kegiatan sosial. Setiap kantong darah yang disumbangkan merupakan bentuk nyata solidaritas kemanusiaan yang dapat menjadi harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Baca Juga :  Direktur RSUP Manambai Abdulkadir Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Ajak Perkuat Kepedulian dan Pelayanan Kesehatan

Sebelum mengikuti donor darah, setiap peserta wajib menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas medis. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), wawancara riwayat kesehatan, hingga pengisian pernyataan bahwa calon pendonor bukan pengguna narkoba dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dalam kurun waktu tertentu sesuai standar pelayanan donor darah.

Selain membantu sesama, kegiatan donor darah juga memberikan manfaat langsung bagi para pendonor. Melalui proses skrining kesehatan yang dilakukan sebelum donor, peserta dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

“Hal ini yang selalu saya tekankan kepada seluruh anggota. Kami mengimbau personel Polri maupun Bhayangkari untuk aktif mengikuti donor darah. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pemeriksaan kesehatan sederhana yang sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap calon pendonor wajib menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai standar medis. Jika ditemukan indikasi penyakit tertentu, seperti sifilis, HIV, maupun tuberkulosis (TB), maka yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan proses donor darah.

Menurutnya, mekanisme tersebut menjadikan donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima darah, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi serta pemantauan kesehatan bagi anggota Polri dan Bhayangkari.

Baca Juga :  ‎Babinsa Koramil 1607-03/Ropang Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Desa Telaga Kecamatan Lenangguar ‎

“Kami ingin memastikan seluruh personel Polri dan Bhayangkari di Lombok Utara berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Donor darah menjadi salah satu langkah sederhana namun efektif untuk melakukan pengecekan kesehatan secara berkala,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh anggota menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga lewat aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Setetes darah yang kita berikan mungkin terlihat kecil. Namun bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit, darah tersebut bisa menjadi harapan untuk melanjutkan hidup. Semakin banyak yang berdonor, semakin besar peluang kita membantu sesama dan menyelamatkan lebih banyak nyawa,” katanya.

Kegiatan donor darah yang digelar Bhayangkari Cabang Lombok Utara menjadi cerminan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di tengah tingginya kebutuhan darah untuk pelayanan kesehatan, partisipasi aktif Polri dan Bhayangkari menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan sekaligus mendukung layanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat. (Red)

Berita Terkait

Kasdim 1607/Sumbawa Hadiri Sosialisasi P4GN, Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Sumbawa
TNI dan Warga Bersatu Bangun Asa, Progres Jembatan Armco Kapasari 1 Capai 13 Persen
‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Dukung Sosialisasi Panduan Gladi Posko dan Gladi Lapang Penanggulangan Bencana di Moyo Utara
Skandal Deportasi Fiktif Imigrasi Mataram Sampai Ke KPK
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTB Gelar Lomba Azan dan Memandikan Jenazah
‎Menemani Malam Warga dengan Rasa Aman, Koramil Ropang Gelar Patroli ‎
Nasabah Diminta “Merendah dan Turunkan Ego Harus Pahami Kondisi Pegawai,” Pernyataan Kepala BRI Unit Monta Menuai Sorotan ‎
‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Dukung Simulasi TTX Penguatan Koordinasi Penanggulangan Bencana di Kecamatan Moyo Utara

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:23 WIB

Dugaan Pengiriman Batu Tanpa Dokumen Berlayar Di Perairan Karimun – Sawang Minta Diusut, Aparat Didorong Lakukan Penyelidikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:59 WIB

LO Bukan Syarat Mutlak, Mandeknya Penindakan Bangunan Tanpa PBG Picu Pertanyaan Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:02 WIB

Dirjen Imigrasi Serukan Reformasi Total: Hapus Budaya Kerja Lama, Pulihkan Kepercayaan Publik

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Bupati Karimun Launching Sekolah Lansia Bunga Kemunting

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:04 WIB

DPC LPAK RI Karimun Siap Jadi Kontrol Sosial, Awasi Penggunaan Anggaran dan Terima Aduan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 15:47 WIB

Bupati Karimun Resmi Buka MTQ Ke-IV Kecamatan Selat Gelam, Dorong Penguatan Nilai Al-Qur’an dan Pembangunan Infrastruktur

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Berita Terbaru