Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bhayangkari Lombok Utara Jadikan Donor Darah sebagai Wujud Kemanusiaan dan Deteksi Dini Kesehatan

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:26 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Utara, oposisinews86.com, (19 Juni 2026),— Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Bhayangkari Cabang Lombok Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah yang digelar di Unit Pelayanan Transfusi Darah (UPTD) RSUD Lombok Utara, Kamis (18/6).

Kegiatan yang melibatkan personel Polri dan anggota Bhayangkari tersebut tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Lombok Utara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan keluarga besar Polri.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, mengatakan donor darah telah menjadi program berkelanjutan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Donor darah bukan pertama kali kami laksanakan. Sejak Januari 2025, Bhayangkari bersama Polri secara rutin berpartisipasi dalam berbagai kegiatan donor darah pada sejumlah momentum penting, mulai dari Hari Bhayangkara ke-79, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, HUT Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-73, HUT Polair, hingga sekarang dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80,” ujarnya.

Menurut Heny, donor darah memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kegiatan sosial. Setiap kantong darah yang disumbangkan merupakan bentuk nyata solidaritas kemanusiaan yang dapat menjadi harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Baca Juga :  Diduga Gelapkan Dana 230 Juta, Oknum Kades Resmi Dilaporkan

Sebelum mengikuti donor darah, setiap peserta wajib menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas medis. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), wawancara riwayat kesehatan, hingga pengisian pernyataan bahwa calon pendonor bukan pengguna narkoba dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dalam kurun waktu tertentu sesuai standar pelayanan donor darah.

Selain membantu sesama, kegiatan donor darah juga memberikan manfaat langsung bagi para pendonor. Melalui proses skrining kesehatan yang dilakukan sebelum donor, peserta dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

“Hal ini yang selalu saya tekankan kepada seluruh anggota. Kami mengimbau personel Polri maupun Bhayangkari untuk aktif mengikuti donor darah. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pemeriksaan kesehatan sederhana yang sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap calon pendonor wajib menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai standar medis. Jika ditemukan indikasi penyakit tertentu, seperti sifilis, HIV, maupun tuberkulosis (TB), maka yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan proses donor darah.

Menurutnya, mekanisme tersebut menjadikan donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima darah, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi serta pemantauan kesehatan bagi anggota Polri dan Bhayangkari.

Baca Juga :  Humanis, Babinsa Juranalas Dampingi Petani dalam Penyerapan Gabah

“Kami ingin memastikan seluruh personel Polri dan Bhayangkari di Lombok Utara berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Donor darah menjadi salah satu langkah sederhana namun efektif untuk melakukan pengecekan kesehatan secara berkala,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh anggota menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga lewat aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Setetes darah yang kita berikan mungkin terlihat kecil. Namun bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit, darah tersebut bisa menjadi harapan untuk melanjutkan hidup. Semakin banyak yang berdonor, semakin besar peluang kita membantu sesama dan menyelamatkan lebih banyak nyawa,” katanya.

Kegiatan donor darah yang digelar Bhayangkari Cabang Lombok Utara menjadi cerminan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di tengah tingginya kebutuhan darah untuk pelayanan kesehatan, partisipasi aktif Polri dan Bhayangkari menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan sekaligus mendukung layanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat. (Red)

Berita Terkait

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan
‎Langkah Ceria Persit KCK Cabang XXVI, Semarakkan Perayaan Kemerdekaan RI
‎Dari Langkah Bersama Tumbuh Semangat Kebangsaan, Kodim 1607/Sumbawa Meriahkan HUT RI ‎
‎Putra Mekah Resmi Beroperasi, Danramil Moyo Hilir Dorong Usaha Lokal Terus Berkembang
Aktivis KSB Desak PLTU Kertasari Bangun Dermaga Khusus Pasca-Insiden Tongkang Batu Bara
Aktivis NTB Marah, Imigrasi Mataram Lindungi Kriminal International
Jaga Sportivitas dan Ketertiban, Babinsa Koramil Alas Kawal Lomba Gerak Jalan SD/MI
‎Kawal Semangat Generasi Muda, Kodim 1607/Sumbawa Dukung Gerak Jalan HUT RI ke-81

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Bupati Karimun Tegaskan Kepastian Hukum Investasi, Dinamika Oiltanking Jadi Perhatian Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:33 WIB

APH di minta periksa perijinan PT.Solnet dan ijin  pemasangan kabelnya.

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Bayar Rp300 Ribu Lebih, WiFi Solnet Dikeluhkan Lelet dan Sulit Tersambung

Senin, 27 Juli 2026 - 14:50 WIB

Lurah Harjosari Larang Peliputan Pertemuan Pengembang dan Warga, Memantik Sorotan atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:08 WIB

Dua THM Terbesar di Karimun Tutup Pascainsiden Tewasnya Seorang Pengunjung, Polisi Didesak Usut Tuntas

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:07 WIB

Bupati Karimun Teruskan Aspirasi Nelayan ke Pemerintah Pusat, Desak Kajian Lingkungan Baru atas Rencana Pengelolaan Sedimentasi Laut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:43 WIB

Dugaan Penganiayaan oleh Oknum PM di THM Karimun: Nyawa Melayang, Jam Operasional Dipertanyakan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:35 WIB

Iskandar Tanjung Laporkan PLN Karimun ke Kejaksaan, Desak Usut Tuntas Dugaan Kelalaian di Balik Blackout Total

Berita Terbaru