Harga Pertalite Eceran di Gayo Lues Tembus Rp20 Ribu per Liter, Warga Desak Evaluasi Distribusi BBM Bersubsidi

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:15 WIB

50209 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, Aceh|Oposisi News 86 – Harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite yang dijual secara eceran di sejumlah wilayah Kabupaten Gayo Lues dilaporkan mencapai kisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per liter. Angka tersebut jauh melampaui harga resmi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sehingga memicu keluhan masyarakat yang bergantung pada Pertalite untuk menunjang aktivitas sehari-hari, Minggu (12/07/2026).

Kenaikan harga di tingkat pengecer menjadi perhatian warga karena dinilai semakin membebani kondisi ekonomi rumah tangga. Pengendara sepeda motor, petani, pelaku usaha mikro, hingga masyarakat yang tinggal jauh dari SPBU mengaku menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya. Mereka terpaksa membeli BBM eceran dengan harga tinggi ketika kesulitan memperoleh Pertalite di SPBU atau ketika persediaan di sekitar tempat tinggal mereka terbatas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga menyampaikan bahwa kondisi tersebut mengingatkan pada situasi kelangkaan BBM yang pernah terjadi di Gayo Lues beberapa waktu lalu. Menurut mereka, apabila pasokan di SPBU tersedia secara normal dan mudah diakses masyarakat, harga Pertalite di tingkat eceran semestinya tidak melonjak hingga dua kali lipat dari harga resmi.

Baca Juga :  Boat Race Langsa 2026 Berakhir Meriah, Hutan Kota Kian Didorong Jadi Pusat Wisata Olahraga Air Aceh

Persoalan tingginya harga Pertalite eceran dinilai tidak dapat dipandang semata sebagai dinamika pasar. Kondisi itu juga menjadi sinyal perlunya evaluasi terhadap rantai distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya benar-benar berjalan sesuai ketentuan dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Ketika harga BBM eceran terus meningkat, dampaknya tidak berhenti pada biaya bahan bakar semata, tetapi berpotensi memengaruhi ongkos transportasi, biaya distribusi barang, harga kebutuhan pokok, hingga daya beli masyarakat.

“Kalau harga eceran terus sampai Rp20 ribu per liter, masyarakat tentu bertanya apakah ada langkah nyata untuk menstabilkan kondisi ini. Kami berharap persoalan ini segera ditangani agar masyarakat kembali percaya bahwa pemerintah dan instansi terkait benar-benar hadir menyelesaikan masalah,” ujar salah seorang warga.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang berharap pemerintah tidak menunggu persoalan berkembang menjadi lebih besar. Mereka meminta langkah konkret berupa evaluasi distribusi BBM bersubsidi, pengawasan terhadap penyaluran, serta memastikan stok Pertalite di SPBU tetap tersedia secara memadai sehingga masyarakat tidak bergantung pada pembelian BBM eceran dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Pengamat kebijakan publik kerap menilai bahwa efektivitas distribusi BBM bersubsidi merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama di daerah yang memiliki akses terbatas terhadap SPBU. Karena itu, pengawasan distribusi dan kepastian pasokan menjadi aspek yang tidak dapat diabaikan agar tujuan subsidi benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Tak Cukup Razia, Ogek Agus Minta Pemerintah Bongkar Akar Prostitusi di Aceh

Di sisi lain, masyarakat juga berharap adanya komunikasi terbuka dari pihak-pihak berwenang mengenai kondisi pasokan BBM di Kabupaten Gayo Lues. Penjelasan resmi dinilai penting untuk menghindari spekulasi sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang sedang ditempuh dalam mengatasi persoalan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab tingginya harga Pertalite eceran yang dilaporkan mencapai Rp20.000 per liter di sejumlah wilayah Kabupaten Gayo Lues maupun langkah yang akan ditempuh untuk menstabilkan kondisi tersebut.

Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah, Pertamina, serta instansi yang memiliki kewenangan dapat segera memberikan penjelasan sekaligus mengambil langkah yang diperlukan agar distribusi BBM bersubsidi berjalan lebih efektif, harga di tingkat masyarakat kembali terkendali, dan beban ekonomi warga tidak semakin berat. []

Berita Terkait

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh
Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues
Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues
Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI
Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara
20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan
Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka
Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:05 WIB

‎Gotong Royong Bersihkan Pantai Ai Limung, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat ‎

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

Perkuat Pelayanan Air Bersih, Dandim 1607/Sumbawa Dukung Kebijakan Penyesuaian Tarif Perumda Batulanteh

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:05 WIB

Tim Inafis Turun Tangan Usai Penemuan ABK Meninggal di Perairan Gilimas

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:05 WIB

Kodim 1607/Sumbawa Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Penyiapan Satuan Perbantuan Triwulan II TA 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:53 WIB

Kasdim 1607/Sumbawa: Data Akurat Kunci Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 16:58 WIB

‎Kebersamaan TNI dan Rakyat Terwujud dalam Pembangunan Masjid Baiturrahman

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:53 WIB

Anggota Posramil 02/Plampang Gelar Patroli Malam Demi Jaga Keamanan Wilayah

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Berita Terbaru