Bendungan Krueng Keureuto Resmi Beroperasi, Tonggak Baru Ketahanan Pangan Aceh Utara

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:50 WIB

50147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Krueng Keureuto di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (10/7/2026), sebagai bagian dari peresmian serentak lima bendungan strategis nasional. Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan diikuti secara virtual dari sejumlah daerah.

Di Aceh Utara, Bupati H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. menghadiri langsung prosesi peresmian bersama jajaran pemerintah pusat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, para keuchik, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Peresmian tersebut menandai dimulainya pemanfaatan salah satu infrastruktur sumber daya air terbesar di Provinsi Aceh yang diproyeksikan menjadi pengungkit pertumbuhan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Bendungan Krueng Keureuto, Presiden juga meresmikan Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, Bendungan Sidan di Bali, dan Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat. Kelima bendungan itu merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirancang untuk menjawab tantangan penyediaan air, pengendalian banjir, serta peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Baca Juga :  Pemprov Aceh Ingatkan Bupati dan Wali Kota Siaga, Curah Hujan Oktober–Desember 2026 Diprediksi Meningkat

Bendungan Krueng Keureuto dibangun sejak 2015 dan rampung pada 2024 dengan nilai investasi sekitar Rp2,961 triliun. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas tampung 215,94 juta meter kubik, luas genangan mencapai 896,39 hektare, serta tinggi bendungan 74 meter.

Keberadaan bendungan ini akan mengairi lahan pertanian seluas 14.695 hektare yang meliputi Daerah Irigasi Alue Ubay Kanan, Alue Ubay Kiri, dan Pase Kanan. Dengan dukungan pasokan air yang lebih stabil, produktivitas pertanian diharapkan meningkat sehingga mampu memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Selain mendukung irigasi, Bendungan Krueng Keureuto juga akan memasok air baku sebesar 650 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Paya Bakong, Tanah Luas, Pirak Timu, Matang Kuli, dan Lhoksukon. Infrastruktur ini juga dirancang memperkuat pengendalian banjir di kawasan hilir yang selama ini kerap terdampak luapan sungai saat musim penghujan.

Baca Juga :  Dari Desa Sangir, Gayo Lues Dorong Bawang Putih sebagai Penopang Ketahanan Pangan

Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil menyambut beroperasinya bendungan tersebut sebagai momentum penting bagi percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, kehadiran Bendungan Krueng Keureuto bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang yang akan memberi manfaat besar bagi sektor pertanian, ketahanan air, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap Bendungan Krueng Keureuto mampu menjadi motor penggerak pembangunan Aceh Utara. Dengan ketersediaan air yang memadai, produktivitas pertanian meningkat, risiko banjir dapat ditekan, dan masyarakat memperoleh manfaat nyata dari pembangunan yang telah lama dinantikan,” ujar Bupati.

Beroperasinya Bendungan Krueng Keureuto menjadi tonggak penting pembangunan infrastruktur di Aceh. Tantangan berikutnya adalah memastikan pengelolaan dan pemanfaatannya dilakukan secara optimal sehingga investasi negara bernilai triliunan rupiah tersebut benar-benar menghadirkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat. (SR)

Berita Terkait

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal
Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite
Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi
Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini
Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas
Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa
BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda
Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru