Kluet Selatan/ Oposisi News 86 – Open Turnamen Mawar Cup 1 segera digelar di Lapangan Bola Kaki Mawar Kandang, Desa Suak Bakung, Kecamatan Kluet Selatan. Turnamen sepak bola ini rencananya akan dibuka pada Minggu, 19 April 2026, dan dipastikan menjadi ajang bergengsi yang diikuti puluhan klub dari berbagai daerah.
Kegiatan Meeting turnamen ini di dihadiri oleh Camat Kluet Selatan, H. Teuku Muzhar, SE, MM, Wakil Ketua Askab PSSI, Bakri, Sekretaris Askab PSSI, H. Rustam, serta Direktur Departemen Wasit, Faizal. Kehadiran para tokoh sepak bola daerah tersebut menambah semarak dan prestise pelaksanaan Mawar Cup 1.
Panitia pelaksana menyebutkan, sebanyak 40 klub dari berbagai daerah telah siap ambil bagian dalam turnamen tersebut. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap perkembangan sepak bola di wilayah Kluet Selatan dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menjadi ajang silaturahmi antar klub, turnamen ini juga disiapkan untuk melahirkan bibit-bibit unggul pesepak bola lokal yang memiliki potensi berkembang di masa depan. Turnamen ini diharapkan berlangsung dengan sportif, tertib, dan meriah.
Adapun total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp75.000.000, dengan rincian sebagai berikut:Juara I mendapatkan Rp35.000.000 plus trofi dan bonus, Juara II memperoleh Rp20.000.000 plus trofi, sementara Juara III bersama untuk 2 tim masing-masing menerima Rp8.000.000 dengan total Rp16.000.000. Selain itu, panitia juga menyiapkan hadiah untuk Pemain Terbaik sebesar Rp2.000.000 dan Top Scorer sebesar Rp2.000.000.
Ketua Panitia Pelaksana Turnamen, Sutardi, dan Sekretaris Panitia, Musiva Jamal, SE, menyampaikan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan agar pembukaan turnamen berjalan lancar dan sukses. Panitia juga menegaskan bahwa hal-hal yang belum diatur sudah diputuskan melalui technical meeting demi kelancaran bersama.
Dengan hadiah yang besar dan peserta yang banyak, Open Turnamen Mawar Cup 1 diprediksi akan menjadi salah satu event sepak bola paling menarik di Kluet Raya tahun ini. (Khairul Miza)









































