Oposisi News 86|Tapaktuan – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 4.056 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dalam apel bersama yang digelar di Lapangan Naga Tapaktuan, Jumat (13/3/2026).
Penyerahan SK tersebut menjadi momentum penting bagi ribuan tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi di berbagai sektor pelayanan publik, mulai dari tenaga guru, tenaga kesehatan hingga tenaga teknis pemerintahan.
Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengangkatan PPPK paruh waktu merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status bagi tenaga honorer yang selama ini telah bekerja dan berkontribusi bagi daerah.
“Di hadapan saya berdiri 4.056 putra-putri terbaik Aceh Selatan. Mereka adalah para guru yang mencerdaskan anak bangsa, tenaga kesehatan yang menjaga kesehatan masyarakat, serta tenaga teknis yang menggerakkan roda birokrasi pemerintahan,” ujar Mirwan.
Menurutnya, perjalanan panjang yang dilalui para tenaga honorer hingga memperoleh kepastian status sebagai PPPK bukanlah hal mudah. Karena itu, ia meminta seluruh aparatur yang menerima SK untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Mirwan menegaskan bahwa status PPPK paruh waktu tidak boleh dimaknai sebagai alasan untuk bekerja dengan setengah hati. Sebaliknya, status tersebut harus menjadi jembatan untuk membuktikan kapasitas dan integritas sebagai bagian dari mesin penggerak pembangunan daerah.
“Status paruh waktu bukan alasan bekerja setengah hati. Justru ini amanah untuk membuktikan bahwa saudara layak menjadi bagian dari penggerak pembangunan di Aceh Selatan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Mirwan juga memberikan pesan khusus kepada para tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis agar meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Para guru diminta terus berinovasi dalam mendidik generasi muda agar mampu bersaing di masa depan. Sementara tenaga kesehatan diharapkan memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Adapun tenaga teknis diminta memperkuat kemampuan literasi digital dan memberikan kemudahan dalam pelayanan administrasi kepada masyarakat.
“Jangan mempersulit urusan masyarakat. Justru kita harus hadir mempermudah berbagai proses administrasi publik,” kata Mirwan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga loyalitas, integritas, dan disiplin dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Mirwan menyebutkan, di tengah kondisi fiskal negara yang mendorong berbagai daerah melakukan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan pekerjaan para tenaga honorer.
“Dalam kondisi fiskal yang ketat, saya memastikan tidak ada satu pun dari saudara sekalian yang harus kehilangan mata pencaharian atau dirumahkan. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah agar saudara tetap menjadi bagian penting dari pembangunan Aceh Selatan,” ujarnya.
Ia berharap momentum penyerahan SK PPPK tersebut dapat menjadi energi baru bagi aparatur pemerintah daerah untuk bersama-sama membangun Aceh Selatan yang lebih maju, produktif, dan madani.
“Selamat bekerja. Semoga Allah SWT memberkati setiap langkah dan pengabdian kita untuk masyarakat ” tutupnya
(Khairul Miza)









































