Di Tengah Pemulihan Pascabanjir, KPA Geureudong Pase Salurkan Daging Meugang untuk Anak Yatim

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:54 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA — Menyongsong Ramadan 1447 Hijriah, Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe Tgk Tjhik di Manjaeng, Kecamatan Geureudong Pase, kembali menyalurkan daging meugang kepada anak-anak yatim-piatu, Selasa, 17 Februari 2026. Agenda tahunan ini tetap digelar meski wilayah tersebut masih berada dalam fase pemulihan pascabanjir bandang.

Sebanyak tiga ekor sapi disembelih dan hasilnya didistribusikan kepada 185 anak yatim-piatu di kecamatan tersebut. Inisiatif itu disebut telah berjalan konsisten sejak penandatanganan damai RI–GAM pada 2005 lalu, menjadi bagian dari ikhtiar sosial yang dipertahankan di tingkat sagoe.

Marzuki, yang akrab disapa Boh Sukon, menyatakan kegiatan ini bukan semata menjaga adat, melainkan memastikan anak-anak yang kehilangan orang tua tetap merasakan hangatnya tradisi megang menjelang bulan suci dan hari raya.
“Momentum ini penting bagi mereka. Kami ingin memastikan suasana meugang tetap mereka nikmati seperti keluarga lainnya,” ujar Marzuki.

Baca Juga :  Proyek Gedung Senilai Rp.15,2 Milyar Lebih Di Aceh Utara Kondisi Hancur Hancuran

Ia mengakui kontribusi itu belum mampu menjawab seluruh kebutuhan. Namun setidaknya, langkah tersebut menghadirkan perhatian nyata bagi kelompok rentan di tengah tekanan ekonomi dan dampak bencana” pungkasnya.

Di Aceh, meugang memiliki makna lebih dari sekadar konsumsi daging. Ia merepresentasikan solidaritas, kebersamaan, dan harga diri keluarga.

Dalam konteks itulah KPA Geureudong Pase menegaskan perannya, bahwa kondisi sulit bukan alasan untuk menanggalkan tanggung jawab sosial. (SR)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Jejak Ganja dari Pegunungan Gayo Lues Mulai Terbuka, Polisi Diminta Bongkar Aktor Besar di Balik Peredarannya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Ekonomi Tak Boleh Halangi Pendidikan, Anggota DPR RI Nasir Djamil Salurkan Bantuan PIP di Bireuen

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:50 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Dugaan Peredaran Sabu, Satu Tersangka Diamankan, Dua Nama Masih Diburu

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:55 WIB

Benteng Terakhir Ada di Sekolah, BNNK Gayo Lues Minta Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Ruang Kelas

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:59 WIB

LPTQ Matang Raya Juara Umum MTQ ke-38 Baktiya, Ini Harapan Camat

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:46 WIB

Hadapi Tantangan Tugas yang Kian Kompleks, Polres Aceh Utara Perkuat Kompetensi Personel

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:22 WIB

Ratusan Warga Gayo Lues Padati Sosialisasi JKN-JKA, DPRA Serap Aspirasi Perubahan Qanun Kesehatan Aceh

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:32 WIB

Pemkab Aceh Singkil dan PT PLB Tanam 3.000 Mangrove

Berita Terbaru