Dana ketahanan pangan Gampong Blang Bidok Diduga Raib, Geuchik Jadi sorotan

REDAKSI 2

- Redaksi

Minggu, 9 November 2025 - 19:34 WIB

50409 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Dana ketahanan pangan yang seharusnya untuk menjadikan desa mandiri dan tahan terhadap krisis pangan, dengan cara meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan yang cukup serta bergizi bagi seluruh warga sepanjang tahun malah anggarannya dicomot oleh Geuchik realisasi nol.

Hal tersebut mencuat setelah laporan realisasi Dana Desa tahun 2025 untuk ketahanan pangan Rp. 82.631.000, diserahkan ke Tuha Peuet Gampong Blang Bidok, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, disebutkan realisasi 100 persen sementara dilapangan realisasinya diduga nol persen,” Ucap Tuha Peuet, Kamis, 01/11/2025.

” Kami sudah cek dilapangan ketahanan pangan di Desa Blang Bidok nol persen, sementara pas kami prient out rekening desa nol, dana tahap pertama 2025 sudah ditarik 100 persen oleh Geuchik, kami dari Tuha Peuet juga meminta kepada Geuchik via surat, pertama, laporan realisasi penyerapan dana desa tahap 1 minimal 60 persen, dua tanda bukti pembayaran BLT dari bulan Januari-Juni 2025.

Lanjut Tuha Peuet, laporan realisasi penyerapan dana desa tahap I dan II 100 persen tahun 2024, dan bukti surat pajak pph/ppn dan pajak daerah tahun 2025,” Ucap para Tuha Peut.

Tuha Peuet juga menyebutkan kepada pihak pihak terkait untuk investigasi atau audit dana desa Gampong Blang Bidok.

Ketua Tuha Peuet Blang Bidok, T Muzakkir Latief, via pesan whatsapp pribadinya, mengatakan, diperlukan adanya pembahasan bersama, karena di LPJ Geuchik tahun 2024 sudah terealisasi semua, tetapi menurut hemat kami di lapangan ada post-post anggaran yg tidak terealisasi sepenuhnya seperti yg sudah tercatat dlm dokumen APBG Tapi Geuchik menolak hal tersebut dengan alasan sibuk, ” Cetus Muzakkir.

Muzakkir juga mengirimkan item item yang diduga tidak sepenuhnya terealisasi dan fiktif tahun 2024, seperti kegiatan pemeliharaan irigasi Rp. 42.146.000, sementara upah mencapai Rp. 38.160.000, diduga upah tersebut tidak sesuai dengan realisasi dilapangan.

Baca Juga :  Dituntut 7 Tahun Penjara, Terdakwa Korupsi Dana Desa Masih Buron: Sidang Jalan, Negara Mengejar

Pengadaan Baliho 3 unit Rp. 1.500.000 diduga fiktif, posyandu tidak terealisasi 100 persen, kegiatan rambu rambu jalan Rp. 70.000.000 juga diduga tidak terealisasi 100 persen.

Sementara untuk tahun 2025 dana ketahanan pangan, Rp. 82.631.000 diduga sudah dicomot oleh Geuchik prient out rekening desa uang tidak ada lagi 0.

Awak media sudah mencoba mengkonfirmasi Geuchik Blang Bidok A Wahab, namun belum dapat terhubung, nomor telepon seluler dan Whatsapp wartawan media ini diduga sudah diblokir oleh Geuchik.

Media ini, masih berupaya meminta klarifikasi kepada pihak pihak terkait. Ruang hak jawab dibuka seluas-luasnya bagi pihak yang berkepentingan

Merujuk pada prioritas alokasi minimal 20% dari Dana Desa untuk program ketahanan pangan seperti yang diwajibkan dalam Permendes No. 2 Tahun 2024. Namun, dalam praktiknya, banyak laporan dugaan penyalahgunaan atau pengalokasian yang tidak efektif, sehingga dana tersebut tidak benar-benar bermanfaat untuk ketahanan pangan desa. [SIWA RIMBA]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 08:57 WIB

‎Dandim 1607/Sumbawa Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Sumbawa

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:31 WIB

‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Tingkatkan Pengawasan Wilayah Melalui Patroli Malam Rutin

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:27 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Siapkan Pembangunan Dua Jembatan Armco di Dusun Kapassari

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:43 WIB

Polsek Labangka Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Di Dua TKP ‎

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:03 WIB

Cegah Gangguan Keamanan dan Provokasi Digital, Koramil 1607-06/Lape Lopok Aktif Sambangi Warga Malam Hari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:05 WIB

Komsos Humanis Babinsa Balebrang, Perkuat Persatuan dan Ketahanan Masyarakat

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:37 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:31 WIB

‎Dukung Program MBG, Koramil Utan Hadiri Launching SPPG di Kecamatan Utan

Berita Terbaru