Aceh Utara — Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, sebulan lalu masih menyisakan lumpur dan kerusakan di fasilitas publik. Untuk mempercepat pemulihan, Dinas Kesehatan Aceh Utara mengerahkan tenaga kesehatan dari 13 puskesmas dalam kegiatan gotong royong pembersihan wilayah terdampak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Puskesmas Langkahan, meliputi rumah dinas tenaga kesehatan, gudang farmasi, serta sejumlah fasilitas kesehatan lain yang sempat lumpuh akibat terjangan banjir.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Abdurrahman, mengatakan aksi gotong royong itu dilakukan atas arahan langsung Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil (Ayah Wa), sebagai bagian dari penanganan pascabencana.
“Ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian tenaga kesehatan dalam fase pemulihan pascabencana banjir bandang di Langkahan,” kata Abdurrahman, Selasa 6 Januari 2026.
Sebanyak enam puskesmas difokuskan untuk membersihkan Puskesmas Langkahan beserta fasilitas pendukung layanan kesehatan. Sementara lima puskesmas lainnya diterjunkan ke kawasan Simpang Tiga Langkahan untuk membantu membersihkan puskesmas dan fasilitas umum disana.
Setiap puskesmas diwajibkan menurunkan sepuluh tenaga kesehatan. Seluruh kegiatan dipimpin langsung oleh kepala puskesmas masing-masing dan dipantau langsung oleh jajaran Dinas Kesehatan Aceh Utara.
“Kami instruksikan kepala puskesmas turun langsung ke lapangan. Saya sendiri mendampingi kegiatan ini di Langkahan,” ujarnya.
Abdurrahman menegaskan, pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut infrastruktur fisik, tetapi juga kesiapan fasilitas layanan kesehatan agar kembali berfungsi optimal bagi masyarakat.
“Gotong royong ini menjadi bagian dari upaya memastikan layanan kesehatan pascabencana dapat kembali berjalan,” pungkasnya.(SR)









































