Banjir Bandang Lumpuhkan Pendidikan Aceh Utara: 670 Sekolah Rusak, Belajar Darurat Jadi Pilihan

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:01 WIB

50286 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA — Banjir bandang yang menerjang Aceh Utara pada 26 November lalu meninggalkan jejak kerusakan serius di sektor pendidikan. Sedikitnya 670 sekolah dari berbagai jenjang dilaporkan rusak, terendam lumpur, dan belum sepenuhnya bisa difungsikan. Bencana hidrometeorologi itu memporak-porandakan ruang kelas, halaman sekolah, hingga sarana penunjang belajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, H. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., mengungkapkan kondisi tersebut saat meninjau SD Negeri 6 Tanah Jambo Aye di Desa Samakurok, Kamis, 1 Januari 2026. Sekolah SDN 6, merupakan sekolah inti di wilayah tersebut dan menjadi salah satu yang terdampak cukup parah.
“Ruang kelas Alhamdulillah sudah dibersihkan oleh dewan guru dan tenaga kependidikan. Tapi halaman depan masih tertutup lumpur tebal. Itu tidak mungkin dikerjakan secara manual,” kata Jamaluddin.

Baca Juga :  Pengawas Tempat Pemungutan Suara ( PTPS ) Kecamatan Geureudong Pase Resmi di Lantik

Ia menegaskan, pembersihan lanjutan membutuhkan alat berat, bukan sekadar tenaga sukarela. Karena itu, pihaknya meminta dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, BPBD Aceh, serta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk mempercepat pemulihan sekolah-sekolah terdampak.
“Kami berharap ada bantuan alat berat agar lumpur bisa segera disingkirkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski kondisi belum sepenuhnya pulih, Dinas Pendidikan Aceh Utara menargetkan proses belajar mengajar kembali dimulai pada 5 Januari 2026, sesuai dengan surat edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dari total 670 sekolah terdampak, progres pembersihan baru mencapai sekitar 40 persen. Itupun masih terbatas di ruang kelas dan belum menyentuh halaman serta fasilitas penunjang lainnya.

Sebagai solusi sementara, Dinas Pendidikan Aceh Utara telah mengusulkan 99 unit tenda belajar ke pemerintah pusat untuk mendukung kegiatan belajar mengajar darurat. Namun hingga kini, baru enam tenda yang diterima dan dipasang di sejumlah sekolah terdampak.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengajukan permohonan 73.123 paket perlengkapan sekolah (school kits). Dari jumlah tersebut, 900 paket telah dikirim dan disalurkan kepada siswa.

Baca Juga :  Puskesmas Syam Talira Aron, Aceh Utara Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

Dalam proses pembersihan, dinas pendidikan turut melibatkan relawan sesuai arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Relawan ini dikerahkan untuk membersihkan fasilitas pendidikan, fasilitas umum, dan fasilitas sosial lain yang terdampak banjir.

“Wilayah Aceh Utara sangat luas, dari Sawang hingga Langkahan.
Dengan keterbatasan personel dan alat, progres pembersihan memang belum maksimal. Tapi kami terus berupaya agar hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi,” kata Jamaluddin.  [Siwah Rimba]

Berita Terkait

Dapur MBG Rampung, Siswa Geureudong Pase Masih Menanti: Program Gizi Tertahan Tanpa Kepastian
Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru