AKP Dr. Boestani: Dari Perwira Masa Konflik, Kini Menjadi Sosok Inspiratif di Aceh Utara

REDAKSI 2

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 22:54 WIB

50226 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Nama AKP Dr. Boestani belakangan mencuri perhatian publik Aceh Utara. Sosok perwira yang pernah ditempa kerasnya masa konflik Aceh kini tampil sebagai figur berilmu dan humanis, menggetarkan ruang publik lewat dedikasi, program sosial, dan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan.

Di masa konflik, Boestani dikenal tegas di lapangan. Namun berbeda dengan sebagian aparat lain, ia tetap mampu menjaga komunikasi dengan masyarakat. Sosok yang tidak mudah terbawa arus kebencian. Bahkan di masa genting, dia bisa duduk bersama masyarakat.

Pasca konflik, Boestani memilih jalur akademis. Ia meraih gelar doktor, menjadikannya salah satu perwira dengan kapasitas intelektual tinggi.
Ia bertugas sebagai Kasat Reskrim di Polres Aceh Utara, Boestani hadir dengan sejumlah program konkret: polisi mengajar di Kampus – Kampus, dialog Jum,at bersama masyarakat gampong, hingga aksi sosial membantu warga miskin.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baru-baru ini, dedikasinya diakui dengan penghargaan prestisius yang diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas kontribusi monumentalnya dalam membongkar kelompok jaringan sesat Millah Abraham, yang sempat menebar keresahan di tengah masyarakat Aceh Utara.

Baca Juga :  Cek Latorsarter, Dandim 0103/Aceh Utara Sampaikan Kemampuan Dasar Prajurit Harus di Asah.

Dengan segenap kerendahan hati, ia menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya yang mendalam kepada Bupati Aceh Utara dan segenap jajaran Pemerintah daerah atas penghargaan yang sangat berarti ini. “Penghargaan ini adalah pelecut semangat bagi kami untuk terus membuktikan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta melindungi masyarakat” tuturnya.

Selain itu, ia juga pernah memperoleh penghargaan dari Kapolres Aceh Utara atas keberhasilannya dalam pengungkapan kasus senpi yang terjadi beberapa bulan lalu,di mana korban penembakan adalah personel Satres Narkoba Polres Aceh Utara. Keberhasilan ini tak lepas dari kejeliannya dalam menerapkan ilmu hukum yang ia dalami, termasuk pemahaman mendalam tentang hukum pidana dan kriminologi.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Tinjau Latihan Menembak Senjata Berat Yonarhanud 5/CSBY

Lebih dari sekadar seorang Kasat Reskrim yang disegani, tak mengenal kata lelah yang selalu mencari cara untuk meningkatkan diri. Ia tak pernah gentar menghadapi tantangan, baik di masyarakat maupun di medan pertempuran melawan kejahatan.
Baginya, setiap langkah adalah perjuangan, dan setiap garis akhir adalah kemenangan. Sebagai seorang doktor hukum, ia juga aktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran hukum, terutama di kalangan generasi muda yang rentan terhadap pengaruh negatif.

Dedikasinya juga tercermin dari inisiatifnya dalam menjalin komunikasi yang erat dengan lintas sektor untuk menjaga keamanan dan ketertiban yang sesuai dengan nilai-nilai budaya Aceh.

“Polisi akan selalu hadir sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat. Kami siap mempertaruhkan jiwa dan raga demi keamanan dan kedamaian Aceh Utara. “Masa lalu adalah pelajaran, masa kini adalah pengabdian, masa depan adalah warisan yang harus kita bangun bersama.”tegasnya dengan tatapan mata yang penuh keyakinan [SR]

Berita Terkait

Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru