Sengketa Tanah Usai , Pengukuran Tak Sesuai Jadi Batu Sandungan Megawati Arliani di Tabanan

REDAKSI NTB

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 18:59 WIB

50234 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengketa Tanah Usai, Pengukuran Tak Sesuai Jadi Batu Sandungan Megawati Arliani di Tabanan

 

Oposisinews86.com – TABANAN | Sengketa tanah antara Megawati Arliani, warga asal Malang, dengan Ny. Yoyoh Rokhayah, akhirnya usai setelah berproses hukum.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akhirnya, Megawati Arliani ditetapkan sebagai pemilik sah sebidang tanah seluas sekitar 6 are yang terletak di Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, tepatnya di sebelah barat Terminal Kediri, berdasarkan putusan red . No. 114/pdt.G/2021/PN Tab tanggal 14 September 2021.

Kuasa Hukum Penggugat, Dr. I Nyoman Nadayana, S.H., M.M., menjelaskan bahwa kliennya telah membeli tanah tersebut sejak tahun 1999. Namun, kepemilikan tanah digugat oleh pihak lain hingga menimbulkan sengketa panjang.

“Setelah melalui proses hukum bertahun-tahun, pengadilan memutuskan tanah tersebut sah milik Ibu Megawati Arliani. Saat ini beliau hanya meminta kepastian luas tanah dari BPN Tabanan melalui pengukuran resmi,” kata Dr. Nadayana, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Meski keputusan pengadilan sudah menetapkan kepemilikan tanah, persoalan baru muncul terkait batas disisi barat lahan yang berbatasan dengan tanah milik I Nyoman Yasa, warga Meliling, Tabanan.

Baca Juga :  Jaga Kamtibmas, Tim Laser Jatanras Anti Bandit Polres Simalungun Intensifkan Patroli di Area Rawan Kejahatan

Menurut Kuasa Hukum, pihak penyanding barat sudah berulang kali dipanggil oleh BPN Tabanan untuk memberikan keterangan dalam proses pengukuran yang Kedua. Namun keterangan yang diberikan dinilai tidak akurat dan tidak didukung bukti kepemilikan sah.

“Yang bersangkutan bahkan telah membangun garase permanen berukuran sekitar 5×20 meter diatas tanah klien kami, padahal tidak bisa menunjukkan sertifikat kepemilikan maupun bukti pembelian resmi,” terang Nardayana.

Proses pengukuran tanah sebenarnya telah dilakukan dengan menghadirkan perwakilan dari keluarga penyanding sebelah barat. Namun hingga kini, BPN Tabanan belum memberikan keputusan final mengenai batas pasti dan luas sah tanah milik Megawati.

Disisi lain, I Nyoman Yasa membantah telah menyerobot lahan milik Megawati.

Ia mengaku patok batas timur sudah ada sejak dirinya membeli tanah tersebut. Namun, hingga kini ia belum bisa menunjukkan dokumen kepemilikan yang sah, termasuk bukti pembelian dari pemilik sebelumnya.

Baca Juga :  Api Jago Merah Mengamuk, Rumah Rizki Di Desa Penampaan Hangus Terbakar.

“Saat pengukuran dari BPN, saya sudah mengutus perwakilan sebagai saksi pendamping barat,” kata Yasa.

Pihak Megawati berharap agar BPN Tabanan segera menuntaskan proses pengukuran agar kepastian hukum atas lahan tersebut tidak lagi menimbulkan konflik di kemudian hari.

“Kami hanya ingin kepastian hukum sesuai putusan pengadilan. Tanah itu sah milik Ibu Megawati dan sesuai luas di Sertifikat, dan sekarang kami menunggu BPN Tabanan agar segera memberikan keputusan resmi terkait luas tanah yang sebenarnya,” tegas Dr. Nadayana. ( kyn)

Sengketa Tanah, Pengukuran Tak Sesuai, sertifikat pemilik, Jadi Batu Sandungan, Megawati Arliani, Tabanan, kabupaten tabanan, bpn tabanan, notaris

Foto: Pengecekan Tanah yang tidak sesuai sertifikat milik Megawati Arliani pada sabtu 30 Agustus 2025

Kuasa Hukum Dari Megawati Arliani saat memaparkan kejelasan sengketa tanah di wilayah terminal kediri, kecamatan kediri, kabupaten tabanan pada Sabtu, 30 Agustus 2025

Foto : Kuasa Hukum dari Megawati Arliani saat mendatangi kediaman pendamping tanah yang tidak sesuai sertifikat di Tabanan.

Berita Terkait

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak
Skill Gaming Competitions: The Exciting New Frontier for Casinos
Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Optimalisasi Irigasi Mamak-Kakiang
Sinergi TNI dan PKK Jadi Pilar Penguatan Keluarga dalam Mewujudkan Sumbawa Sejahtera
Babinsa Koramil Lape-Lopok Ajak Warga Tangkal Hoaks dan Jaga Kebersihan
Dukung Kesejahteraan Warga, Serma Sukardi Ikuti Sosialisasi Kebijakan Desil di Moyo Utara
Boost Your Casino Loyalty: Strategies for Keeping Players Engaged
Odkrijte Skrivnosti Uspeha v Svetu iger na Sankra.si

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB

Peringati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, Babinsa Lunyuk Dorong Semangat Sportivitas Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB