Puluhan Warga Sabang Jadi Korban Ivestasi Sembako Murah

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2024 - 00:51 WIB

50447 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Warga di Kota Sabang, saat ini tengah dihebohkan dengan kasus penipuan bermodus investasi sembako murah.

Sedikitnya hingga saat ini sudah ada dua puluh warga yang mengaku sebagai korban dari kasus penipuan berkedok Investasi sembako tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara total kerugian ditaksir sedikitnya mencapai lebih kurang Rp 1, 800 Milyar rupiah.

Nurjannah (52) warga Tanoh Buju, Cot Bak U, Kota Atas, Jumat (06/13/24) kepada awak media mengatakan awal mulanya dia dikenalkan oleh tetangganya sekira bulan September lalu, kepada pelaku dengan inisial UH (42) warga Kabupaten Bireuen.

Saat itu UH mengatakan mencari reseller Beras, Minyak dan Gula dengan potongan harga Rp 20.000 lebih murah dari harga pasar, mendengar penjelasan UH, Nurjannahpun tertarik untuk melakukan Invertasi.

Baca Juga :  Mewakili Kapolda Aceh, Waka SPN Polda Aceh Hadiri Kuliah Umum Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset Dan Teknologi.

” Awalnya kami melakukan dengan jumlah sedikit, Rp 4.Juta per transaksi, setelah 4 kali transaksi, kami melihat lancar lancar saja, akhirnya kami mencoba bermain dengan jumlah besar Rp 40 Juta, “, Terang Nurjannah.

Namun ketika realisasi pengambilan barang sesuai waktu yang telah dijanjikan, UH tidak kunjung datang, kami mulai cemas, setiap waktu kami hubungi namun tidak ada jawaban dan bahkan nomer phonselnya sudah aktif lagi.

Mendapati hal itu saya mencoba menanyakan ke teman lain yang juga, melakukan investasi dengan UH, namun dari keterangan mereka ternyata mengalami hal yang sama seperti saya.

Baca Juga :  Hanya Kurun Waktu 8 Bulan. Atlet Karate PON Aceh Raih 48 Emas.

” Kami yang menjadi korban penipuan itu sedikitnya berjumlah 20 orang, dengan kerugian ber beda beda, dari total keseluruhannya mencapai Rp 1,800 Milyar Rupiah “, Rinci Nurjannah.

Atas penipuan yang terjadi kami sudah melakukan laporan ke Polres Kota Sabang, agar pelaku segera ditangkap, untuk mempertanggung jawabkan aksi penipuan yang telah dilakukan.

Sejauh berita ini diterbitkan pihak ke Polisian belum dapat dikonfirmasi terkait laporan yang telah diberikan oleh korban. []

Berita Terkait

H. Mirwan Hadiri Undangan Gubernur dalam RUPS Bank Aceh Syariah
Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen
Truk Tangki CPO Rusak Jalan Nasional, KPA Dorong Investasi Pelabuhan CPO untuk Solusi Jangka Panjang

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru