Pemkab Galus Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2023. Secara Nasional Mengalami Penurunan Hingga 5,28 %

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 9 Februari 2023 - 03:24 WIB

50424 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GAYO LUES, OPOSISI-NEWS,86.COM – PJ. Bupati Gayo Lues Ir, H. Rasyidin Porang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah Ir. Bambang Waluyo, mengikuti rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2023 melalui Aplikasi Zoom Meeting, bertempat diruang kerja Bupati serta di ikuti oleh Kepala Badan Statistik (BPS), Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Yasir Handika Utama SE MM, Kepala Dinas Perdagangan H. Syahrul ST, serta undangan lainya ikuti serta dalam rapat koordinasi tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian Rabu (08/02/2023) menyampaikan, Inflasi saat ini secara Nasional mulai mengalami penurunan hingga 5,28% dari sebelumnya di bulan Desember 2022 yakni 5,51%.

“Tentunya penurunan Inflasi ini cukup Signifikan dan terkendali, hal ini bisa tercapai berkat kerja dari semua pihak,” Ujar Tito Karnavian.

Sementara Kepala BPS Nasional Margo Yuwono mengataka, Penyumbang Inflasi tertinggi secara Nasional adalah Kota Baru yakni 7,78% dan ini Inflasi terendah di Kota Sorong 3,23%.

Ada beberapa faktor penyebab terjadinya Inflasi di Kota Baru diantaranya adalah, angkutan udara bahkan bakar rumah tangga, Bensin, Beras, Rokok Kretek serta Bawang merah. Jadi, Inflasi yang terlalu tinggi juga dapat menguras daya beli dan Inflasi terlalu rendah juga bertanda bahwa ekonomi sedang lesu.

Baca Juga :  Personel Polsek Pining Lakukan Patroli Terpadu Untuk Antisipasi Peningkatan Eskalasi Situasi Politik Jelang Pemilu Serentak Tahun 2024

Menurut Margo, Inflasi yang baik itu adalah Inflasi yang rendah, Stabil dan dapat di Prediksi serta merupakan Inflasi yang terbaik untuk perekonomian, memang kita akui, selama Periode Tahun 2022 lalu, Inflasi komponen harga bergejolak di dorong oleh Momentum hari besar Nasional, gagal panen akibat anomali cuaca dan kenaikan harga komoditas dunia.

“Untuk itu, kita perlu berhati-hati dalam menyikapi menjelang bulan Ramadhan dan idul Fitri. Kita harus sama-sama belajar, komoditas apa yang selalu timbul dan menyebabkan Inflasi tinggi pada bulan tersebut. Dengan demikian, kita bisa melakukan Intervensi dan bisa mempersiapkan segala sesuatunya agar Inflasi bulan ramadhan dan lebaran nanti tidak mengalami kenaikan harga yang Signifikan,” Jelas Margo Yuwono.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemganekaragaman dan Konsumsi dan Keamanan Pangan Andriko Noto Susanto SP MP menegaskan, bahan makanan utama penyumbang Inflasi bulanan antara lain beras, Cabe merah, ikan segar dan cabe rawit. Ini menjadi konsen badan pangan nasional agar dapat terkendali dengan baik.

Baca Juga :  Jajaran Polsek Terangun Gelar Kegiatan Strong Point Pagi Di Wilayah Hukum Polsek Terangun

Ada beberapa langkah yang diambil dalam pengendalian Inflasi tersebut Kata Andriko, seperti misalnya, mengadakan rakor pengendalian Inflasi bersama Dinas terkait dan Dinas Pangan. Kemudian, mempasilitasi koordinasi antara Dinas Pangan dengan Perum Bulog dan BUMN Pangan.

“Kita juga melakukan pembentukan Tim terpadu untuk pemantauan dan evaluasi SPHP beras lintas K/L, melakukan monitoring pelaksanaan SPHP beras serta ketersediaan dan harga pangan bersama K/L dan Dinas Pangan,” jelas Andriko.

Andriko mengatakan, Pemerintah Daerah perlu menyusun rencana aksi pengendalian Inflasi Khususnya fokus di Kabupaten/ yang Inflasinya tinggi.

“Dan adakan juga koordinasi dengan Kanwil Bulog dan BUMN Pangan setempat untuk kegiatan Stabilisasi pasokan dan harga pangan. Juga melaksanakan gerakan pasar murah di titik-titik konsumen serta mengoptimalkan pemanfaatan APBD dan dana BTT,” Pungkasnya. (Mus)

Berita Terkait

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal
Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite
Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi
Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini
Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas
Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa
BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda
Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru