Aceh Utara|Oposisi News 86 — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Geureudong Pase diisi dengan aksi kemanusiaan. UPTD Puskesmas Geureudong Pase bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara menggelar donor darah, Selasa (11/8/2026).
Sebanyak 100 kantong darah disiapkan PMI. Puskesmas menargetkan 75 kantong terkumpul dari kegiatan yang melibatkan tenaga kesehatan, aparatur pemerintah, personel TNI, Polri, mitra kerja, dan warga.
Kepala UPTD Puskesmas Geureudong Pase, Ns. Jasroni, S.Kep., MKM, mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda donor darah perdana yang digelar di wilayah Kecamatan Geureudong Pase.
Sebelum menyumbangkan darah, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis PMI Aceh Utara. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap calon pendonor memenuhi persyaratan medis.
Jasroni menilai aksi sosial itu memiliki arti lebih dari sekadar rangkaian perayaan kemerdekaan. Menurut dia, donor darah merupakan bentuk pengabdian yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh orang yang membutuhkan.
“Donor darah adalah aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat besar bagi sesama. Kami ingin mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat berbagi,” kata Jasroni.
Ia mengatakan fungsi puskesmas tidak berhenti pada layanan kesehatan. Kehadiran institusi tersebut, kata dia, juga harus memberi manfaat melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Semangat puskesmas untuk rakyat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan kesehatan yang prima, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam kegiatan sosial,” ujarnya.
Jasroni mengapresiasi PMI Aceh Utara serta seluruh unsur yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk pemerintah, TNI, Polri, mitra kerja, dan masyarakat.
“Setiap tetes darah yang didonorkan merupakan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga sinergi ini terus terjaga dan semangat gotong royong semakin kuat,” katanya.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar tanpa terganggunya layanan puskesmas kepada masyarakat. Bagi Puskesmas Geureudong Pase, peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi momentum mempertegas bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan bukan hanya melalui ruang pengobatan, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan. (SR)




































