Jejak Ganja dari Pegunungan Gayo Lues Mulai Terbuka, Polisi Diminta Bongkar Aktor Besar di Balik Peredarannya

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:39 WIB

50230 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues|Oposisi News 86 – Penangkapan seorang pria berusia 20 tahun di Desa Kampung Jawa, Kecamatan Blangkejeren, membuka tabir baru dugaan peredaran ganja di Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (01/08/2026).

Berbekal pengembangan kasus, Satuan Reserse Narkoba Polres Gayo Lues bergerak cepat hingga kembali menangkap seorang pria lain di Desa Agusen beserta ratusan gram ganja yang diduga siap diedarkan. Pengungkapan ini bukan sekadar menambah daftar tersangka, tetapi juga mengarah pada dugaan sumber pasokan ganja dari kawasan pegunungan yang kini menjadi perhatian penyidik.

Operasi bermula pada Jumat, 31 Juli 2026 sekitar pukul 01.30 WIB. Tim Satresnarkoba melakukan penyamaran pembelian (undercover buy) terhadap AF (20). Setelah transaksi berlangsung, petugas langsung melakukan penangkapan. Barang bukti yang diamankan berupa satu bungkus ganja seberat sekitar 10 gram, sebuah telepon genggam, serta sepeda motor yang diduga digunakan untuk mengantarkan narkotika.
Pemeriksaan terhadap AF menjadi pintu masuk pengembangan perkara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari keterangannya, penyidik memperoleh informasi mengenai seseorang yang diduga menjadi pemasok ganja di Desa Agusen. Tanpa menunggu waktu lama, tim bergerak menuju lokasi dan sekitar pukul 05.00 WIB melakukan penggeledahan di rumah AN (32) dengan disaksikan warga setempat.

Dari rumah tersebut, polisi menemukan 12 bungkus ganja dengan berat sekitar 212 gram dan satu bungkus lainnya seberat 49 gram. Selain narkotika, petugas turut mengamankan uang tunai Rp65 ribu, satu dompet, satu jaket, serta sebuah telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran barang haram tersebut.

Baca Juga :  33 KPM di Matang Linya Terima BLT Dana Desa, Santunan Anak Yatim Turut Disalurkan

Kepada penyidik, AN mengaku memperoleh ganja dari kawasan Pegunungan Bur Bulet, Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren. Pengakuan itu masih didalami sebagai bagian dari proses penyidikan untuk memastikan fakta hukum sekaligus menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

Kasatresnarkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri menegaskan penyidikan tidak akan berhenti pada dua orang yang telah diamankan. Polisi akan terus mengembangkan perkara guna mengungkap pemasok maupun pihak lain yang diduga berada di balik rantai distribusi narkotika tersebut.

Pengungkapan ini layak diapresiasi karena menunjukkan bahwa strategi pengembangan perkara mampu membuka jalur distribusi yang sebelumnya tidak terlihat. Namun, keberhasilan ini juga memunculkan pekerjaan rumah yang jauh lebih besar.

Jika benar terdapat kawasan yang diduga menjadi sumber pasokan ganja, maka yang harus diburu bukan hanya pelaku lapangan, tetapi juga pihak yang menanam, mengelola, membiayai, hingga menikmati keuntungan dari bisnis ilegal tersebut.

Masyarakat tentu berharap pengungkapan ini tidak berhenti sebagai keberhasilan sesaat yang hanya menghasilkan barang bukti dan tersangka. Penindakan terhadap kurir maupun pengedar penting dilakukan, tetapi pemberantasan narkotika akan jauh lebih bermakna apabila aparat mampu memutus seluruh mata rantai hingga ke akar persoalan. Selama pemasok utama dan jaringan di belakangnya belum tersentuh, ruang bagi peredaran narkotika masih tetap terbuka.

Di sisi lain, dugaan adanya pasokan ganja dari kawasan pegunungan menjadi sinyal bahwa pengawasan terhadap wilayah rawan harus diperkuat. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan perlu membangun langkah terpadu agar kawasan yang diduga dimanfaatkan untuk aktivitas melanggar hukum tidak terus berkembang tanpa pengawasan. Pencegahan tidak cukup dilakukan setelah narkotika beredar di tengah masyarakat, tetapi harus dimulai dari sumbernya.

Baca Juga :  Sambut Idul Adha 1447 H, Pemko Langsa Gelar Pasar Murah Terintegrasi untuk Tekan Inflasi dan Ringankan Beban Warga

Peredaran narkotika bukan sekadar persoalan hukum. Dampaknya menjalar ke berbagai aspek kehidupan, mulai dari rusaknya masa depan generasi muda, meningkatnya angka kriminalitas, hingga melemahnya ketahanan sosial masyarakat. Karena itu, setiap pengungkapan harus menjadi momentum memperkuat upaya pencegahan, penegakan hukum, dan pengawasan secara berkelanjutan.

Saat ini AF dan AN telah diamankan di Mapolres Gayo Lues untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Keduanya dipersangkakan melanggar Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sesuai asas praduga tak bersalah, keduanya tetap berstatus tersangka sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Kasus ini menjadi ujian bagi konsistensi penegakan hukum. Publik menaruh harapan agar penyidikan tidak berhenti pada pelaku yang telah ditangkap, melainkan mampu mengungkap seluruh jaringan yang diduga terlibat.

Sebab, perang melawan narkotika tidak akan dimenangkan hanya dengan menangkap pelaku di lapangan, tetapi dengan memutus sumber pasokan, membongkar aktor utama, dan memastikan tidak ada lagi ruang bagi peredaran narkotika di Gayo Lues. [Mustafa Porang]

Sumber: Humas Polres Gayo Lues.

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan di Kampung Jawa Gayo Lues, Polisi Sita 1,65 Gram Sabu
Sabu Diduga Beredar di Lingkungan Warga, Polisi Amankan Pria 28 Tahun: Perang Narkotika Jangan Berhenti pada Penangkapan
Innalillahi, wa inna ilaihi raji’un, Jamaluddin Alias Plin Berpulang ke Rahmatullah
Delapan Abad Samudera Pasai, Al-Qur’an Menggema di Arena Piasan Pase
Sapi Berkeliaran Masuk Kota Blangkejeren, Penertiban Dipertanyakan
Madu Kelulud Jadi Etalase Potensi Geureudong Pase di Milad 800 Aceh Utara
Delapan Abad Pasai, Zikir Menggema dan Pesan Kebangkitan Menguat
Genset PLN Beroperasi Malam Hari di Permukiman, Warga Terganggu Suara Bising; PLN Akui untuk Atasi Defisit Daya

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru