Pemkab Aceh Singkil dan PT PLB Tanam 3.000 Mangrove

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:32 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil|Oposisi News 86 – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama PT Perkebunan Lembah Bhakti (PLB) menanam 3.000 bibit mangrove di pesisir Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Selasa (28/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia.

Kegiatan tersebut menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan kawasan pesisir dari ancaman abrasi, perubahan iklim, dan kerusakan ekosistem.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanaman mangrove dihadiri Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, S.H., Kapolres Aceh Singkil, perwakilan DPRK Aceh Singkil, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Camat Singkil, Keuchik Desa Kilangan, masyarakat nelayan, serta manajemen dan karyawan PT PLB.

Program tersebut merupakan inisiatif PT PLB yang secara konsisten melaksanakan penanaman mangrove sejak 2018 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, S.H., menegaskan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

“Hari ini adalah ajakan untuk merenungkan kembali hubungan manusia dengan alam. Di tengah berbagai tantangan perubahan iklim, abrasi pantai, dan menurunnya kualitas lingkungan, mangrove menjadi benteng alami yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan menjaga ekosistem mangrove tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan kemitraan yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, organisasi lingkungan, dan generasi muda.

“Keberhasilan melestarikan ekosistem mangrove tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan kemitraan yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, organisasi lingkungan, dan generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Vice President Operation Area PT Astra Agro Lestari Tbk., Cipta Wibama, mengatakan penanaman mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Pelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Karena itu, PT PLB terus melaksanakan program penanaman mangrove secara berkesinambungan sejak tahun 2018,” katanya.

Baca Juga :  Enam Hari Penantian Berakhir Duka, Satu Remaja Hilang di Tujuh Bidadari Ditemukan Meninggal

Ia menambahkan, sebanyak 3.000 bibit mangrove yang ditanam pada peringatan Hari Mangrove Sedunia tahun ini diharapkan dapat mendukung rehabilitasi kawasan pesisir, menjaga habitat berbagai biota laut, serta mengurangi risiko abrasi pantai.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha terus terjalin sehingga kawasan mangrove di Aceh Singkil tetap terjaga sebagai pelindung alami pesisir sekaligus habitat berbagai biota laut,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penanaman mangrove secara simbolis oleh Wakil Bupati Aceh Singkil bersama unsur Forkopimda, perwakilan PT Astra Agro Lestari Tbk. melalui PT Perkebunan Lembah Bhakti (PLB), kepala perangkat daerah, dan masyarakat sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian pesisir Aceh Singkil.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang. (ER.K)

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan di Kampung Jawa Gayo Lues, Polisi Sita 1,65 Gram Sabu
Sabu Diduga Beredar di Lingkungan Warga, Polisi Amankan Pria 28 Tahun: Perang Narkotika Jangan Berhenti pada Penangkapan
Innalillahi, wa inna ilaihi raji’un, Jamaluddin Alias Plin Berpulang ke Rahmatullah
Delapan Abad Samudera Pasai, Al-Qur’an Menggema di Arena Piasan Pase
Sapi Berkeliaran Masuk Kota Blangkejeren, Penertiban Dipertanyakan
Madu Kelulud Jadi Etalase Potensi Geureudong Pase di Milad 800 Aceh Utara
Delapan Abad Pasai, Zikir Menggema dan Pesan Kebangkitan Menguat
Genset PLN Beroperasi Malam Hari di Permukiman, Warga Terganggu Suara Bising; PLN Akui untuk Atasi Defisit Daya

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru