MBG Cot Rheu, Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:03 WIB

50309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Ketika daya beli masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cot Rheu, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bagi banyak keluarga, program tersebut bukan sekadar penyedia makanan, melainkan bentuk nyata dukungan negara terhadap tumbuh kembang generasi muda.

Sejumlah warga yang ditemui media, Senin (8/6/2026), menilai kehadiran MBG memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan harian anak-anak yang menempuh pendidikan di tingkat SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kuta Makmur.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku program tersebut membantu meringankan beban rumah tangga, terutama dalam memastikan anak memperoleh asupan yang layak selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat terbantu. Dalam kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, keberadaan MBG memberi kepastian bahwa anak-anak mendapatkan makanan yang baik untuk pertumbuhan mereka. Bagi keluarga seperti kami, ini sangat berarti,” ujarnya.

Baca Juga :  Pimpinan Umum & Pemimpin Redaksi Media Oposisi News 86.com, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tahun 2026

Pandangan senada disampaikan warga lainnya. Menurut dia, keterbatasan pendapatan sering kali memaksa keluarga mengatur pengeluaran secara ketat, termasuk kebutuhan pendidikan dan konsumsi anak.

“Tidak semua orang tua memiliki kondisi ekonomi yang sama. Kadang kami harus menyesuaikan banyak kebutuhan sekaligus. Dengan adanya MBG, setidaknya ada beban yang berkurang karena anak-anak sudah mendapatkan makanan bergizi di sekolah,” katanya.

Respon positif juga datang dari kalangan pelajar. Seorang siswa sekolah dasar mengaku senang dengan menu yang disajikan setiap hari.

“Makanannya enak, lauknya kami suka, dan buah yang diberikan juga segar. Kami senang karena bisa makan bersama teman-teman di sekolah,” tuturnya.

Kepala SPPG Cot Rheu, Rafsanjani, menegaskan bahwa pemenuhan gizi peserta didik menjadi fokus utama program yang dijalankan. Karena itu, setiap tahapan, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan, dilakukan dengan memperhatikan standar mutu dan kebersihan.

Baca Juga :  Boat Race Langsa 2026 Berakhir Meriah, Hutan Kota Kian Didorong Jadi Pusat Wisata Olahraga Air Aceh

Menurutnya, kualitas layanan harus terus ditingkatkan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima.

“Tujuan utama MBG adalah mendukung kebutuhan nutrisi anak-anak dan pelajar. Oleh sebab itu, aspek higienitas, keamanan pangan, serta mutu sajian menjadi perhatian utama kami. Kami juga terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” kata Rafsanjani.

Ia berharap program tersebut mampu menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Kami ingin memastikan program ini memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas gizi generasi muda. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis tujuan yang diharapkan pemerintah dapat tercapai secara maksimal,” pungkasnya. (SR)

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan di Kampung Jawa Gayo Lues, Polisi Sita 1,65 Gram Sabu
Sabu Diduga Beredar di Lingkungan Warga, Polisi Amankan Pria 28 Tahun: Perang Narkotika Jangan Berhenti pada Penangkapan
Innalillahi, wa inna ilaihi raji’un, Jamaluddin Alias Plin Berpulang ke Rahmatullah
Delapan Abad Samudera Pasai, Al-Qur’an Menggema di Arena Piasan Pase
Sapi Berkeliaran Masuk Kota Blangkejeren, Penertiban Dipertanyakan
Madu Kelulud Jadi Etalase Potensi Geureudong Pase di Milad 800 Aceh Utara
Delapan Abad Pasai, Zikir Menggema dan Pesan Kebangkitan Menguat
Genset PLN Beroperasi Malam Hari di Permukiman, Warga Terganggu Suara Bising; PLN Akui untuk Atasi Defisit Daya

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru