MBG Cot Rheu, Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:03 WIB

50333 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Ketika daya beli masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cot Rheu, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bagi banyak keluarga, program tersebut bukan sekadar penyedia makanan, melainkan bentuk nyata dukungan negara terhadap tumbuh kembang generasi muda.

Sejumlah warga yang ditemui media, Senin (8/6/2026), menilai kehadiran MBG memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan harian anak-anak yang menempuh pendidikan di tingkat SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kuta Makmur.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku program tersebut membantu meringankan beban rumah tangga, terutama dalam memastikan anak memperoleh asupan yang layak selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat terbantu. Dalam kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, keberadaan MBG memberi kepastian bahwa anak-anak mendapatkan makanan yang baik untuk pertumbuhan mereka. Bagi keluarga seperti kami, ini sangat berarti,” ujarnya.

Baca Juga :  MTQ XXXVIII Baktiya Dibuka, 170 Peserta Berebut Tiket Terbaik Menuju Ajang Lebih Tinggi

Pandangan senada disampaikan warga lainnya. Menurut dia, keterbatasan pendapatan sering kali memaksa keluarga mengatur pengeluaran secara ketat, termasuk kebutuhan pendidikan dan konsumsi anak.

“Tidak semua orang tua memiliki kondisi ekonomi yang sama. Kadang kami harus menyesuaikan banyak kebutuhan sekaligus. Dengan adanya MBG, setidaknya ada beban yang berkurang karena anak-anak sudah mendapatkan makanan bergizi di sekolah,” katanya.

Respon positif juga datang dari kalangan pelajar. Seorang siswa sekolah dasar mengaku senang dengan menu yang disajikan setiap hari.

“Makanannya enak, lauknya kami suka, dan buah yang diberikan juga segar. Kami senang karena bisa makan bersama teman-teman di sekolah,” tuturnya.

Kepala SPPG Cot Rheu, Rafsanjani, menegaskan bahwa pemenuhan gizi peserta didik menjadi fokus utama program yang dijalankan. Karena itu, setiap tahapan, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan, dilakukan dengan memperhatikan standar mutu dan kebersihan.

Baca Juga :  Jika Sukarela, Mengapa Dipatok Rp1 Juta?" Polemik Iuran AC di SMAN 3 Putra Bangsa Menggelinding

Menurutnya, kualitas layanan harus terus ditingkatkan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima.

“Tujuan utama MBG adalah mendukung kebutuhan nutrisi anak-anak dan pelajar. Oleh sebab itu, aspek higienitas, keamanan pangan, serta mutu sajian menjadi perhatian utama kami. Kami juga terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” kata Rafsanjani.

Ia berharap program tersebut mampu menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Kami ingin memastikan program ini memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas gizi generasi muda. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis tujuan yang diharapkan pemerintah dapat tercapai secara maksimal,” pungkasnya. (SR)

Berita Terkait

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal
Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite
Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi
Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini
Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas
Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa
BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda
Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru